Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Penataan Kawasan Nelayan Tegalsari Jalan Terus

  • Penataan Kawasan Nelayan Tegalsari Jalan Terus
  • Penataan Kawasan Nelayan Tegalsari Jalan Terus

TINJAUAN - Plt Wali Kota Tegal didampingi Direktur PKP Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR dan Plt Kepala Disperkim meninjau kawasan kampung nelayan Tegalsari, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berencana melanjutkan pengembangan kawasan kampung nelayan Tegalsari. Hal itu disampaikan langsung Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Ditjen Cipta Karya Kemen PUPR Rina Farida saat melakukan tinjauan ke perkampungan nelayan Tegalsari didampingi Plt Wali Kota Tegal Nursholeh dan Plt Kepala Disperkim Sugeng Suwaryo, kemarin.

Menurut Rina Farida, pembangunan kawasan kampung nelayan Tegalsari menjadi prioritas Presiden Jokowi untuk membangun permukiman tepi air bagi nelayan. Sebab, mendasari hasil kunjungan Jokowi ke Tegalsari yang padat dan kumuh, ditargetkan bisa diubah dengan penataan ulang permukiman nelayan.

"Targetnya proyek selesai 2019, tapi instruksi Menteri PUPR untuk dipercepat sehingga 2018 paling tidak bisa dilihat perkembangannya," jelasnya di sela-sela tinjauan.

Dalam penataan kawasan permukiman nelayan, kata Rina Farida, konsep ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) juga menjadi target sebagai akses bermain anak-anak. Selain itu, dengan konsep pengembangan hunian tepi sungai pihaknya juga sudah menyiapkan pola untuk menggugah kesadaran masyarakat nelayan agar tidak membuang sampah ke sungai.

"Untuk penataan kampung nelayan, konsepnya masuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) agar masyarakatnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat," terangnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Tegal mengapresiasi dan mendukung penuh adanya program pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR. Sebab, penataan kawasan kampung nelayan di Kota Tegal khususnya Tegalsari menjadi wujud kepedulian pemerintah pusat dalam mengentaskan kawasan permukiman kumuh menjadi layak huni dan nyaman.

"Agar penataan lebih optimal, pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat nelayan juga terus digencarkan terkait penataan kawasan," tutur Kang Nur.

Kang Nur berharap, melalui penataan permukiman di Kelurahan Tegalsari yang didominasi masyarakat berprofesi nelayan akan lebih memacu dan mendukung program Kotaku. Sehingga, penataan kawasan nelayan akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, kenyamanan, dan kemanan melalui optimalisasi sirkulasi ekonomi kerakyatan. (syf/ela/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimpin Apel Pertama, Pjs Wali Kota Ingatkan PNS Harus Netral

Pimpin Apel Pertama, Pjs Wali Kota Ingatkan PNS Harus Netral

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tegal Akhmad Rofai memimpin apel pertama dengan ASN di Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu, Kamis (15/2 lalu).


Lansia dan Balita Prioritas Evakuasi

Lansia dan Balita Prioritas Evakuasi

Dinkes Kota Tegal terus mengoptimalkan pelayanan puskesmas keliling dengan menargetkan evakuasi lansia dan balita di semua wilayah yang terdampak banjir.


Taman Poci Dipercantik dan Gratis

Taman Poci Dipercantik dan Gratis

Untuk mengoptimalkan ketersediaan ruang terbuka hijau, Taman Poci kembali dipercantik dengan penataan lahan dan fasilitas yang terbuka bagi kegiatan publik.


Layani Akseptor KB, Bidan Delima Turun Tangan

Layani Akseptor KB, Bidan Delima Turun Tangan

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Tegal bekerjasama dengan dinas terkait mengadakan Pelayanan KB di Gedung IBI, Jalan Nakula, kemarin.


Tak Bayar Sewa, Pindah atau Keluar dari Rusunawa

Tak Bayar Sewa, Pindah atau Keluar dari Rusunawa

Sebagai upaya antisipasi tunggakan pembayaran sewa, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tegal terus menggencarkan sosialisasi kepada penghuni rusunawa k


Pemkot Tegal Konsisten Kawal Nelayan Cantrang

Pemkot Tegal Konsisten Kawal Nelayan Cantrang

Pemkot Tegal menegaskan akan mengawal nelayan cantrang yang sampai saat ini belum bisa melaut, kendati Presiden Joko Widodo telah memperbolehkannya.


Larangan Cantrang Dicabut, Pemkot Tegal Langsung Inventarisasi

Larangan Cantrang Dicabut, Pemkot Tegal Langsung Inventarisasi

Nelayan cantrang selayaknya patut bersyukur. Pasalnya, kerja keras mereka untuk memperjuangkan izin berlayar akhirnya membuahkan hasil.


RTH di Kora Tegal Sulit Dipenuhi

RTH di Kora Tegal Sulit Dipenuhi

Pemkot Tegal melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) masih kesulitan untuk memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bahari.


PDAM Target Kurangi Kebocoran Lima Persen

PDAM Target Kurangi Kebocoran Lima Persen

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh meminta PDAM Kota Tegal terus meningkatkan pelayanan, seiring bertambahnya usia.


Delapan OPD Belum Tertib Kelola Aset

Delapan OPD Belum Tertib Kelola Aset

Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Tegal dinilai belum tertib dalam penataan dan pengelolaan aset.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!