Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

  • Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan
  • Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

ANGKAT SEPEDA – Seorang warga mengangkat sepedanya ketika melintas di Jalan Sriti yang tertutup tumpukan paving, Kamis (6/9) kemarin. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Beberapa warga Jalan Sriti di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal mengeluhkan pengerjaan pavingisasi di wilayah mereka.

Sebab, pengerjaan pavingisasi yang belum selesai itu ditinggal begitu saja oleh pekerja, dan membuat paving menumpuk di jalan. Kondisi ini, menyulitkan warga untuk melewati jalan tersebut.

Keluhan itu disampaikan kepada Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Rofii Ali yang sempat meninjau ke lokasi pengerjaan pavingisasi. “Dari penuturan warga setempat, sudah beberapa hari pekerjaan pavingisasi ditinggalkan begitu saja. Sampai pukul delapan pagi ini, belum terlihat ada pekerja,” kata Rofii, Kamis (6/9) kemarin.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas warga terganggu. Kendaraan roda dua tidak bisa lewat. Bahkan, seorang warga perlu mengangkat sepedanya agar tidak memutar melalui jalan lain. Rofii berharap organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait mengingatkan rekanan yang mengerjakan pavingisasi tersebut agar segera menyelesaikan proyeknya.

Demikian juga pembangunan jembatan di Jalan KH Iskhak RT 3 RW 3 Kelurahan Keturen. Pembangunan jembatan ini juga belum selesai dan sudah ditinggalkan oleh pekerja.

Menurut Rofii, pengawasan internal dinas terkait harus ditingkatkan. Selain itu, melakukan pemantauan secara menyeluruh terhadap semua kegiatan fisik, agar tidak muncul aduan dari warga tentang persoalan yang serupa.

“Baik karena pekerjaan yang belum selesai dan ditinggalkan, maupun untuk menjamin supaya mutu pekerjaan sesuai dengan RAB dan tidak ada yang melampaui batas waktu kontrak sesuai yang ditentukan,” jelas Rofii. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

Banyak Dikeluhkan Peserta, Rujukan Online Berjenjang Dievaluasi

BPJS Kesehatan Cabang Kota Tegal, menggelar evaluasi terkait munculnya sejumlah permasalahan terkait rujukan online berjenjang.


TMMD Sengkuyung II Sasar Pavingisasi

TMMD Sengkuyung II Sasar Pavingisasi

Pelaksanaan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II di Kota Tegal resmi dimulai Selasa (10/7) pagi.


Optimistis Selesaikan Seluruh Program TMMD

Optimistis Selesaikan Seluruh Program TMMD

TNI bersama warga secara sengkuyung mengerjakan pavingisasi untuk enam gang yang berada di Jalan Sawo Barat dan Jalan Bawal, Tegal Barat.


TMMD Sengkuyung di Kota Tegal Sasar Saluran dan Pavingisasi

TMMD Sengkuyung di Kota Tegal Sasar Saluran dan Pavingisasi

TMMD Sengkuyung Tahap I 2018 di Kota Tegal secara resmi dibuka Pjs Wali Kota Tegal Achmad Rofai.


Penataan Blok C Pasar Pagi Tegal Tunggu Sengketa

Penataan Blok C Pasar Pagi Tegal Tunggu Sengketa

Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan, belum bisa melakukan penataan sarana dan prasarana yang dikeluhkan pedagang di Blok C.


Pemasangan Token Listrik Rusunawa Dikeluhkan

Pemasangan Token Listrik Rusunawa Dikeluhkan

Rencana pemasangan token listrik di semua blok Rumah Susun Sewa Sederhana Kraton mulai dikeluhkan.


Denda Pengurusan Adminduk Disoal

Denda Pengurusan Adminduk Disoal

Berlakunya Peraturan Wali Kota Tegal (Perwal) 19/2013 tentang Sanksi Denda Pengurusan Administrasi Kependudukan, dikeluhkan sejumlah masyarakat.


Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Bau Busuk, TPS Liar Slerok Dikeluhkan

Menjamurnya tempat pembuangan sementara (TPS) liar, kembali dikeluhkan warga di Kelurahan Slerok khususnya di kompleks SMAN 3 Kota Tegal.


Edaran Retribusi Sampah Dikeluhkan

Edaran Retribusi Sampah Dikeluhkan

Sejumlah warga di Kota Tegal mengeluhkan surat edaran tentang Pembayaran Retribusi Pelayanan Persampahan beberapa hari terakhir.


Jalan dan Pavingisasi Target TMMD Sengkuyung

Jalan dan Pavingisasi Target TMMD Sengkuyung

Pelaksanaan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) sengkuyung tahap I tahun 2017 resmi dibuka Rabu (5/4) siang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!