Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti

  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti
  • Pjs. Wali Kota: Pilkada pada Bombonge, Aja Gemede, Mlekiti, lan Nyengiti

TEGAL - Memperingati Hari Jadi ke-438, Pemkot Tegal kembali menggelar upacara peringatan menggunakan bahasa tegalan, Kamis (12/4), di Alun-alun Tegal. Kegiatan itu menjadi salah satu keunikan tersendiri.

Pasalnya, seluruh bahasa yang digunakan dalam kegiatan itu menggunakan bahasa daerah khas Kota Bahari. Tidak hanya itu, petugas dan sejumlah tamu undangan juga tampak menggunakan pakaian adat.

Pjs. Wali Kota Tegal Ahmad Rofai saat menyampaikan sambutan dalam logat bahasa tegal mengatakan Kota Tegal harus bisa membangun dengan pelayanan prima. Perlu ada perubahan menjadi sopan dan ramah dalam melayani.

Menurutnya, pelayanan publik saat ini dilakukan dengan jemput bola. Seperti perekaman KTP elektronik, Dinas terkait melakukan dengan mendatangi lokasi.

Terkait Pilkada, pihaknya mengingatkan itu bukan tujuan utama. "Dudu adu kekuatan, apa maning rebutan kuasa. Pilkada mung sarana demokrasi kanggo milih pemimpin daerah. Penyelenggaraan sing rakyat, maring rakyar kanggo rakyat," katanya.

Menurut Pjs, KPU hanya sebagai wakil rakyat yang punya tanggung jawab teknus. Parpol yang menyediakan calon kepala daerah. "Sing penting pada bombonge, aja gumede, aja mlekiti, lan aja nyengiti," tegasnya.

Karenanya, Pjs Wali Kota mengajak kepada seluruh warga untjk tidak golput. Warga diimbau untuk datang ke TPS dan memberikan suara kepada calonnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Satu Hari Satu Telur
Satu Hari Satu Telur

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mahasiswa Susun Program Enam Pilar

Mahasiswa Susun Program Enam Pilar

Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal mengangkat tema Menguatkan Ideologi Pancasila pada Masyarakat.


Penerbitan SIPI Bertele-tele, Nelayan Kota Tegal Nganggur

Penerbitan SIPI Bertele-tele, Nelayan Kota Tegal Nganggur

Proses penerbitan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang lama dan ribet mengakibatkan banyak nelayan menganggur.


Potensi Zakat Perlu Dimaksimalkan

Potensi Zakat Perlu Dimaksimalkan

Wali Kota Tegal Nursholeh memandang perlunya memaksimalkan potensi zakat yang ada di daerahnya.


Bisa Jadi Duri dalam Daging, 30 Koperasi Diusulkan Dibubarkan

Bisa Jadi Duri dalam Daging, 30 Koperasi Diusulkan Dibubarkan

Hari Koperasi diperingati setiap 12 Juli. Dinkop UKM Perdagangan mencatat, Kota Tegal memiliki 145 koperasi aktif.


Cegah Rabies, Puskeswan Sediakan Vaksinasi Gratis

Cegah Rabies, Puskeswan Sediakan Vaksinasi Gratis

Mengantisipasi penyebaran penyakit rabies di Kota Tegal, Pemkot Tegal melalui DKP3, memberikan vaksinasi gratis untuk hewan peliharaan.


TMMD Sengkuyung II Sasar Pavingisasi

TMMD Sengkuyung II Sasar Pavingisasi

Pelaksanaan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II di Kota Tegal resmi dimulai Selasa (10/7) pagi.


Tak Mau Menetap di Kota Tegal? Buat Saja Keterangan Nonpermanen

Tak Mau Menetap di Kota Tegal? Buat Saja Keterangan Nonpermanen

Bagi penduduk yang belum menetap di wilayah Kota Tegal, dihimbau untuk membuat Surat Keterangan Penduduk NonPermanen.


311 Calon Jamaah Haji Kota Tegal Diberangkatkan Pekan Depan

311 Calon Jamaah Haji Kota Tegal Diberangkatkan Pekan Depan

Ratusan jamaah haji asal Kota Tegal direncanakan akan diberangkatkan pada 18 Juli 2018 pekan depan.


Kota Tegal Butuh 17.000 Kantong Darah per Tahun

Kota Tegal Butuh 17.000 Kantong Darah per Tahun

Kota Tegal sedikitnya membutuhkan 17.000 kantong darah per tahun.


Dinkes Diminta Terus Tingkatkan Kinerja

Dinkes Diminta Terus Tingkatkan Kinerja

Plt Wali Kota Tegal Nursholeh meminta jajaran Dinkes Kota Tegal untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan prima.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!