Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Plt Wali Kota: Jangan Ada Lagi Gap-gapan Antar Pegawai

  • Plt Wali Kota: Jangan Ada Lagi Gap-gapan Antar Pegawai
  • Plt Wali Kota: Jangan Ada Lagi Gap-gapan Antar Pegawai

TEGAL - Terjaringnya Wali Kota Tegal nonaktif KMT Hj. Siti Masitha Soeparno dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendaknya menjadi pembelajaran bersama. Karenanya, para ASN yang bekerja di lingkungan Pemkot Tegal diminta saling membuka diri dan memperbaiki komunikasi antar sesama.

Itu dilakukan agar nama baik Pemkot Tegal yang sempat tercoreng bisa kembali pulih. Sedangkan, itu bisa terwujud dengan komitmen bersama.

Plt. Wali Kota Tegal HM. Nursholeh mengatakan kondisi birokrasi sempat retak karena adanya friksi di ASN. Untuk itu harus dipulihkan kembali sehingga terjalin komunikasi yang solid.

"Dalam waktu yang cepat saya akan melakukan langkah-langkah pengembalian ke posisi masing-masing untuk ASN non job setelah ada keputusan PTUN inckraht (berkekuatan hukum tetap)," katanya.

Kedepan, kata Nursoleh, dirinya berharap tidak terjadi gap-gapan. Karena semua pejabat dan staf di lingkungan harus satu visi dan misi bersama.

"Jangan sampai kita saling curiga dan saling menjatuhkan. Untuk itu saya mengajak kepada seluruh komponen birokrasi di Kota Tegal agar tetap tenang, tidak usah risau dan kwatir, tunjukan kinerja masing-masing dan saya akan menjadi payung bagi semuanya," pinta Nursholeh.

Menurut Nursholeh, pasca OTT wali kota nama baik Pemkot Tegal amat tercoreng. Untuk memulihkan nama baik ini butuh komitmen segenap pejabatnya.

"Dengan tekad yang kuat, kita harus membangun kembali kepercayaan rakyat. Kita tidak boleh terperosok kedalam lubang yang sama, mari samakan pemahaman antara Kepala OPD pejabat Struktural sampai staf paling bawah, untuk membangun komitmen tidak melakukan korupsi," pungkasnya. (muj/zul)



Berita Sejenis

Kang Nur Optimis Tegal Juara

Kang Nur Optimis Tegal Juara

Plt Wali Kota Tegal Nursholeh menghadiri Pembukaan MTQ Pelajar XXXII Tingkat Jawa Tengah di Halaman Balai Kota Surakarta, Rabu malam (15/11).


Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal Perlu Pemulihan

Pemkot Tegal membutuhkan pemulihan pascakepemimpinan wali kota nonaktif. Sebab, masih banyak residu dan hal tersebut membutuhkan penanganan yang khusus.


Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Bertemu Menteri Susi, Kang Nur Ingin Menteri Dialog dengan Nelayan

Plt Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menginginkan kehadirian Menteri Susi Pujiastuti di Kota Tegal dapat membuka jalur dialog dengan para nelayan.


Disdukcapil Sweeping Sekolah

Disdukcapil Sweeping Sekolah

Untuk merealisasikan pemetaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Disdukcapil Kota Tegal terus menyisir semua sekolah SMA dan SMK.


600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

600 Siswa Minum Susu Bersama Tandai Gerimis Matik di Kota Tegal

Pemkot Tegal mencanangkan Gerakan Minum Susu, Makan Daging dan Telur Itik untuk masyarakat di Pendapa Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota, kemarin.


Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Pegawai Pemkot Tegal Harus malu Jika Langgar Aturan

Menindaklanjuti komitmen rekonsiliasi ASN, Pemerintah Kota Tegal diharapkan mulai berbenah diri dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.


Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terima Pencairan Fasilitasi Honor

Setelah dinanti-nanti, Pemerintah Kota Tegal melalui Dinas P dan K akhirnya mencarikan bantuan fasilitasi honor bagi pendidik dan tenaga kependidikan.


Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Kang Nur Perintahkan Inspektorat Audit PMI, Korpri, dan Baznas

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal Nursholeh selaku penanggungjawab segera menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit keuangan.


Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Tegakkan Aturan Hukum, Nursholeh Ganti Plt Sekda Kota Tegal

Pascamendapatkan izin dari Gubernur Jawa Tengah, jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Setda) resmi dipindah tugaskan, Jumat (20/10) siang.


1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

Masa jabatan Ketua RT dan RW bakal berakhir pada Desember 2017. Pemkot Tegal memastikan tidak akan memperpanjang masa jabatan mereka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!