Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

  • PSN Bidik Wilayah Endemis DBD
  • PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

MENINJAU - Petugas Puskesmas Tegal Timur meninjau langsung kondisi penampuang air milik warga, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Memasuki puncak musim hujan tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Tegal terus menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan target semua wilayah endemis demam berdarah dengue (DBD). Hal itu dibuktikan dengan dioptimalkannya pendampingan langsung Kader Kesehatan di wilayah Tegal Timur untuk menyisir seluruh lingkungan masyarakat melalui giat PSN, Jumat (15/2) kemarin.

Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan, pihaknya sengaja menginstruksikan PSN secara menyeluruh untuk mengantisipasi meningkatnya kasus DBD di wilayah Kota Bahari.

Sebab, dengan intensitas hujan ringan hingga sedang disertai perubahan cuaca terik seperti saat ini menjadi pemicu efektif perkembangbiakan vektor DBD. Terlebih, program PSN secara serentak dan menyeluruh menjadi upaya pencegahan paling efektif dalam mencegah kasus DBD di semua kelurahan.

"Cuaca seperti sekarang, menjadi siklus efektif bagi perkembangan vektor pemicu DBD sehingga perlu diwaspadai melalui PSN," terangnya.

Potensi peningkatan DBD, lanjut Prima, di Kota Tegal masih sangat tinggi di tahun ini sehingga butuh kewaspadaan bersama hingga April mendatang. Hal itu, dipicu status epidemiologi penyakit DBD di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh manusia, sebaran kasus karakteristik masyarakat dan kepadatan vektor.

Terlebih, hampir semua wilayah di Kota Bahari menjadi restrict area yakni vektor penular DBD ada dan tersebar di semua kelurahan. "Secara berkala, optimalisasi PSN di semua kelurahan akan dilaksanakan dengan pendampingan Kader Kesehatan dan petugas Puskesmas," ujarnya.

Kasi Promosi Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Inka roekmiasri menambahkan, pihaknya berharap seluruh masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan yang sama karena wilayah kota tegal menjadi restrict. Artinya, vektor penularan DBD ada di semua kelurahan agar tetap menjadi perhatian dengan lebih menggencarkan PSN dan 3M Plus.

Selain itu, puskesmas juga diminta lebih meningkatkan surveilans sentinal pada komunitas. Bahkan, koordinasi dengan pihak rumah sakit juga terus dioptimalkan dalam menyampaikan laporan sekaligus memberikan penanganan DBD secara adequate.

"Dengan begitu, fogging fokus bisa dilaksanakan untuk penanggulangan wilayah terjangkit DBD sesuai prosedur seiring digiatkannya PSN," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kota Apresiasi Tokoh Lintas Agama Jaga Kondusifitas Wilayah

Wali Kota Apresiasi Tokoh Lintas Agama Jaga Kondusifitas Wilayah

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengapresiasi peran tokoh lintas agama.


Rob Ancam Pesisir Kota Teagal saat Purnama

Rob Ancam Pesisir Kota Teagal saat Purnama

BNPB Daerah Kota Tegal mengimbau agar masyarakat di wilayah pesisir pantai Kota Bahari tetap waspada terhadap potensi banjir rob saat purnama.


Wali Kota Tegal Pimpin Raker Komwil III Apeksi

Wali Kota Tegal Pimpin Raker Komwil III Apeksi

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin Rapat Kerja¬ Komisariat Wilayah III (Raker Komwil III) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2019.


Warga Kota Tegal Waswas Jalur Pantura Bergelombang

Warga Kota Tegal Waswas Jalur Pantura Bergelombang

Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal di wilayah Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana Kota Tegal, bergelombang cukup parah.


Zona Integritas Upaya Preventif agar Pejabat Benar-benar Bersih

Zona Integritas Upaya Preventif agar Pejabat Benar-benar Bersih

Pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi dan melayani digelar di Auditorium Pengadilan Agama Tegal, Kamis (21/


Pelaku Usaha Dilatih Gunakan Aplikasi UMKM Android

Pelaku Usaha Dilatih Gunakan Aplikasi UMKM Android

Pelaku usaha kecil dan mikro di wilayah Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana, dilatih menggunakan aplikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) android.


51 Rumah Belum Memiliki Jamban

51 Rumah Belum Memiliki Jamban

51 rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Debong Lor Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal belum memiliki jamban.


Warga Minta Usulan Fisik Diprioritaskan

Warga Minta Usulan Fisik Diprioritaskan

Seringnya banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Tegal Barat, membuat warga meminta usulan fisik diprioritaskan.


105 Pelaku Usaha Terima IUMK

105 Pelaku Usaha Terima IUMK

Sebanyak 105 pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di wilayah Kecamatan Margadana, Selasa (26/2), mendapatkan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).


Antisipasi Aksi Teror Pembakaran Kendaraan, Siskamling Diminta Digalakan Lagi

Antisipasi Aksi Teror Pembakaran Kendaraan, Siskamling Diminta Digalakan Lagi

Tindakan teror yang terjadi di sejumlah wilayah perlu diantisipasi agar tidak terjadi di wilayah Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!