Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Rekrutmen Pegawai RSUD Kardinah Profesional

  • Rekrutmen Pegawai RSUD Kardinah Profesional
  • Rekrutmen Pegawai RSUD Kardinah Profesional

PENJELASAN - Wali Kota Tegal didampingi dinas terkait saat memberikan penjelasan kepada Tim Surveyor SNARS, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Wali Kota Tegal Nursholeh dimintai keterangan Tim Surveyor dari Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) sebagai salah satu syarat penilaian akreditasi, Kamis (10/1) kemarin. Saat memberikan keterangan, Kang Nur (sapaan akrab Wali Kota) didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan instansi terkait menjawab semua pertanyaan dari utusan Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di ruang rapat RSUD Kardinah.

Enam penilai dan surveyor dari SNARS, dipimpin dr. Syamsul Bachri menyampaikan beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada Wali Kota Tegal sebagai pemilik rumah sakit. Di antaranya, dr. Syamsul Bachri yang menanyakan bagaimana cara rekruitmen karyawan RSUD Kardinah termasuk penempatan dalam pejabat di RSUD Kardinah.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kang Nur menjawab bahwa rekrutmen pegawai di RSUD Kardinah dilakukan secara profesional. Bahkan, pihaknya mendorong rekrutmen karyawan di RSUD Kardinah tidak diintervensi oleh pihak luar.

Selain itu, penempatan pejabat di RSUD Kardinah juga disesuaikan dengan kompetensi SDM-nya. "Kami menegaskan, jangan sampai rekruitmen Karyawan RSUD disertai atau atas kepentingan siapapun," terangnya.

Terkait pertanyaan jabatan Direktur yang masih dijabat Plt, Kang Nur menjelaskan, bahwa pihaknya terikat dengan aturan. Yakni, enam bulan sebelum dan sesudah pemilu Kepala Daerah tidak boleh melantik pejabat kecuali mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri.

Meski begitu, pihaknya juga mengaku terhambat karena proses pengisian direktur definitif harus melalui lelang jabatan yang membutuhkan waktu.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Kardinah, dr. Hery Susanto SpA saat mendampingi wali kota menambahkan, penilaian tim survey tersebut berlangsung selama lima hari sejak Senin (7/1) hingga Jum'at (11/1). Tinjauan langsung, mengacu regulasi dimana setiap tiga tahun sekali Rumah Sakit harus menjalankan survei akreditasi untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

"Hasil tinjauan langsung Tim Surveyor, akan dilaporkan ke KARS untuk penerbitan sertifikat akreditasi. Harapannya, hasil akreditasi ini mencapai Paripurna," tandasnya. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ada Pegawai Baru, Belanja Pegawai Pemkot Tegal Membengkak

Ada Pegawai Baru, Belanja Pegawai Pemkot Tegal Membengkak

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Tegal mencatat anggaran belanja pegawai pada 2020 mendatang akan membengkak mencapai Rp514.171.813.520.


266 CPNS Terima SK Pengangkatan

266 CPNS Terima SK Pengangkatan

266 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Wali Kota Tegal Kamis (14/3) siang.


Berkasnya TMS, Seorang CPNS Diganti

Berkasnya TMS, Seorang CPNS Diganti

Seorang dari 266 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil terpaksa diganti, karena berkasnya dinilai tidak memenuhi syarat (TMS).


Berkas TMS, CPNS Bisa Diganti

Berkas TMS, CPNS Bisa Diganti

Sebanyak 266 peserta yang lolos mengikuti pemberkasan calon pegawai negeri sipil (CPNS), dinyatakan bisa diganti jika.


Masih Butuh 2.167 PNS, Pemkot Tegal Segera Buka Rekrutmen PPPK

Masih Butuh 2.167 PNS, Pemkot Tegal Segera Buka Rekrutmen PPPK

Pemkot Tegal berencana membuka rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk ribuan formasi.


RSUD Kardinah Optimistis Raih Akreditasi Paripurna

RSUD Kardinah Optimistis Raih Akreditasi Paripurna

Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menggelar tinjauan lapangan dan survei langsung Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1, Senin (7/1) lalu.


40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

40 Pejabat Fungsional Tertentu di Kota Tegal Dilantik

Sejumlah Pagawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, dilantik menjadi Pegawai Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Selasa (9/10) siang.


Pejabat di Pemkot Tegal Dibimtek Lagi

Pejabat di Pemkot Tegal Dibimtek Lagi

Pemkot Tegal menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Evaluasi Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dibuka secara resmi oleh Plt Sekda Yuswo Waluyo.


Pegawai Pemkot Tegal Diwajibkan Tes Urine Berkala

Pegawai Pemkot Tegal Diwajibkan Tes Urine Berkala

Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tegal mewajibkan semua Aparatur Sipil Negara untuk melakukan tes urine secara berkala.


Pegawai Negeri Jangan Coba-coba Berpolitik

Pegawai Negeri Jangan Coba-coba Berpolitik

Menindaklanjuti Edaran Komisi Aparatur Sipil Negara, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tegal melayangkan Surat Edaran bagi semua instansi pemerintah.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!