Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Sertifikat HKI Bisa Diagunkan ke Bank Layaknya Akta Tanah

  • Sertifikat HKI Bisa Diagunkan ke Bank Layaknya Akta Tanah
  • Sertifikat HKI Bisa Diagunkan ke Bank Layaknya Akta Tanah

TEGAL - Para pelaku ekonomi kreatif kini bisa mendapatkan pinjaman modal dari bank dengan menjadikan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai agunannya. Itu menyusul setelah adanya Undang-undang Ekonomi Kreatif yang telah disahkan.

Karenanya, Pemkot Tegal mendorong para pelaku bisnis untuk mendaftarkan segera kreativitasnya. Sehingga bisa memperoleh sertifikat yang bisa dimanfaatkan itu.

Ditemui usai menjadi pembicara dalam sosialisasi, Jumat (1/11) siang, Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi mengatakan dengan adanya UU ini diharapkan akan lebih baik ke depannya. Karena lebih jelas lagi mengatur tentang ekonomi kreatif.

"Karenanya kami berharap kreativitas yang sudah dimiliki segera didaftarkan. Sehingga tidak ada klaim secara sepihak dari pihak lain," katanya.

Menurut Jumadi, sejatinya sinyal adanya UU ini sudah ditangkap sebelumnya dengan memasukkan ke dalam visi misi yang saat ini di galakan bersama Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Dengan begitu, Pemkot Tegal bisa bersinergi untuk pengembangan ekonomi kreatif.

"Karenanya, kita berharap kepada Pemerintah pusat agar tetap ada badan ekonomi kreatif untuk mewujudkan amanat UU ini," tandasnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri mengatakan sebagai UU induk, produk hukum itu hanya terdiri dari 34 pasal dan 7 bab. Intinya nanti akan mensinergikan ekosistem yang ada dalam ekonomi kreatif.

"Jadi misalnya ekosistem di bidang Pendidikan, maka akan merujuk pada UU Sistem Pendidikan Nasional," ungkapnya.

Menurut Fikri, dengan adanya undang-undang ini, secara umum akan memunculkan kesadaran pentingnya ekonomi kreatif yang akan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Sebab, tidak lagi mengandalkan sumber daya alam melainkan sumberdaya manusia.

"Jadi undang-undang ini bukan membatasi namun memfasilitasi. Dalam UU ini juga lebih spesifik melindungi tentang hak kekayaan intelektual sehingga tidak ada klaim sepihak. Negara melindungi mereka, asalkan didaftarkan," jelasnya.

Terkait permodalan, tandas Fikri, mereka yang memiliki sertifikat HKI bisa menjadikannya sebagai agunan di bank. Hanya saja nantinya ada tim evaluator yang akan menilai sertifikat itu.

"Tim evaluator nantinya disediakan dari Pemerintah. Kalau memang sertifikat HKI layak, bisa mendapatkan pinjaman modal dari bank. Seperti agunan sertifikat tanah," pungkasnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jumadi: Pencegahan Korupsi Tidak Bisa Sendirian

Jumadi: Pencegahan Korupsi Tidak Bisa Sendirian

Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia terus menggencarkan pencegahan korupsi di tingkat pemerintah da


Wakil wali Kota Tegal Minta Masjid Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi

Wakil wali Kota Tegal Minta Masjid Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi

Selain sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid juga dinilai bisa dikembangkan sebagai pusat pengembangan ekonomi.


Dedy Yon: Generasi Muda Perlu Jadi Pelopor Gerakan Kemanusiaan

Dedy Yon: Generasi Muda Perlu Jadi Pelopor Gerakan Kemanusiaan

Sejak dini, anak-anak perlu ditanamkan kesadaran. Sehingga bisa menjadi pelopor atau agen dalam penyebaran pentingnya gerakan kemanusiaan.


KKN Mahasiswa Harus Bisa Berdayakan Masyarakat

KKN Mahasiswa Harus Bisa Berdayakan Masyarakat

121 mahasiswa dan tujuh dosen pendamping akan melakukan kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Pancasakti di Kota Tegal.


Digitalisasi Koperasi Tak Bisa Dihindari

Digitalisasi Koperasi Tak Bisa Dihindari

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengikuti prosesi arak-arakan gerebek koperasi, Jumat (12/7), di Purwokerto.


Realisasi Visi Misi Wali Kota Terancam Molor

Realisasi Visi Misi Wali Kota Terancam Molor

Visi dan misi Wali Kota Tegal terancam baru bisa terealisasi mulai 2021.


Wali Kota: DPRD Mitra Penting untuk Memajukan Kota Tegal

Wali Kota: DPRD Mitra Penting untuk Memajukan Kota Tegal

Pemerintah Kota Tegal tidak mungkin bisa berjalan sendiri menjalankan program-program untuk memajukan Kota Tegal.


Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berharap persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bisa segera diselesaikan.


Pulau Kodok Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Pulau Kodok Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Melihat potensinya yang cukup tinggi, Pantai Pulau Kodok di Kelurahan Panggung,Tegal Timur, Kota Tegal diharapkan bisa menjadi destinasi wisata unggulan.


Soal Penyertifikatan, Wali Kota Beri Lampu Hijau

Soal Penyertifikatan, Wali Kota Beri Lampu Hijau

Pemkot Tegal memberikan lampu hijau terhadap permohonan warga RWX dan XI Kelurahan Mintaragen terkait permohonan pengalihan hak atas tanah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!