Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Siapkan 16 Ambulans, Pemkot Tegal Juga Siagakan 2 Ambulans Motor

  • Siapkan 16 Ambulans, Pemkot Tegal Juga Siagakan 2 Ambulans Motor
  • Siapkan 16 Ambulans, Pemkot Tegal Juga Siagakan 2 Ambulans Motor

KETERANGAN PERS – Kepala Dinkes memberi penjelasan kesiapan Pemkot Tegak hadapi arus mudik, Senin (4/6) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menyiagakan 16 ambulans untuk memberikan pertolongan pertama bagi pemudik yang membutuhkan saat melewati Kota Bahari. 16 ambulans tersebut terdiri dari 14 ambulan mobil dan dua ambulan motor, yang disiagakan di rumah sakit, puskesmas, posko, maupun Kantor Dinkes di Jalan Proklamasi.

Kepala Dinkes dr Sri Primawati Indraswari SpKK mengatakan, khusus dua ambulan motor, disediakan mengingat pengalaman mudik di Brebes tahun lalu, di mana ambulan mobil mengalami kesulitan dalam menembus kemacetan ketika akan memberikan pertolongan pertama.

“Dua ambulan motor ini disiapkan untuk bisa menembus kemacetan,” ujar Prima di Kantor Dinkes.

Selama musim Lebaran, Dinkes membuka posko di Terminal Tegal, Stasiun Besar Tegal, dan Simpang Maya. Obat-obatan telah disiapkan dan Dinkes memiliki Public Safety Center (PSC) untuk memberikan pelayanan selama 24 jam untuk kegawatdaruratan. PSC dapat dihubungi melalui sambungan telepon di nomor 082211555119.

Sebelum mudik, Prima mengimbau pemudik menyiapkan fisik yang sehat, memeriksa kondisi kelayakan kendaraan, tidak memakai obat-obatan atau minuman keras ketika mengemudi, tidak memaksakan diri mengemudi apabila lelah atau mengantuk, disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan kendaraan, dan mewaspadai kondisi jalan.

Kemudian, memastikan kendaraan tidak melebihi muatan dan tidak lupa memakai masker. “Pemudik yang menggunakan mobil agar beristirahat setiap empat jam perjalanan, dan melakukan peregangan 15 menit. Sedang pemudik yang menggunakan motor, agar beristirahat setiap dua jam perjalanan dan melakukan peregangan 15 menit,” ungkap Prima.

Prima menambahkan, Dinkes juga mewanti-wanti pemudik supaya selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sesering mungkin, tidak menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal, mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih dan layak, memperbanyak makan buah dan sayur, dan berperilaku hidup bersih dan sehat. (nam/ela/zul)


Berita Sejenis

Wali Kota Canangkan Gerakan Tegal Bebas Sampah

Wali Kota Canangkan Gerakan Tegal Bebas Sampah

Pemkot Tegal menyatakan, segera melaunching Gerakan Tegal Bebas Sampah yang akan dicanangkan secara menyeluruh di Kota Bahari.


Pengemudi Ojol dan Angkot Ditertibkan

Pengemudi Ojol dan Angkot Ditertibkan

Dinas Perhubungan Kota Tegal terus menggencarkan penertiban terhadap pengemudi ojek online dan supir angkot yang sering mangkal di sepanjang Jalan A.Yani.


Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pemicuan terus dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal. Hal itu untuk mencapai kelurahan yang Open Defecation Free (ODF).


Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal mendapat penghargaan predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award 2018.


ASN Pemkot Tegal Usul Tempat Penitipan Anak di Lingkungan Kantor Setda

ASN Pemkot Tegal Usul Tempat Penitipan Anak di Lingkungan Kantor Setda

ASN yang memiliki anak balita di Pemkot Tegal mengusulkan tempat penitipan atau pengasuhan bagi anak mereka di dekat tempatnya bekerja.


Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Untuk mencegah penyebaran nyamuk Demam Berdarah, Kader di wilayah Puskesmas Tegal Timur bersama masyarakat melakukan gerakan serentak PSN.


Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Setelah meraih anugerah Kota Peduli Hak Azazi Manusia (HAM), Pemkot Tegal terus berupaya mewujudkan Kota Bahari yang menjunjung tinggi HAM dan layak anak.


Warga Keturen Usul Peninggian Talut

Warga Keturen Usul Peninggian Talut

Mengantisipasi terjadinya genangan akibat limpasan saluran sekunder Lemah Duwur, masyarakat Kelurahan Keturen mengusulkan adanya peninggian talud kepada Pemkot


60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

Dinkes Kota Tegal mencatat sekitar 60 persen terjadinya peningkatan angka potensi penyakit tidak menular (PTM) dipicu pola dan gaya hidup kurang sehat.


Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Menghadapi pemilu presiden dan pemilu legislatif 17 April mendatang, ASN di Pemkot Tegal dilarang berpolitik.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!