Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal

  • Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal
  • Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal
  • Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal
  • Soal Pengelolan Limbah B3 Medis, Wonosobo Ingin Tiru Kota Tegal

TEGAL - Sejumlah pejabat dari lingkungan Pemkab Wonosobo mengunjungi Kota Tegal, Kamis (30/8). Mereka ingin belajar pengelolaan limbah B3 medis fasyankes.

Asisten II Setda Kota Tegal Herlien Tedjo Oetami mengatakan Kota Tegal secara berkala menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) bagi perusahaan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Itu dilakukan untuk memberikan pemahaman bagi pelaku usaha tentang kewajiban pengelolaan limbah B3 yang dihasilkan.

‘’Dengan begitu, diharapkan pengetahuan dan keterampilan bagi pelaku usaha dalam pengelolaan limbah akan meningkat," katanya.

Menurut Herlien, Pemkot Tegal juga memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman yang mendalam pada pelaku industri kesehatan maupun pengelola rumah sakit, klinik, apotek, dan lain-lain. Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun merupakan tanggung jawab pihak yang menghasilkan limbah tersebut.

Kepala Bidang Penataan, Pengajian Dampak dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kabupaten Wonosobo Setyo Nugroho menuturkan Kota Tegal sudah mampu dan berhasil dalam mengelola limbah B3 medis. Pihaknya membawa rombongan untuk mengenal dan belajar cara pengelolaan limbah B3 medis.

"Apa yang kami dapatkan nantinya akan kami terapkan di daerah kami,’’ ujarnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pesurungan Lor Masuk Zona Merah

Pemicuan terus dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal. Hal itu untuk mencapai kelurahan yang Open Defecation Free (ODF).


Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal Raih Predikat B SAKIP

Pemkot Tegal mendapat penghargaan predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Award 2018.


Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Antisipasi Penyebaran Virus DB, Gencarkan Gertak PSN

Untuk mencegah penyebaran nyamuk Demam Berdarah, Kader di wilayah Puskesmas Tegal Timur bersama masyarakat melakukan gerakan serentak PSN.


Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Pemkot Tegal Siap Wujudkan Kota Peduli HAM dan Layak Anak

Setelah meraih anugerah Kota Peduli Hak Azazi Manusia (HAM), Pemkot Tegal terus berupaya mewujudkan Kota Bahari yang menjunjung tinggi HAM dan layak anak.


60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

60 Persen Penyakit Dipicu Gaya Hidup

Dinkes Kota Tegal mencatat sekitar 60 persen terjadinya peningkatan angka potensi penyakit tidak menular (PTM) dipicu pola dan gaya hidup kurang sehat.


Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Ketahuan Berpolitik, ASN Terancam Dipecat

Menghadapi pemilu presiden dan pemilu legislatif 17 April mendatang, ASN di Pemkot Tegal dilarang berpolitik.


PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

PSN Bidik Wilayah Endemis DBD

Memasuki puncak musim hujan tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Tegal terus menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).


Pemkot Tegal Tawarkan Konsep Yekan Park

Pemkot Tegal Tawarkan Konsep Yekan Park

Pemkot Tegal menawarkan konsep Yekan Park kepada juri dari Forum Koridor Ekonomi Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata (KERIS).


GTM Sasar Warga Panggung

GTM Sasar Warga Panggung

Gerakan Tegal Membaca (GTM) menyasar warga di Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kamis (14/2) kemarin.


Sembilan Kelurahan di Kota Tegal Ditarget ODF

Sembilan Kelurahan di Kota Tegal Ditarget ODF

Untuk mewujudkan daerah bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS), sebanyak sembilan kelurahan di Kota Tegal ditargetkan sebagai kelurahan Open Defection Free.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!