Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Tak Becus, Dua Rekanan Diputus Kontrak

  • Tak Becus, Dua Rekanan Diputus Kontrak
  • Tak Becus, Dua Rekanan Diputus Kontrak

MANDEK - Pembangunan GOR Tegal Selatan mandek, karena rekanan diputus kontrak akhir Desember kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Dua rekanan yang menjadi pelaksana proyek pembangunan fisik terpaksa diputus kontrak. Sebab, kedua rekanan tersebut dinilai tidak bisa merealisasikan target pengerjaan fisik yang sudah ditetapkan dalam perjanjian kontrak kerja. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tegal Gito Mursriyono, kemarin.

"Yang diputus kontrak, yakni pelaksana pembangunan GOR Tegal Selatan dan Gedung Serba Guna," jelasnya.

Terkait penjatuhan sanksi putus kontrak, kata Gito, PT. Findomuda Desaincipta Jakarta diharuskan membayar denda satu permil dari sisa pengerjaan yang belum selesai. Alasannya, dari total target pengerjaan 100 persen hingga 28 Desember kontraktor pelaksana baru mencapai progres pembangunan 96,395 persen.

Sedangkan, PT Maestra Persada Sejahtera sebagai kontraktor pelaksana hanya bisa merealisasikan 99,735 pesen pengerjaan dari target total hingga 8 Desember.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disporapar Sihono menambahkan, dilakukannya pemutusan kontrak terhadap rekanan diharapkan bisa memberikan efek jera. Tujuannya, ke depan rekanan sebagai kontraktor pelaksana bisa lebih profesional dan komitmen dalam merealisasikan capaian target dari proyek pengerjaan fisik yang sudah disepakati dalam kontrak perjanjian kerja.

"Pemutusan kontrak, jadi konsekuensi karena alokasi anggaran proyek (2017-red) tidak bisa melebihi tahun pengerjaan," tegasnya. (syf/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lurah Tak Boleh Tolak Warga yang Belum Lunasi PBB

Lurah Tak Boleh Tolak Warga yang Belum Lunasi PBB

Pemerintahan di tingkat kelurahan dilarang menolak pelayanan terhadap warganya.


Eskalator Macet, Pasar Pagi Tegal Juga Bocor

Eskalator Macet, Pasar Pagi Tegal Juga Bocor

Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal mengeluhkan macetnya eskalator yang berada di lantai dua pasar berlokasi di Jalan Ahmad Yani itu.


Kang Nur: Proyek Molor Diputus Kontrak Saja

Kang Nur: Proyek Molor Diputus Kontrak Saja

Plt Wali Kota Tegal Nursholeh memerintahkan segera memutus kontrak pekerjaan fisik yang sudah melewati tahun anggaran, namun belum selesai pekerjaannya.


Sidak Pegawai, Kang Nur Ingatkan PNS Tak Boleh Berpolitik

Sidak Pegawai, Kang Nur Ingatkan PNS Tak Boleh Berpolitik

Memasuki hari pertama masuk kerja di 2018, Plt. Wali Kota Tegal Nursholeh melakukan sidak disejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Sudah Diperpanjang, Rekanan Terancam Diblacklist

Sudah Diperpanjang, Rekanan Terancam Diblacklist

Pembangunan tempat pembuangan akhir sementara di Jalan Mataram yang diperpanjang selama 50 hari sejak 9 November lalu, belum menampakkan hasil signifikan.


Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Kang Nur: Taat Aturan, TNI-Polri Tak Mungkin Terseret Politik Praktis

Memasuki tahun politik, Pemkot Tegal menggagas acara pertemuan dengan TNI-Polri, Senin (6/11) malam.


1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

1.263 Ketua RT dan RW di Kota Tegal Tak Diperpanjang Jabatannya

Masa jabatan Ketua RT dan RW bakal berakhir pada Desember 2017. Pemkot Tegal memastikan tidak akan memperpanjang masa jabatan mereka.


Kang Nur Minta Warganya Tak Terprovokasi dan Pilah Informasi

Kang Nur Minta Warganya Tak Terprovokasi dan Pilah Informasi

Arus informasi yang begitu cepat perlu disikapi dengan bijak. Pasalnya, itu kerap dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk memecah belah.


Kang Nur: Dana Operasional RT/RW Tak Mungkin Dihapus, Bahkan Akan Ditambahi

Kang Nur: Dana Operasional RT/RW Tak Mungkin Dihapus, Bahkan Akan Ditambahi

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal HM Nursholeh menepis berita hoax terkait pemberhentian dana operasional RT dan RW.


Dua Raperda Disetujui untuk Dijadikan Perda

Dua Raperda Disetujui untuk Dijadikan Perda

Dua dari sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Pemkot Tegal disetujui Dewan untuk dijadikan Perda.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!