Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Tak Sehat, 18 Koperasi Terancam Dibubarkan

  • Tak Sehat, 18 Koperasi Terancam Dibubarkan
  • Tak Sehat, 18 Koperasi Terancam Dibubarkan

TEGAL - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkop UKM Perdagangan) Kota Tegal mencatat, sedikitnya 18 unit koperasi yang ada di Kota Bahari terancam dibubarkan. Sebab, kondisi dan sirkulasi keuangan di 18 koperasi tersebut dinilai kurang sehat dan tidak menjalankan kegiatan koperasi sesuai standar operasional prosedur.

Kepala Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal Khaerul Huda menjelaskan, 18 koperasi yang terancam dibubarkan tersebut merupakan hasil evaluasi Tim Satgas Pengawasan Koperasi. Bahkan, berdasarkan penilaian kesehatan koperasi bertujuan agar gerakan koperasi dan masyarakat dapat melakukan kegiatan usaha simpan pinjam sesuai prinsip koperasi secara profesional.

"Dari total 177 koperasi yang ada di Kota Bahari, 147 unit masih aktif, 30 unit tidak aktif, dan 18 unit koperasi terancam dibubarkan," terangnya.

Mengacu jumlah tersebut, lanjut Khaerul, nilai asset koperasi mencapai Rp252,7 milliar, sedangkan modal sebesar Rp96,1 milliar, omset sebesar Rp486,7 milliar dan SHU sebesar Rp5,8 milliar. Menurutnya, Pemkot Tegal akan terus mendorong koperasi yang berkualitas sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kesehatan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat di sekitarnya.

"Agar kelembagaan koperasi yang sehat dan berkualitas bisa terwujud, pemerintah daerah berkewajiban melaksanakan pembinaan dan pengawasan koperasi melalui Penilaian Kesehatan KSP/USP Koperasi," ujarnya.

Khaerul menegaskan, perlu difahami bahwa proses pendirian koperasi tidak hanya selesai saat pengesahan badan hukum koperasi diperoleh, namun lebih menyeluruh termasuk kesiapan pengurus serta anggota dalam menumbuhkembangkan koperasi tersebut. Di sisi lain, Pemkot Tegal juga berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan koperasi secara kualitas bukan kuantitas mengingat antusiasme masyarakat kota Tegal cukup tinggi untuk berkoperasi.

Untuk diketahui, terkait data UKM berdasarkan database Dinkop UKM dan Perdagangan jumlah IKM di Kota Tegal terdapat 1.924 unit. Diantaranya, Bidang fashion dan aksesoris 69 unit, batik, tenun dan bordir 153 unit, Herbal dan aromaterapi 5 unit, handicraf dan music 55 unit, sparepart dan assesoris bahan logam 607 unit, furniture dan home d├ęcor 123 unit, makanan dan minuman 912 unit. (syf/ela/zul)


Berita Sejenis

Pemkot Tegal Gelar Pasar Murah di Empat Kecamatan

Pemkot Tegal Gelar Pasar Murah di Empat Kecamatan

Memasuki pekan ketiga Ramadan 1440 H/2019, Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan menggelar pasar murah dan penjualan paket bersubsidi, Senin (20/5) lalu.


Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Di Kota Tegal, Masih Ada 3.152 Rumah Tak Layak Huni

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berharap persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bisa segera diselesaikan.


Kuota Elpiji Bersubsidi Tak Berubah

Kuota Elpiji Bersubsidi Tak Berubah

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan tidak mengajukan penambahan kuota elpiji bersubsidi 3 kg jelang Ramadan tahun ini.


Dedy Yon: Belajar Tak Ada Batas Waktunya

Dedy Yon: Belajar Tak Ada Batas Waktunya

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti akhirnya mempunyai cabang, yakni di rumah Ibu Riani Jalan Ternate RT 09 RW 10 Kelurahan Tegalsari, akhir pekan kemari


ASN Dilarang Kampanye dan Berpolitik

ASN Dilarang Kampanye dan Berpolitik

Jelang pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti ikut kampanye terancam dipecat.


Tak Hanya Jaga TPS, Linmas Juga Harus Ikut Awasi Kotak Suara

Tak Hanya Jaga TPS, Linmas Juga Harus Ikut Awasi Kotak Suara

Seratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) mendapatkan pembekalan Pengamanan TPS Pemilu 2019 di Pendapa Kecamatan Tegal Timur Rabu (13/3).


Penuhi Kebutuhan, PDAM Rencanakan Pengolahan Air Baku

Penuhi Kebutuhan, PDAM Rencanakan Pengolahan Air Baku

Debit air yang tidak ada penambahan membuat PDAM tak bisa menambah pelanggan baru di 2020.


Wali Kota: Air Sungai Akan Dikelola Menjadi Air Bersih

Wali Kota: Air Sungai Akan Dikelola Menjadi Air Bersih

Debit air yang tidak ada penambahan membuat PDAM tak bisa menambah pelanggan baru di 2020.,


PGOT Marak Lagi, Dinas Diminta Aktif Beri Pembinaan

PGOT Marak Lagi, Dinas Diminta Aktif Beri Pembinaan

Seringnya razia digelar rupanya tak membuat pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) jera.


Tujuh Kelurahan Adu Bersih dan Sehat

Tujuh Kelurahan Adu Bersih dan Sehat

Tujuh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Margadana, bersaing di Lomba Bersih Sehat (LBS). Dari ketujuh kelurahan tersebut akan dipilih tiga besar.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!