Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Warga Anggap Berlebihan, Retribusi Sampah Diminta Dintinjau Ulang

  • Warga Anggap Berlebihan, Retribusi Sampah Diminta Dintinjau Ulang
  • Warga Anggap Berlebihan, Retribusi Sampah Diminta Dintinjau Ulang

DISKUSI - Lurah Kalinyamat Wetan Muhammad Ghozali berdiskusi dengan petugas sampah di Kelurahan Kalinyamat Wetan, Jumat (4/1) kemarin. (meiwan dani ristanto/radar tegal)

TEGAL - Warga Kelurahan Kalinyamat Wetan Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Jumat (4/1), meminta pihak terkait untuk meninjau ulang penarikan retribusi sampah. Karena hal itu dianggap berlebihan.

Padahal selama ini warga sudah menyisihkan uang untuk retribusi sampah. Lurah Kalinyamat Wetan Muhammad Ghozali mengatakan, untuk penerapan jumlah nominal retribusi sampah sampai saat ini belum dilakukan.

Karena warga meminta supaya nominal penarikan retribusi tersebut ditinjau ulang. Hal itu karena selama ini warga sudah menyisihkan sebagian uang untuk retribusi sampah. Apabila ditambah sesuai jumlah nominal tentu akan memberatkan.

"Kami sudah menyisihkan Rp1.000 untuk retribusi sampah setiap rumah untuk dinas terkait. Dari total penarikan oleh petugas sampah sebesar Rp15 ribu setiap rumah," kata Ghozali, Jumat (4/1).

Ghozali menerangkan, pembayaran uang sampah tersebut dilakukan setiap bulan. Untuk membayar petugas sampah dan operasional TPST. Kemudian disisakan Rp 1.000 untuk membayar retribusi sampah. Dan itu dilakukan sebelum jumlah nominal retribusi tersebut disosialisasikan.

"Bisa dibilang Kalwet satu-satunya kelurahan yang sudah menerapkan retribusi sampah," ungkap Ghozali.

Ghozhali menyampaikan, penerapan penarikan retribusi sampah tersebut masih menunggu kesepakatan dengan warga dan informasi lebih lanjut. Karena warga menginginkan agar aturan tersebut dilakukan untuk setiap rumah bukan per Kepala Keluarga.

Kalaupun itu jadi diterapkan, maka uang sampah Rp15 ribu setiap bulan akan disisihkan Rp2 ribu untuk retribusi sampah. "Tetapi kami pada prinsipnya masih menunggu apakah jadi setiap rumah atau per KK," tandasnya. (mei/ela/zul)


Berita Sejenis

Pengelolaan TPAS dan TPST Digenjot

Pengelolaan TPAS dan TPST Digenjot

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal menyatakan, terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan TPAS Muarareja dan pengelolaan sampah.


KJS Cair, 30 Warga Kurang Mampu Terima Bantuan

KJS Cair, 30 Warga Kurang Mampu Terima Bantuan

30 warga di Kecamatan Tegal Selatan mendapatkan bantuan. Bantuan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah ini diberikan secara bertahap untuk warga kurang mampu.


Pemberlakuan E-Retribusi Pasar Diundur

Pemberlakuan E-Retribusi Pasar Diundur

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menyatakan, pemberlakuan e-retribusi pasar di tiga pasar tradisional.


Ketua RT/RW Dilarang Tarik Iuran Fogging

Ketua RT/RW Dilarang Tarik Iuran Fogging

Untuk mengantisipasi terjadinya pemungutan, ketua RT dan RW dilarang menariki iuran kepada warga yang lingkungannya menjadi target fogging.


ASN Diminta Evaluasi dan Tingkatkan Kinerja

ASN Diminta Evaluasi dan Tingkatkan Kinerja

Memasuki hari apel pertama di awal tahun 2019, Wali Kota Tegal Nursholeh meminta ASN untuk kembali mengevaluasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan pada 2018.


Lepas Peserta Jalan Sehat HKN, Nursholeh Ajak Warga Hidup Sehat

Lepas Peserta Jalan Sehat HKN, Nursholeh Ajak Warga Hidup Sehat

Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati dengan kegiatan jalan sehat kemarin.


Belajar soal Retribusi Pasar, DPRD Purwakarta Sambangi Pemkot Tegal

Belajar soal Retribusi Pasar, DPRD Purwakarta Sambangi Pemkot Tegal

Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta mendatangi Pemkot Tegal, Kamis (11/10) siang.


Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Pengerjaan Pavingisasi Dikeluhkan

Beberapa warga Jalan Sriti di Kelurahan Randugunting Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal mengeluhkan pengerjaan pavingisasi di wilayah mereka.


Pendapatan Parkir di Kota Tegal Baru 56 Persen

Pendapatan Parkir di Kota Tegal Baru 56 Persen

Pemkot Tegal menetapkan target pendapatan dari retribusi parkir selama 2018 sebesar Rp1,4 miliar.


Pemkot Tegal Diminta DPRD Tiru Purbalingga

Pemkot Tegal Diminta DPRD Tiru Purbalingga

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal mendorong Pemkot Tegal untuk meningkatkan kesejahteraan guru swasta.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!