Pemerintah Kota Tegal
Share this on:

Waspadalah, Ada 12 Merk Garam Tak Beriodium

  • Waspadalah, Ada 12 Merk Garam Tak Beriodium
  • Waspadalah, Ada 12 Merk Garam Tak Beriodium

SAMPLING - Petugas Laboratarium Kesehatan Lingkungan Dinkes saat melakukan uji minilab kadar yodium dari sampling garam meja.(syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - 12 garam meja tak beriodium dan tak laik konsumsi masih ditemukan dan diperdagangkan bebas di wilayah Kota Tegal sepanjang 2017. Hal itu terungkap dalam rekap data pengawasan dan pengendalian peredaran garam konsumsi Badan Pengembangan, Penelitian, dan Perencanaan Pembangunan Daerah (BP4D) Kota Tegal.

Kepala BP4D melalui Kabid Pembangunan Masyarakat dan Sosial Budaya Rita Marlianawati mengungkapkan, berdasarkan uji sampling mini lab dari 27 merk garam meja di empat pasar tradisional hanya 15 merk yang dinyatakan memenuhi syarat. Sedangkan, 12 diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kandungan Iodium yang kurang dari 30 PPM untuk standar konsumsi manusia.

"Dilakukannya sampling dan uji minilab, sebagai realisasi Program Penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI)," terangnya, kemarin.

Terkait rincian 12 merk garam tak beryodium, lanjut Rita, diantaranya Fajar Jaya, Bintang PM, Bintang, Bintang Mutiara, Lumbung Garam, Cah Dut. Selain itu, Bintang Virgo, Bawang Merah, Bintang Lestari, Bandeng SM, Bintang SM, dan Krosok yang tak layak dikonsumsi.

Menurutnya, digencarkannya pengawasan dan pengendalian peredaran garam beryodium bertujuan untuk mengantisipasi sekaligus meminimalisir dampak negatif bagi kesehatan. "Ancaman dari konsumsi garam tak beryodium, akan berdampak pada kesehatan. Seperti, stunting tumbuh kembang anak, daya pikir lambat, dan penyakit gondok," ujarnya.

Rita menambahkan, berdasarkan hasil temuan dan pengawasan garam tak beryodium tersebut pihaknya terus mengoptimalkan koordinasi lintas sektoral. Yakni, dengan Dinkop UKM dan Perdagangan sebagai leading sektor di bidang perdagangan. Kemudian, Dinkes melalui sampling uji minilab serta edukasi masyarakat baik di posyandu maupun sekolah. (syf/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dijadikan Ruang Terbuka Hijau, Alun-alun Tegal Akan Bersih dari PKL

Dijadikan Ruang Terbuka Hijau, Alun-alun Tegal Akan Bersih dari PKL

Pedagang kaki lima (PKL) kini tak diizinkan lagi membuka lapaknya di atas lapangan Alun-alun yang menjadu ikon Kota Tegal.


Lelang Ikan Tak Jelas, Miliaran Rupiah PAD Berpotensi Hilang

Lelang Ikan Tak Jelas, Miliaran Rupiah PAD Berpotensi Hilang

DPRD Kota Tegal memperkirakan potensi PAD senilai miliaran rupiah dari sektor Retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) hilang setiap tahunnya.


Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Kantongi Dugaan Selingkuh, Camat Minta ASN di Tegal Barat Tak Melakukannya

Aparatur sipil negara (ASN) diminta untuk disiplin dan tidak selingkuh. Karena akan berdampak bagi ASN yang bersangkutan.


Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Videotron di Lapangan Tegal Selatan Tak Berfungsi

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal W Edi Susilo meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD)


Petani Mulai Kesulita Air, 165,3 Hektare Sawah Kekeringan

Petani Mulai Kesulita Air, 165,3 Hektare Sawah Kekeringan

165,3 hektare (ha) area persawahan yang ada di lima kelurahan di Kecamatan Margadana dan Tegal Selatan mulai dilanda kekeringan.


Per Hari Ada 200 Ton Sampah, kok Armada Sampah di Tegal Belum Ideal

Per Hari Ada 200 Ton Sampah, kok Armada Sampah di Tegal Belum Ideal

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal mencatat jumlah armada persampahan yang ada saat ini masih belum ideal.


 Buat Kartu Kuning di Kota Tegal Cukup Klik, Tak Perlu Antre Lagi

Buat Kartu Kuning di Kota Tegal Cukup Klik, Tak Perlu Antre Lagi

Disnakerin Kota Tegal meluncurkan aplikasi Lapur Si Jaja (Layanan Paripurna Siap Kerja dan Menjadi Sejahtera) di Kantor Disnakerin.


Pengawasan Garam Beryodium Diperketat

Pengawasan Garam Beryodium Diperketat

Untuk meminimalisasi peredaran garam tanpa yodium, Pemerintah Kota Tegal melalui dinas terkait terus menggencarkan sosialisasi.


Polder Bayeman Tak Layak sebagai Hutan Kota

Polder Bayeman Tak Layak sebagai Hutan Kota

Kondisi Hutan Kota Polder Bayeman menjadi sorotan Wali Kota Tegal Nursholeh saatmembuka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.


Camat Ajak Bangkitkan Karang Taruna

Camat Ajak Bangkitkan Karang Taruna

Karang Taruna yang ada di willayah Kecamatan Margadana, harus bangkit. Sehingga mampu menopang generasi bangsa selanjutnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!