Pemkab Tegal
Share this on:

Catat, Penyertifikatan Tanah Harus Bebas dari Pungutan Liar

  • Catat, Penyertifikatan Tanah Harus Bebas dari Pungutan Liar
  • Catat, Penyertifikatan Tanah Harus Bebas dari Pungutan Liar

SAMBUTAN - Asisten Bidang Pemerintahan Dadang Darusman memberikan sambutan.

SLAWI - Penuntasan program penyertifikatan tanah melalui Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang membantu memenuhi hak dasar rakyat untuk memperoleh kepastian hukum, merupakan tugas bersama. Baik pemerintah kabupaten sampai camat dan kepala desa, karena sertifikat tanah merupakan alat bukti kepemilikan yang sah dan resmi atas hak bidang tanah tertentu.

Asisten Bidang Pemerintahan Dadang Darusman, Rabu (11/9) mengatakan, adanya sertifikat tanah juga akan mencegah terjadinya konflik perebutan bidang tanah dan kasus-kasus lain yang terkait dengan tanah. Makanya, digelar

Bimtek Penyertifikatan Tanah Aparatur Pemerintah Desa/Kelurahan se-Kabupaten Tegal.

"Sehingga jika ini menyangkut pemenuhan hak dasar. Maka prinsip pelayanan prima harus dikedepankan, tidak boleh ada pungli di dalamnya. Karena bapak dan ibu digaji, diberi honor, diberi penghasilan tetap oleh negara untuk melayani rakyat, bukan malah mencari untung dari rakyat,” katanya.

Pada para aparatur desa, tambah Dadang, harus mampu menyampaikan secara jelas kepada masyarakat terkait penyertifikatan tanah. Semuanya harus clear, harus jelas aturannya, harus dibuka informasinya sejelas-jelasnya kepada pemohon. Apa saja dokumen persyaratannya, komponen biaya apa yang harus ditanggung pemohon dan dari mana asal perhitungannya serta apa dasar hukumnya.

"Satu hal yang perlu diketahui oleh aparatur desa bahwa di Kabupaten Tegal terdapat saluran pengaduan masyarakat seperti SMS Lapor Bupati Tegal di nomor 085-6000-8070-9, yang langsung terkoneksi dengan unsur Saber Pungli," tambahnya.

Ketika terdapat aduan dari warga, lanjut Dadang, hanya dengan mengetik kata kunci “pungli”, sudah dapat terkoneksi dengan Saber Pungli. Dirinya berharap, praktik tidak terpuji ini harus sudah hilang dalam sistem birokrasi, terutama yang di desa. Karena kebetulan laporan yang masuk lokusnya ada di desa.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Zaenudin berharap setelah mengikuti bimbingan teknis ini, aparatur desa mampu menangani serta mengatasi permasalah terkait penyertifikatan tanah. Aparatur desa diharapkan juga mampu mengetahui regulasi peraturan perundang-undangan tentang pertahanan. Dirinya berharap, aparatur desa mampu mengikuti bimtek dengan baik. Mampu menangani masalah pertahanan mulai dari administrasi sampai fisik di lapangan.

Dalam acara bimbingan teknis itu, para aparatur desa akan memperoleh materi meliputi kebijakan pemda bidang pertahanan, pengelolaan aset tanah desa, pendaftaran sertifikat tanah dan tata cara pengisian blangko tanah sampai tata cara penyelesaian sengketa tanah. (guh/ima)


Berita Sejenis

Pilus dan Kacang Bogares Dipilih Jadi Buah Tangan Humas Rembang

Pilus dan Kacang Bogares Dipilih Jadi Buah Tangan Humas Rembang

Cemilan yang terbuat dari tepung terigu, tepung kanji, bawang putih dan daun kucai alias pilus menjadi pilihan buah tangan Humas Pemkab Tegal ke Humas Rembang.


HUT PMI ke-74, Sekda Kukuhkan 2.259 Anggota PMR

HUT PMI ke-74, Sekda Kukuhkan 2.259 Anggota PMR

Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono pada HUT PMI ke-74 di lapangan Pemkab Tegal mengukuhkan 2.259 anggota PMR dari 69 sekolah di Kabupaten Tegal.


Di Desa Suradadi, Perangkat, Ketua RT dan RW Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Di Desa Suradadi, Perangkat, Ketua RT dan RW Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Seluruh perangkat desa dan 48 ketua RT, RW di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi mengikuti program jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.


Warga Kecamatan Pagerbarang Butuh Pasar Tradisional Nih

Warga Kecamatan Pagerbarang Butuh Pasar Tradisional Nih

Kecamatan Pagerbarang rupanya menghendaki adanya pasar tradisional di wilayahnya. Karena selama ini, kalau mau berbelanja harus ke Pasar Balapulang


Bikin Bangga, Pelajar SMK Mampu Buat Mobil Gokart

Bikin Bangga, Pelajar SMK Mampu Buat Mobil Gokart

Prestasi pelajar SMK Negeri I Adiwerna mendapat pujian dari Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Bappenas.


Makanan Kaki Lima Belum Miliki Standarisasi, Awas Bahan Kimia Buatan

Makanan Kaki Lima Belum Miliki Standarisasi, Awas Bahan Kimia Buatan

Maraknya pedagang makanan kaki lima di wilayah Kabupaten Tegal mendapat perhatian dari Pemkab Tegal.


Tak Terganggu Teror, Bupati Malah Tunggangi Replika Gajah

Tak Terganggu Teror, Bupati Malah Tunggangi Replika Gajah

Meski sempat mendapat teror dari orang tak dikenal yang berupaya membakar mobil dinasnya


Ada Anggaran Rp28 Miliar dari Provinsi untuk PJU di Kabupaten Tegal

Ada Anggaran Rp28 Miliar dari Provinsi untuk PJU di Kabupaten Tegal

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran Rp28 miliar untuk pemasangan lampu penerangan jalan umum di beberapa titik.


Tiga Narapidana Dapat Remisi Bebas, 219 Lainnya Pengurangan Hukuman

Tiga Narapidana Dapat Remisi Bebas, 219 Lainnya Pengurangan Hukuman

iga narapidana yang menghuni sel Lapas Tegalandong, Sabtu (17/8) mendapat remisi bebas di HUT RI ke-74.


Pengukuhan Anggota Paskibra Diwarnai Haru dari Orang Tua

Pengukuhan Anggota Paskibra Diwarnai Haru dari Orang Tua

Suasana haru mewarnai pengukuhan delapan puluh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Pendapa Amangkurat Setda Kabupaten Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!