Pemkab Tegal
Share this on:

Di Desa Suradadi, Perangkat, Ketua RT dan RW Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

  • Di Desa Suradadi, Perangkat, Ketua RT dan RW Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Di Desa Suradadi, Perangkat, Ketua RT dan RW Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

JABAT TANGAN - Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono berjabattangan dengan warga penerima kartu BPJS Ketenagakerjaan.

SLAWI - Seluruh perangkat desa dan 48 ketua RT, RW di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi mengikuti program jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan. Tidak heran, kalau kemudian Suradadi dinobatkan sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono, Kamis (12/9) mengatakan, dirinya mengucapkan selamat atas dinobatkannya Desa Suradadi sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial k

Ketenagakerjaan. Dan ini merupakan hal luar biasa yang dilakukan oleh pihak desa dalam melindungi perangkat, seluruh ketua RT dan RW yang ada di sana.

"Alhamdulillah saya bisa menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan di lapangan desa. Saya sangat mendukung pencanangan ini," katanya.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini, tambah Joko sangat diperlukan sebagai bentuk perlindungan pemerintah kepada warganya dari risiko kecelakaan kerja, kematian dan hari tua.

Bahkan pemerintah kini tengah mewacanakan adanya jaminan kehilangan pekerjaan, jaminan pelatihan, dan sertifikasi. Risiko warga yang bekerja di lingkungan terbuka lebih tinggi daripada mereka yang bekerja di lingkungan tertutup seperti industri.

"Bekerja di alam terbuka sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan alamnya. Sewaktu-waktu risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja, sehingga harus disiapkan jauh-jauh hari," tambahnya.

Kecamatan Suradadi sendiri, lanjut Joko, merupakan kawasan agraris, dimana 52,02 persen penduduknya berkerja di lingkungan terbuka.

Sedangkan khusus wilayah Desa Suradadi, dari 4.951 penduduknya yang bekerja, 50,3 persen-nya atau 2.491 orang bekerja di sektor pertanian, disusul 28 persen-nya atau sekitar 1.385 orang bekerja di sektor perdagangan. Untuk itu jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petani, nelayan dan pedagang, akan membantu meringankan beban keluarga ketika tertimpa musibah saat bekerja.

Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tentu banyak manfaat yang akan diterima. Tidak hanya berinvestasi untuk masa depan keluarga, tapi juga akan mengurangi beban sosial saat memasuki usia senja, saat tidak lagi produktif, atau menderita cacat permanen yang tidak memungkinkan lagi untuk bekerja.

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Tegal Cep Nandi Yunandar mengatakan, inisiasi kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah desa bertujuan mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tegal, atas dukungannya untuk program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan sampai ke desa. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

2.137 Santri se Jawa Tengah Ngumpul di Kota Martabak

2.137 Santri se Jawa Tengah Ngumpul di Kota Martabak

Sebanyak 2.137 santri se Jawa Tengah saat ini sedang berkumpul di Ponpes Dar Alquran Al Islami Desa Lebaksiu Kidul, Kabupaten Tegal.


4,2 Hektare Lahan di Desa Pesarean Masih Kumuh

4,2 Hektare Lahan di Desa Pesarean Masih Kumuh

Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono mengakui di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna ada 4,2 hektare termasuk daerah kumuh.


Soal Proyek Rp28 Miliar, PPKom Masih Tunggu Keputusan Pokja

Soal Proyek Rp28 Miliar, PPKom Masih Tunggu Keputusan Pokja

Hingga kini, kelompok kerja (pokja) lelang pekerjaan konsolidasi pengadaan dan penggantian lampu penerangan jalan umum belum memutuskan siapa pemenangnya.


Lupit - Slenteng Tampil di Bojong

Lupit - Slenteng Tampil di Bojong

Ribuan masyarakat Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa menyaksikan pagelaran wayang santri oleh dalang Ki Carito.


Ada Dalang Ki Haryo Enthus Susmono di Desa Warteg

Ada Dalang Ki Haryo Enthus Susmono di Desa Warteg

Ribuan masyarakat Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi memadati lapangan sepak bola desa setempat.


Dekat dengan Pelajar, Ardie Ajak Tangkap Peluang di Era 4.0

Dekat dengan Pelajar, Ardie Ajak Tangkap Peluang di Era 4.0

Memasuki era industri 4.0, internet tidak hanya dapat melakukan otomatisasi, tetapi juga telah memenuhi kebutuhan dan gaya hidup manusia.


Sambangi Kediaman Keluarga Almarhum, Korpri Serahkan Bantuan

Sambangi Kediaman Keluarga Almarhum, Korpri Serahkan Bantuan

Pengurus Korpri Kabupaten Tegal sambangi kediaman almarhum Suyitno, kepala UPTD Puskesmas Kalibakung di Desa Yamansari, Jumat (6/9).


Bikin Bangga, Pelajar SMK Mampu Buat Mobil Gokart

Bikin Bangga, Pelajar SMK Mampu Buat Mobil Gokart

Prestasi pelajar SMK Negeri I Adiwerna mendapat pujian dari Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Bappenas.


KKN, Ponggol Jagung Disulap Jadi Pelet Ikan dan Pupuk Ternak

KKN, Ponggol Jagung Disulap Jadi Pelet Ikan dan Pupuk Ternak

Setelah 45 hari berada di lingkungan desa, mahasiswa UPS yang KKN di Kabupaten Tegal telah selesai. Banyak hasil yang kerjakan.


Awas Jangan Ceroboh, Data Pribadi Masih Laku Dijual

Awas Jangan Ceroboh, Data Pribadi Masih Laku Dijual

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mengingatkan pada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk berhati-hati dengan data diri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!