Pemkab Tegal
Share this on:

Makanan Kaki Lima Belum Miliki Standarisasi, Awas Bahan Kimia Buatan

  • Makanan Kaki Lima Belum Miliki Standarisasi, Awas Bahan Kimia Buatan
  • Makanan Kaki Lima Belum Miliki Standarisasi, Awas Bahan Kimia Buatan

MELIHAT - Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Kepala Dinas TanKP Khofifah melihat anak-anak mencicipi makanan.

SLAWI - Maraknya pedagang makanan kaki lima di wilayah Kabupaten Tegal mendapat perhatian dari Pemkab Tegal. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengimbau semua kalangan waspada karena makanan cepat saji memiliki kandungan nutrisi yang tidak baik bagi tubuh.

Bupati Tegal Umi Azizah, Rabu (4/9) mengatakan, menjamurnya tren konsumsi pangan yang mengarah pada fast food atau makanan cepat saji yang identik dengan junk food mengkhawatirkan sejumlah orang tua terhadap pola makan anaknya. Pasalnya makanan cepat saji memiliki kandungan nutrisi yang tidak baik bagi tubuh, karena terdapat jenis lemak dan berbagai zat aditif atau bahan kimia buatan.

Termasuk pula street food atau makanan kaki lima yang belum memiliki standarisasi dari sisi higienitas pangannya.

"Saya mengimbau kepada para orang tua untuk mengembangkan pola menu dan kreasi resep pangan yang menarik, enak dan tidak membosankan sekali pun berbahan baku dari pangan lokal. Selain mendukung pengembangan produk pangan lokal, juga kualitasnya tidak kalah dengan produk-produk impor atau kemasan pabrik,” katanya.

Kewaspadaan lain, tambah Umi, harus diperhatikan ketika anak-anak mengkonsumsi makanan atau membeli jajan sembarangan. Kurangnya pengawasan yang ketat dari pihak sekolah, seringkali dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab dengan menjual makanan atau minuman yang tidak layak konsumsi. Seperti kedaluwarsa hingga mengandung bahan berbahaya seperti pewarna sintetis rhodamin, methyl yellow, auramin hingga pengawet formalin ataupun borax.

"Maka dari itu, kita sebagai orang tua, sebagai guru memiliki peran yang sama dan ikut andil dalam membentuk kebiasaan anak dalam mengkonsumsi jajanan. Sudah sepatutnya, kita mengembangkan kebun sekolah sebagai media pengenalan dan pembelajaran bagi anak tentang pangan sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TanKP Khofifah menuturkan, intervensi yang dilakukan di SD Negeri Mejasem Barat 01 berlangsung selama lima hari. Dalam lima hari itu, anak-anak akan diberikan makanan sehat dengan resep yang sudah dikoordinasikan dengan dinkes. Selain itu juga ada gelar pangan lokal dan pembinaan kantin sekolah. (guh/ima)


Berita Sejenis

Soal Proyek Rp28 Miliar, PPKom Masih Tunggu Keputusan Pokja

Soal Proyek Rp28 Miliar, PPKom Masih Tunggu Keputusan Pokja

Hingga kini, kelompok kerja (pokja) lelang pekerjaan konsolidasi pengadaan dan penggantian lampu penerangan jalan umum belum memutuskan siapa pemenangnya.


Bupati Yakin RSUD dr Soesilo Mampu Raih Bintang Lima

Bupati Yakin RSUD dr Soesilo Mampu Raih Bintang Lima

Bupati Tegal Umi Azizah berkeyakinan kalau RSUD dr Soeselo Slawi mampu meraih bintang lima saat tim survei ulang akreditasi melakukan penilaian.


Pembangunan Pasar Margasari Minus Lima Persen

Pembangunan Pasar Margasari Minus Lima Persen

Pembangunan Pasar Margasari hingga saat ini sudah mencapai kurang lebih 40 persen.


Awas Jangan Ceroboh, Data Pribadi Masih Laku Dijual

Awas Jangan Ceroboh, Data Pribadi Masih Laku Dijual

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mengingatkan pada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk berhati-hati dengan data diri.


Kasus Penemuan Mayat dalam Karung, Bupati Temui Keluarga Korban

Kasus Penemuan Mayat dalam Karung, Bupati Temui Keluarga Korban

Kasus pembunuhan terhadap gadis berusia 16 tahun yang dilakukan lima tersangka di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara


Bingung, Tidak Ada Pusat Oleh-oleh Lengkap di Tegal

Bingung, Tidak Ada Pusat Oleh-oleh Lengkap di Tegal

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM mengaku bingung karena Kabupaten Tegal belum memiliki pusat oleh-oleh yang lengkap.


Status Waspada Gunung Slamet, Lima Desa Disiapkan Evakuasi

Status Waspada Gunung Slamet, Lima Desa Disiapkan Evakuasi

Pemkab Tegal bersama dengan Kodim 0217 Tegal mengundang lima desa di Kecamatan Bojong dan Bumijawa yang dekat dengan Gunung Slamet.


Pembangunan Harus Miliki Akses Disabilitas Sejak Desain

Pembangunan Harus Miliki Akses Disabilitas Sejak Desain

Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie meminta pada seluruh organisasi perangkat daerah untuk memperhatikan fasilitas bagi kaum disabilitas.


Sudah 6 Tahun, Ada yang Masih Nol Pendapatan

Sudah 6 Tahun, Ada yang Masih Nol Pendapatan

Meski sudah enam tahun Rumah Paten berdiri di 18 kecamatan, tapi hingga kini pelayanan terhadap masyarakat belum maksimal.


Produk Anggota Legislatif, Lima Tahun Membuat 45 Peraturan Daerah

Produk Anggota Legislatif, Lima Tahun Membuat 45 Peraturan Daerah

Kinerja anggota dewan masa bakti 2014-2019 patut mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat Kabupaten Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!