Pemkab Tegal
Share this on:

Wakili Indonesia, SMK N I Adiwerna Berangkat ke Kamboja

  • Wakili Indonesia, SMK N I Adiwerna Berangkat ke Kamboja
  • Wakili Indonesia, SMK N I Adiwerna Berangkat ke Kamboja

FOTO BERSAMA - Bupati Tegal Umi Azizah foto bersama dengan perwakilan duta Indonesia di ajang Asean Eco School.

SLAWI - SMK Negeri I Adiwerna akan menjadi duta Indonesia di ajang Asean Eco School di negara Kamboja. Sekolah ini terpilih setelah melewati serangkaian seleksi panjang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK).

Kepala SMK N I Adiwerna Parman, Jumat (4/10) mengatakan, ajang Asean Eco School 2019 akan berlangsung di Kamboja pada 8 Oktober 2019 nanti. KLHK menyeleksi 30 sekolah usulan dari 22 provinsi seluruh Indonesia dan SMKN 1 Adiwerna berhasil lolos mewakili Indonesia untuk kategori sekolah tingkat menengah.

Sebelum bertolak ke Kamboja, rombongan tim dari SMKN 1 Adiwerna menemui bupati untuk meminta dukungan.

"Rombongan dipimpin oleh saya dan bermaksud meminta dukungan serta semangat dari bupati. Di Indonesia sendiri ada dua sekolah yang mewakili dan SMKN 1 Adiwerna mewakili Indonesia untuk kategori sekolah tingkat menengah, sedangkan satu sekolah lagi untuk kategori SD atau SMP sederajat dari SMPN 10 Malang,” katanya.

Lolosnya SMKN 1 Adiwerna untuk mengikuti ajang Asian Eco School ini, tambah Parman, tidak terlepas dari kerja sama para guru dan siswa di sekolah. Tak hanya itu, sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri ini SMKN I Adiwerna juga dituntut untuk menciptakan inovasi. Salah satu inovasi dari sekolah yang didirikan tahun 1979 ini adalah ADB oil yang memanfaatkan limbah kertas untuk dijadikan minyak.

Disusul dengan Aquamos atau air monitoring sistem untuk mendeteksi udara, juga terdapat Sibeo (Sistem Bencana Otomatis) dan Suratman.

"Untuk ADB oil ini minyaknya kami manfaatkan sebagai bahan bakar untuk pemotong rumput di sekolah. Sedangkan Suratman ini kebijakan sekolah dalam mengurangi kertas, jadi semua yang terkait surat menyurat dipusatkan lewat website,” tambahnya.

Selama proses acara di Kamboja nanti, dirinya dan tim berharap dapat melaksanakan acara dengan baik. Karena di sana, akan terdapat beberapa rangkaian seperti pemaparan serta diskusi panel di hadapan negara-negara lain yang ada di Asia.

Tidak hanya membawa nama sekolah saja, lebih dari itu akan membawa nama kabupaten, provinsi bahkan nama Indonesia bersanding bersama negara-negara di Asia.

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah mewakili masyarakat Kabupaten Tegal beserta jajaran Pemkab Tegal menyampaikan ucapan selamat kepada SMKN 1 Adiwerna.

Mudah-mudahan prestasi yang baik ini bisa dirawat, dijaga, dipertahankan, dikuatkan dan ditularkan ke lembaga-lembaga lain. SMKN 1 Adiwerna semakin hebat, sehingga ada semangat untuk yang lain supaya bisa mengikuti.

"Setelah mengikuti ajang bergengsi ini, saya berharap SMKN 1 Adiwerna dapat menciptakan inovasi kembali. Sepulang dari Kamboja saya harap lebih bersemangat kembali untuk menciptakan inovasi karena di even ini dapat menggali banyak ilmu,” pintanya.

Di akhir pertemuan, Umi didampingi Ketua Baznas Kabupaten Tegal Akhmad Rofiqi memberikan dana bantuan untuk SMKN 1 Adiwerna sebesar Rp5 juta untuk dimanfaatkan sebagai keperluan acara di ajang Asean Eco School 2019. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Target PBB Rp40,4 Juta Tercapai Lebih Awal

Target PBB Rp40,4 Juta Tercapai Lebih Awal

Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp40,4 juta di Desa Kedungsukun, Kecamatan Adiwerna tercapai.


Kirab Ritual Budaya, 35 Toa Pek Kong Diarak Keliling Kota Slawi

Kirab Ritual Budaya, 35 Toa Pek Kong Diarak Keliling Kota Slawi

Sedikitnya 35 toa pek kong dari berbagai kota di Indonesia hadir di kirab ritual budaya.


Bupati Minta Penelitian Dosen Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Bupati Minta Penelitian Dosen Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Bupati berharap para penerima dana hibah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Ristekdikti)


Dua Desa Terdampak Limbah B3, Penanganan Masuk Isu Strategis

Dua Desa Terdampak Limbah B3, Penanganan Masuk Isu Strategis

Adanya limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3 di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna dan Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari


Menuju Indonesia Satu Data, Apakah Anda Sudah Tercatat?

Menuju Indonesia Satu Data, Apakah Anda Sudah Tercatat?

Pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2020 memiliki peran penting serta manfaat bagi setiap individu, pemerintah, masyarakat, akademisi


Atlet Nasional Cabang Tenis Meja Didaulat Jadi Ketum NPCI

Atlet Nasional Cabang Tenis Meja Didaulat Jadi Ketum NPCI

Atlet nasional cabang olahraga tenis meja, Banyu Tri Mulyo menjadi ketua umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal Periode 2019 - 2024


Remaja Asal Kabupaten Tegal Wakili Jateng di Wajah Pesona Indonesia 2019

Remaja Asal Kabupaten Tegal Wakili Jateng di Wajah Pesona Indonesia 2019

Remaja asal Kabupaten Tegal, Yovensius Bara Tresno Adi akan maju ke tingkat nasional mewakili Jawa Tengah di ajang Wajah Pesona Indonesia 2019 of Asia.


Parenting Skill Wujudkan Indonesia Bright Children, Bright Future

Parenting Skill Wujudkan Indonesia Bright Children, Bright Future

Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak sangatlah penting.


Kabupaten Tegal Masuk 20 Daerah Pelaksana SLRT Kemensos se Indonesia

Kabupaten Tegal Masuk 20 Daerah Pelaksana SLRT Kemensos se Indonesia

Komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mengatasi permasalahan sosial akan terus ditingkatkan.


4,2 Hektare Lahan di Desa Pesarean Masih Kumuh

4,2 Hektare Lahan di Desa Pesarean Masih Kumuh

Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono mengakui di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna ada 4,2 hektare termasuk daerah kumuh.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!