Sepakbola
Share this on:

Akhiri Penantian Panjang dan Selebrasi Satu Mata

  • Akhiri Penantian Panjang dan Selebrasi Satu Mata
  • Akhiri Penantian Panjang dan Selebrasi Satu Mata

LONDON - Penyerang Liverpool Daniel Sturridge harus menunggu selama 2.379 hari untuk tampil sebagai starter di ajang Liga Champions. Sebelum kemarin (19/9), Sturridge masuk dalam starting XI ketika masih membela Chelsea. Yakni saat bermain lawan Napoli pada 14 Maret 2012 di leg kedua babak 16 besar.

Dan Sturridge pun membayar lunas penantiannya tersebut dengan gol. Dipercaya menggantikan Roberto Firmino yang matanya tercolok saat lawan Tottenham Hotspur Sabtu (15/9) lalu, gol kemarin menjadi gol perdananya di Liga Champions musim ini.

“Ini adalah pertandingan yang brilian dari awal sampai akhir. Saya pikir kami bertahan dengan baik, kami juga memberikan semua yang bisa kami lakukan sehingga kami bisa mendapatkan hasil akhir yang memang layak kami dapatkan,” tutur pemain berusia 29 tahun tersebut saat diwawancara UEFA.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp juga memberikan apresiasi kepada Sturridge untuk golnya kemarin. Klopp berkata gol oleh Sturridge menunjukkan tanda kalau dirinya bukan sekedar penghangat bangku cadangan.

“Sebelum pertandingan saya berkata kepada Daniel (Sturridge) kalau dia ada dalam kondisi fisik dan mental terbaik sejak saya bertemu dengannya pertama kali pada Oktober 2015. Dan dia memang membuktikannya,” ucap Klopp seperti ditulis 101 Great Goals.

Mengenai Firmino, Klopp berkata Senin (17/9) lalu kondisi Firmino tidak seberapa bagus. Tapi 24 jam sebelum pertandingan, Firmino mendatanginya dan berkata kalau dia baik-baik saja.

Nah, setelah mencetak gol kemenangan kemarin maka Firmino pun melakukan selebrasi unik. Penyerang Brasil itu berlari ke sudut lapangan sambil menutup mata kirinya. Firmino seperti memberikan kalau satu mata pun dia bisa mencetak gol. Mata kiri Firmino pada Sabtu (15/9) lalu tercolok oleh lambaian tangan bek Spurs Jan Vertonghen.

Mengomentari selebrasi gol Firmino yang dilakukan dengan menutup satu mata menurut patner lini depan Firmino, Sadio Mane, cukup senang. Sebab 24 jam sebelum bertanding Mane mengiriminya pesan kalau tim sangat membutuhkannya.

“Setelah kita melihat bagaimana Bobby (Firmino) melakukan gol dengan gaya no look maka saya yakin kalau dia tidak membutuhkan mata untuk mengetahui dimana letak gawang lawan,” canda Mane seperti ditulis ESPN. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pesta Kedelapan La Pulga
Pesta Kedelapan La Pulga

Berita Sejenis

Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

Indonesia Satu Grup dengan Malaysia

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia masuk dalam Grup G pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar bersama negara tetangga Malaysia.


Ambisi Sadio Mane dan Riyad Mahrez

Ambisi Sadio Mane dan Riyad Mahrez

Tim kuda hitam Aljazair melanjutkan kejutannya hingga mencapai babak final Piala Afrika 2019, Sabtu (20/7) dinihari WIB..


Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Griezmann Bukan Sekadar Pelapis

Bagi Atletico Madrid, kedatangan Antoine Griezmann ke kandang musuh bebuyutanya, Barcelona adalah satu dari sekian rahasia yang harus dipendam dalam-dalam.


Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Bokek, Barcelona Urung Rekrut Neymar dan Griezman

Pergerakan Neymar dan Antoine Griezman ke Barcelona seolah menemui tembok terjal.


Peru vs Brasil, Bukti Penantian 44 Tahun

Peru vs Brasil, Bukti Penantian 44 Tahun

Peru akan menantang Brasil di Final Copa America, Senin (8/7) dinihari WIB.



Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Argentina vs Cile, Laga Beraroma Dendam

Kegagalan di final Copa America 2016 dan 2015 silam masih terasa pahit di benak pemain Argentina.


Kalah 5-0 di Fase Grup, Bukan Jaminan Brasil Menang vs Peru di Final

Kalah 5-0 di Fase Grup, Bukan Jaminan Brasil Menang vs Peru di Final

Datang dengan status tak diunggulkan, Peru menyegel satu tempat tersisa di final untuk bertemu dengan tuan rumah Brasil.


Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Tuan rumah Brasil dan Argentina harus bertemu lebih awal di babak semifinal Copa America 2019.


Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Lampard Bukan Satu-satunya Kandidat Pelatih Baru Chelsea

Penasihat Teknik dan Performa Chelsea, Petr Chech, mengatakan, Frank Lampard bukanlah satu-satunya kandidat sebagai manajer klub.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!