Sepakbola
Share this on:

Ambisi Tinggi Generasi Emas Belgia

  • Ambisi Tinggi Generasi Emas Belgia
  • Ambisi Tinggi Generasi Emas Belgia

BRUSSELS - Timnas Belgia masih dimaafkan bila optimal di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016 dengan dalih skuad belum matang. Namun, untuk Piala Dunia 2018, alasan tersebut tidak bisa diterima.

Sebab, mayoritas personel yang ada saat ini juga sudah bersama-sama sejak edisi 2014. Apalagi, banyak yang mengklaim bahwa inilah saat paling tepat bagi generasi emas Belgia unjuk gigi.

Nama-nama seperti Thibaut Courtois, Jan Vertonghen, Kevin de Bruyne, Eden Hazard, dan romelu Lukaku bisa dibilang sedang berada di peak performance masing-masing. Pertanyaannya, bisakah?

Sejauh ini, tanda-tanda untuk itu sudah terlihat. Sejak kemenangan 3-0 melawan Siprus di kualifikasi Piala Dunia 2018 (7/9/2016), De Rode Duivels belum terkalahkan di total 18 pertandingan mereka. Rinciannya, 13 menang dan lima seri. Dan, laga melawan Kosta Rika dinihari nanti adalah tes terakhir Belgia sebelum menghadapi Panama di laga pertama Piala Dunia grup G (18/6).

Hal itu yang membuat pelatih Roberto Martinez pede bahwa hasil di Rusia nanti bisa lebih baik dari pencapaian pendahulunya Marc Wilmots di edisi 2014. Kala itu, Belgia hanya menjejak perempat final. Capaian serupa dicatatkan Martinez di Euro dua tahun lalu.

Dan, ketergantungan terbesar pelatih berkebangsaan Spanyol itu ada pada Hazard. ''Sangat menyenangkan bisa menyaksikannya (Hazard, Red) semakin matang dan dewasa dalam dua tahun terakhir. Dan, dia membagi progresnya itu kepada rekan setimnya,'' kata Martinez seperti dilansir Daily Mail.

Setelah musim yang buruk di Chelsea dengan hanya juara Piala FA, tidak berlebihan bila gelandang 27 tahun tersebut sangat termotivasi di Rusia. Dalam setahun terakhir penampilannya bersama Belgia, Hazard total bermain di delapan pertandingan dengan lima gol dan membukukan tiga assist. Bahkan, bila ditotal selama kualifikasi, Hazard terlibat dalam 11 gol Belgia (enam gol dan lima assist).

Nah, terlalu mengandalkan Hazard juga bisa jadi bumerang. Piala Dunia 2014 dan Euro dua tahun lalu jadi bukti konkret. Hazard yang digadang-gadang moncer malah melempem.

''Saya memang pemimpin di lapangan. Namun, kami juga memiliki banyak pemain bagus yang bisa berbicara selama pertandingan,'' kata Hazard. ''Kami tahu diri kami. Kami bermain untuk tim-tim besar di Inggris, Italia, dan Spanyol. Ya, kami saat ini memiliki generasi emas dan ingin memenangkan gelar,'' sambungnya. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Jaring Jadi Koleksi Museum
Jaring Jadi Koleksi Museum

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Amunisi Lawas Liverpool Mulai Waswas

Amunisi Lawas Liverpool Mulai Waswas

Musim baru selalu menghadirkan ekspektasi baru. Termasuk ambisi dari pemain baru. Itu pula alasan sejumlah klub berpartisipasi di turnamen pramusim.


Ambisi Revans Semifinal 1998

Ambisi Revans Semifinal 1998

Kroasia memiliki urusan yang belum selesai dengan Prancis.


Grizzi Serasa di Los Rojiblancos

Grizzi Serasa di Los Rojiblancos

Prancis sukses menduplikasi gaya main Belgia saat menyisihkan Brasil dari perempat final (7/7).


Duel Talenta Terbaik

Duel Talenta Terbaik

Tahun ini bisa menjadi kesempatan terbaik dari Prancis maupun Belgia menjuarai Piala Dunia.


Susah Payah Kalahkan Jepang, Belgia Kandidat Kuat Juara

Susah Payah Kalahkan Jepang, Belgia Kandidat Kuat Juara

Belgia memang layak disebut sebagai calon kuat juara Piala Dunia 2018.


Lawan Jepang, Belgia Butuh Magic Lukaku

Lawan Jepang, Belgia Butuh Magic Lukaku

Romelu Lukaku tak pernah setajam ini ketika berkostum timnas Belgia. Lukaku bahkan tak pernah menciptakan dua kali brace (dua gol) dalam satu major tournament.


Belgia Lawan Inggris Sesungguhnya

Belgia Lawan Inggris Sesungguhnya

Inggris dan Belgia sama-sama sudah memastikan kelolosan ke babak 16 besar sejak matchday kedua (24/6) lalu.


Percepat Kesembuhan Hummels

Percepat Kesembuhan Hummels

Kalau Toni Kroos mendapatkan apresiasi tinggi maka hal sebaliknya dialami oleh Jerome Boateng.


Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Tak Ingin Bernasib seperti Three Lions

Memiliki generasi emas memang memperbesar kans berbicara banyak di major event. Namun, bukan berarti sudah digaransi trofi.


Mereka yang Comeback di Pila Dunia setelah Cedera

Mereka yang Comeback di Pila Dunia setelah Cedera

Penyerang Belgia Michy Batshuayi mengalami cedera engkel kiri yang sangat serius pada Revierderby 15 April lalu di Veltins-Arena.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!