Sepakbola
Share this on:

Awal Manis Juventus tanpa Sarri

  • Awal Manis Juventus tanpa Sarri
  • Awal Manis Juventus tanpa Sarri

PARMA - Juventus memulai musim ini dengan manis. Meski tak didampingi sang alenatore, mereka mampu mengemas kemenangan 1-0 atas Parma pada pekan pertama Liga Italia di Stadion Ennio Tardini, Minggu (25/8) dini hari. Setidaknya Giorgio Chiellini sudah mampu membuat langkah yang baik.

Bentrok kedua tim berlangsung sengit. Juventus sebagai tamu mampu menguasai permainan. Lini tengah Juventus begitu solid lewat kerja sama Blaise Matuidi, Sami Khedira, Miralem Pjanic. "Kami datang dengan raihan poin bagus. Ini modal bagus. Parma juga bermain dengan pertahanan yang solid. Beberapa kali mengancam lewat tembakan langsung," ujar Leonardo Bonucci kepada Tuttosport, kemarin.

Laveccia Signora (julukan Juventus) memang tampil beringas. Ini dibuktikan dengan hadirnya Cristiano Ronaldo. Ia memiliki banyak peluang bahkan menjadi membuka keunggulan Juventus memanfaatkan umpan Sami Khedira. Hanya saja sundulannya masih berada di atas mistar gawang Parma pada menit ke-12.

Semenit berselang Parma membalas melalui tendangan jarak dekat Roberto Inglese yang masih bisa ditepis oleh Wojciech Szczesny. Kapten Juventus Giorgio Chiellini akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21. Tendangan Alex Sandro dari luar kotak penalti disontek Chiellini yang membobol gawang Parma.

Ronaldo kembali melewatkan peluang untuk menempatkan namanya di papan skor. Berada di posisi yang baik, tendangan Ronaldo malah menyamping di sisi kiri gawang Parma pada menit ke-29.

Pada menit ke-34, Ronaldo akhirnya bisa membobol gawang Parma. Namun gol itu dianulir oleh wasit karena Ronaldo sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan Douglas Costa.

Di babak kedua, Juventus masih mendominasi jalannya pertandingan dan Parma hanya sesekali menyerang melalui skema serangan balik. Berbagai upaya termasuk dari Ronaldo terus dilakukan tetapi performa gemilang Luigi Sepe membuat Juventus tidak bisa mencetak gol tambahan hingga akhir babak kedua. Skor 1-0 buat kemenangan Bianconeri tak berubah hingga babak kedua usai.

Ya, laga Maurizio Sarri harus absen dalam dua pertandingan awal Juventus di Liga Italia setelah didiagnosis menderita penyakit pneumonia. Sarri absen mendampingi skuat Si Nyonya Tua dalam laga menghadapi Parma sebelum bertemu dengan klub yang pernah ia latih, Napoli, pada akhir Agustus.

Sebelumnya, pelatih berusia 60 tahun itu juga terpaksa absen kala Juventus melakoni laga pramusim melawan Triestina pada akhir pekan lalu. Pihak klub mengumumkan bahwa Sarri mengidap pneumonia yang mengharuskan dirinya untuk absen.

Kondisi Sarri dikabarkan telah membaik, namun klub yang bermarkas di Turin tersebut memberikan waktu untuk Sarri agar dapat memulihkan diri terlebih dahulu sebelum mendampingi Juventus kembali.

"Maurizio Sarri menjalani tes medis lebih lanjut hari ini, yang menunjukkan tanda peningkatan secara klinis. Untuk dapat sepenuhnya pulih dari radang paru-paru yang menyerang dirinya selama beberapa hari terakhir, sang pelatih tidak akan duduk di bangku cadangan dalam dua pertandingan Seria A pertama melawan Parma dan Napoli," paparnya.

"Keputusan ini diambil untuk mengizinkan sang pelatih, yang bahkan hari ini pergi ke JTC (Juventus Training Center) untuk berkoordinasi dengan stafnya agar dapat melanjutkan kegiatannya segera," demikian pernyataan klub yang dikutip dari laman resmi Juventus.

Posisi Sarri sementara akan diisi oleh asistennya, Giovanni Martusciello untuk mendampingi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berlaga. Diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya Juventus dipaksa untuk memulai musim Serie A baru tanpa pelatih mereka di pinggir lapangan.

Pada musim 2012/2013, Antonio Conte tak dapat menemani Juventus berlaga selama 10 bulan akibat skandal Calcioscommesse, dan langsung diambil alih oleh Massimo Carrera. Alhasil Conte mendapat hukuman tak diperbolehkan untuk berada di pinggir lapangan pada pertandingan Serie A.

FIFA juga menambah hukumannya dari laga domestik menjadi di seluruh kompetisi yang dilakoni Juventus. Tujuh musim lalu, Juventus juga bermain tanpa pelatih, ketika menghadapi Parma dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Perancis vs Turki, Diprediksi Ketat sampai Akhir Laga

Perancis vs Turki, Diprediksi Ketat sampai Akhir Laga

Ada tiga hal yang dilarang saat kita menyinggung soal Turki. Pertama, semua yang menyangkut Armenia dan pembantaian ribuan pengungsi Yerevan awal perang dunia p


Siapa Lagi yang Menyusul Dipecat?

Siapa Lagi yang Menyusul Dipecat?

Awal musim 2019/2020 menjadi mimpi buruk sejumlah pelatih di liga elite Eropa.


Juventus Mulai Tunjukkan Dominasi

Juventus Mulai Tunjukkan Dominasi

Juventus mengudeta Inter Milan setelah memenangi Derby dItalia pada giornata ketujuh Serie A.


Dembele Terancam Absen di El Clasico

Dembele Terancam Absen di El Clasico

Barcelona menunjukkan kelas mereka yang sesungguhnya dengan menggasak Sevilla empat gol tanpa balas untuk naik ke posisi kedua klasemen sementara La Liga.


Juventus Memang Sudah Menang Pamor

Juventus Memang Sudah Menang Pamor

Tampil perkasa di hadapan pendukung yang memadati Allianz Stadium, Juventus membenamkan mimpi Bayer Leverkusen yang menargetkan mencuri poin di pertemuan pertam


Juventus vs Leverkusen, Kans Amankan Poin Penuh

Juventus vs Leverkusen, Kans Amankan Poin Penuh

Juventus bakal kedatangan tamu dari tim Jerman, Bayer Leverkusen. Di Liga Champions, menjadi pertemuan pertama mereka di Allianz Stadium Turin, Rabu (2/10) dini


Manchester United VS Arsenal, Ujian Konsistensi Solksjaer

Manchester United VS Arsenal, Ujian Konsistensi Solksjaer

Kembali bertemu Arsenal memberi mimpi buruk bagi Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih Berpaspor Norwegia ini terlalu lambat melaju sejak awal musim ini.


Revolusi Ngotot ala Sarri

Revolusi Ngotot ala Sarri

Tre Difensori atau tiga bek memang selalu menjadi andalan Juventus pada musim-musim sebelumnya.


Juventus vs SPAL, Saatnya Kembali Rebut Takhta

Juventus vs SPAL, Saatnya Kembali Rebut Takhta

Berita kematian sang nenek membuat Alex Sandro harus kembali ke Brasil. Kepergiannya membuat kekosongan di lini pertahanan Juventus.


Kalahkan Lazio 1-0, Inter Kudeta Juventus

Kalahkan Lazio 1-0, Inter Kudeta Juventus

Inter Milan akhirnya memupus dominasi Juventus. Skuat Antonio Conte melanjutkan laju kemenangannya di Liga Italia.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!