Sepakbola
Share this on:

Beda Nasib Bagus dan Bagas

  • Beda Nasib Bagus dan Bagas
  • Beda Nasib Bagus dan Bagas

Amiruddin Bagus Kahfi tak mengejar gelar top skorer. Utamanya Indonesia bisa juara (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

SIDOARJO - Saudara kembar Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kahfi menjadi bintang pada laga melawan Vietnam tadi malam. Sebagai striker, Bagus mencetak dua gol. Dia kini menjadi top scorer sementara Piala AFF U-16 2018 dengan enam gol.

Bagus mencetak masing-masing dua gol ke gawang Filipina, Myamar, dan Vietnam. Yang menarik, salah satu gol Bagus ke gawang Vietnam lahir berkat kolaborasi dengan Bagas.

Berawal dari penetrasi di sisi kiri pertahanan Vietnam, Bagas kemudian menyodorkan umpan matang yang dikonversi menjadi gol oleh Bagus. Jika melihat prosesnya, gol itu layak dinobatkan sebagai yang terbaik pada laga tersebut.

”Memang saya sangat beruntung mempunyai Bagas dan Bagus di tim ini,” kata pelatih timnas U-16 Indonesia Fakhri Husaini.

Bagus selalu menjadi pilihan utama Fakhri. Namum, tadi malam dia bukan starter. Pemain asli Magelang itu masuk pada babak kedua untuk menggantikan Sutan Zico. Meski begitu, Bagus langsung menjawab dengan dua gol.

”Saat ini dia top scorer. Bagus lebih kuat dan tangguh di luar kotak penalti. Sedangkan Zico lebih cerdas di dalam kotak penalti,” tutur Fakhri.

Kalau Bagus moncer dengan dua gol, Bagas harus mengakhiri laga lebih cepat. Dia diusir wasit karena terlibat kontak fisik dengan penyerang Vietnam Vo Nguyen Hoang pada menit ke-60. (nia/c11/ca/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bonucci Kembali ke Nomor 19
Bonucci Kembali ke Nomor 19

Berita Sejenis

Dijamu Lyon, Barcelona Berharap Tuah Messi

Dijamu Lyon, Barcelona Berharap Tuah Messi

Selama Lionel Messi bermain, maka mengeksekusi penalti menjadi tugasnya. Predikat sebagai kapten tim dan superstar jadi faktor utama.


Bayern Muenchen Waspadai Kecepatan Pemain Liverpool

Bayern Muenchen Waspadai Kecepatan Pemain Liverpool

Jangan ragukan produktivitas gol Liverpool dan Bayern Muenchen musim ini.


Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

Sama-sama cari sekoci. Itulah yang diusung tactician Chelsea Maurizio Sarri dan Manchester United Ole Gunnar Solskjaer.


Timnas U-22 Latihan Pagi dan Sore Hari Ini

Timnas U-22 Latihan Pagi dan Sore Hari Ini

Timnas U-22 Indonesia sudah tiba di Phnom Penh, Kamboja, dalam persiapan menuju Piala AFF U-22 2019 segera dimulai.


Bale dan Ramos Bisa Kena Sanksi

Bale dan Ramos Bisa Kena Sanksi

Aral terjal menghadang Real Madrid yang tengah merajut langkah untuk bangkit.


Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Keylor Navas Lebih Pantas dari Octopus

Thaibaut Courtois memang berstatus kiper utama Real Madrid untuk Liga Champions dan La Liga. Sedangkan jatah Keylor Navas "hanya" Copa del Rey.


El Clasico, Antara Duplikasi CR7 dan Wajah La Masia

El Clasico, Antara Duplikasi CR7 dan Wajah La Masia

Vinicius Junior dan Carles Alena bakal menjadi sorotan pada El Clasico dini hari nanti WIB.


Liga Berbeda, Ronaldo-Messi Berburu Top Scorer

Liga Berbeda, Ronaldo-Messi Berburu Top Scorer

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah berada di kompetisi berbeda.


Ditangan Solskjaer, Pogba dan Rashford Makin Ciamik

Ditangan Solskjaer, Pogba dan Rashford Makin Ciamik

Kolaborasi ciamik Paul Pogba dan Marcus Rashford pada era caretaker Ole Gunnar Solskjaer melambungkan Manchester United.


Jamu Huddersfield, Jangan Sampai Kalah Lagi Chelsea!

Jamu Huddersfield, Jangan Sampai Kalah Lagi Chelsea!

Sejak Roman Abramovich menjadi pemilik Chelsea pada Juni 2003 hanya ada dua kata yang membuat seorang pelatih nyaman di kursinya. Piala dan stabil.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!