Sepakbola
Share this on:

Bisa Berantakan tanpa HurriKane

  • Bisa Berantakan tanpa HurriKane
  • Bisa Berantakan tanpa HurriKane

LONDON - Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane terduduk sambil meringis kesakitan di penghujung laga Spurs lawan Manchester United (14/1) lalu. Sang pelatih Mauricio Pochettino segera paham ada yang tak beres dengan penyerang andalannya itu.

Kekhawatiran Pochettino terbukti. Pemain 25 tahun itu mengalami cedera ligamen engkel kiri. Hasil pemeriksaan tim dokter Spurs kemarin (16/1) menyatakan Kane harus menepi sampai awal Maret.

Mantan winger Spurs Chris Waddle dalam wawancara dengan BBC Radio 5 menuturkan kehilangan Kane menjadi pukulan besar buat skuad Pochettino. Apalagi periode kehilangan pemain berjuluk HurriKane ini terjadi ketika Spurs sangat dekat dengan kesuksesan meraih trofi.

Di Piala Liga, piala domestik terakhir yang dimenangi Spurs musim 2007-2008, musim ini The Lily Whites menapak ke semifinal. Pada leg pertama (9/1) di Stadion Wembley, Spurs menang 1-0 atas Chelsea. Tanpa adanya Kane, Spurs pantas ketar-ketir buat menyongsong leg kedua di Stamford Bridge 25 Januari mendatamng.

“Absennya Kane sampai Maret jelas menghancurkan Spurs. Mereka harus mencari ke seluruh Eropa untuk mendapatkan seorang pemain depan sekelas Kane dan tugas ini jelas tak gampang,” tutur Waddle kepada BBC Radio 5.

Kane pada musim ini masih menjadi kontributor terbesar produktivitas Spurs di semua ajang. Bapak dua anak itu menggelontorkan 20 gol dari total 69 gol Spurs musim ini.

Sky Sports kemarin membeberkan fakta hasil Spurs di Premier League bersama Kane dan tanpa Kane. Sejak menjalani debut musim 2014-2015, Kane melakoni 151 laga dengan 90 diantaranya berujung kemenangan. Kemudian 31 seri dan 30 kalah.

Adanya Kane juga membuat rerata gol per laga Spurs ada di angka dua. Kemudian poin per laga jika Kane berada dalam tim mencapai angka dua. Persentase kemenangan Spurs bersama Kane menyentuh angka 60 persen.

Sementara tanpa Kane di Premier League terdapat 23 laga dimana 13 diantaranya berhasil dimenangi Spurs. Lalu lima seri dan lima kalah.

Lantas poin per laga Spurs tanpa Kane merosot 0,4 dibanding saat ada Kane. Yakni 1,6. Sama halnya dengan poin per laga tanpa Kane berkurang 0,1 dikomparasi saat Kane bermain di lapangan yakni 1,9. Sedangkan persentase kemenangan Spurs tanpa Kane 'hanya' 57 persen. Atau berkurang tiga persen jika dibandingkan saat Kane bermain.

Nah, dari daftar riwayat cedera engkel penyerang yang hobi golf itu cedera jenis ini tidaklah asing. Pada September 2016, Maret 2017, dan Maret 2018 Kane terpapar cedera yang sama.

Dan diantara ketiga periode cedera sebelumnya, lama absen terpanjang Kane terjadi pada September 2016 yakni menepi 49 hari. Sedangkan Maret 2017 hanya 24 hari. Lantas Maret 2018 hanya 20 hari.

“Hebatnya Kane tak mengalami kesulitan buat menemukan kembali ritme ketajaman setelah mengalami cedera ini. Malah ketika musim 2016-2017 dimana Kane cedera engkel dua kali semusim, dia menutup periode tersebut dengan gelar Golden Boot Premier League,” tulis Sky Sports.

Pada musim 2016-2017, Kane absen delapan laga Premier League. Meski hanya tampil dalam 30 matchweek, namun jumlah gol Kane mencapai angka 29 gol di penghujung musim.

Cedera sepertinya malah menjadi cambuk motivasi tersendiri buat Kane. Buktinya tahun lalu, hanya berselang tiga bulan pasca cedera engkel suami Katie Goodland malah bisa meraih gelar sepatu emas Piala Dunia 2018 bersama Inggris.

Sementara itu, menurut salah satu sumber internal Spurs mengatakan kepada Standard jika cedera Kane ini bisa pulih lebih cepat dari perkiraan semula. Dari prediksi kesembuhan Kane terjadi awal Maret bisa digeser menjadi akhir Februari.

Sumber tersebut berkata hal itu berkaca pada kasus cedera engkel Kane pada Maret 2017. Setelah cedera lawan Everton (5/3/2017), musim Kane disebut sudah berakhir. Nyatanya 24 hari kemudian, Kane sudah tampil saat bertemu Watford (8/4/2017).

“Kane adalah pemain yang spesial. Dia bisa melampaui batas-batas tubuhnya dan dia mengetahui sampai di titik mana dia harus memaksa tubuhnya,” testimoni pelatih Spurs Pochettino dua tahun lalu seperti ditulis Standard. (dra)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Brasil vs Argentina, Tuan Rumah Harus Bisa Hentikan Messi

Tuan rumah Brasil dan Argentina harus bertemu lebih awal di babak semifinal Copa America 2019.


Indonesia-Australia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Indonesia-Australia Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Federasi Sepak Bola Australia (FFA) mengatakan Australia telah mengadakan pembicaraan dengan Indonesia.


Argentina Bisa Jumpa Brasil di Semifinal

Argentina Bisa Jumpa Brasil di Semifinal

Seluruh pertandingan di babak penyisihan grup Copa America 2019 sudah selesai digelar.


De Rossi Pilih AC Milan? Bisa Jadi

De Rossi Pilih AC Milan? Bisa Jadi

Bursa transfer musim panas Serie A bakal dikejutkan dengan manuver AC Milan.


Luis Suarez Belum Bisa Move On

Luis Suarez Belum Bisa Move On

Luis Suarez belum bisa move on dari pengalamannya di musim lalu, utamanya setelah gagal membawa Barcelona menjuarai Liga champions.


Tanpa Neymar, Start Brasil Mulus

Tanpa Neymar, Start Brasil Mulus

Brasil sukses memetik hasil postiif di laga pembuka Copa America 2019, meski bermain tanpa Neymar, Sabtu (15/6) kemarin.


Hazard Diperkenalkan Tanpa Nomor Punggung

Hazard Diperkenalkan Tanpa Nomor Punggung

Real Madrid akhirnya resmi memperkenalkan Eden Hazard di Santiago Bernabeu, Kamis (13/6) waktu setempat.


Alumni La Decima Bisa Tergusur

Alumni La Decima Bisa Tergusur

Eden Hazard bukan jadi pemain terakhir yang dibeli Real Madrid musim ini.


Gagal Juara Lagi, De Ligt Kecewa

Gagal Juara Lagi, De Ligt Kecewa

Bintang timnas Belanda Matthijs De Ligt tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai final UEFA Nations League, Senin (10/6) dinihari, kemarin.


Final Europa League, Laga Terakhir Cech dan Koscielny

Final Europa League, Laga Terakhir Cech dan Koscielny

Petr Cech bisa jadi menjadi sosok yang paling disorot saat final Europa League Chelsea vs Arsenal di Olimpyc Stadium Baku, pekan ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!