Sepakbola
Share this on:

Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya

  • Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya
  • Bisa-bisa "Khianati" Kakeknya

**** - Tren oriundi tidak hanya berlaku kepada timnas Italia. Di Swedia, ada satu pemain yang bahkan memiliki darah ganda antara Swedia dan Italia. Dia adalah penyerang John Alberto Guidetti.

Ya, penyerang 25 tahun itu mengaku bahwa Italia lebih dari sekadar negara keduanya. Sebab, kakek dari Guidetti adalah seorang Italia, tepatnya berasal dari Ferrara. Sang kakek pula yang memberikan nama tengahnya yang khas Italia.

Namun, jelang bentrokan dua leg melawan Gianluigi Buffon dkk di playoff Piala Dunia 2018, Guidetti mengaku akan mengkhianati kakeknya. ''Saya suka italia. Namun, saya cinta Swedia,'' ujar striker Celta Vigo itu seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

Menurut dia, meski Gli Azzurri berstatus favorit, Swedia yang sudah berjuang sangat hebat di grup yang yang dihuni Belanda dan Prancis selama kualifikasi bisa mengejutkan. Apalagi, leg pertama Sabtu (11/11) Swedia bertindak sebagai tuan rumah di Friends Arena.

Tetapi, bagi Guidetti yang lebih menantang adalah saast leg kedua. Menurut dia, bertanding di San Siro, yang rencananya akan menjadi venue, sangat spesial karena dia memang menjadi penggemar Serie A saat masih kecil.

''Tim yang pertama saya dukung adalah Lazio dengan Sven-Goran Eriksson saast mereka scudetto (musim 1999-2000) dan juga Bologna. Piala Dunia pertama yang saya tonton di TV adalah Prancis 1998. Dan, karena Swedia tidak berada di sana maka saya mengidolakan Roberto Baggio dan Christian Vieri,'' beber pemilik 19 caps bersama Sweden itu.

Meski mengidolakan sepakbola Italia sejak dini, namun darah Guidetti tetap Swedia. Itu terbukti dari karir timnas junior hingga senior dia tetap memilih Swedia. Di samping memang tidak pernah ada kontak dari timnas Italia untuk pemanggilannya.

''Melawan Italia sangat istimewa bagi saya karena. Selain karena saya ada darah Italia, kami juga punya rumah di Roma. Kakek saya juga berasal dari Ferrara dan dimakamkan di sana,'' pungkasnya. (io/jpnn)

Berita Sebelumnya

Begini Nyentrik ala Ibrahimovic
Begini Nyentrik ala Ibrahimovic

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Barcelona mendapat angin segar. Dua hari jelang lawatan ke Giuseppe Meazza, mereka sudah bisa menyertakan Lionel Messi.


Setelah Solari, Muncul Poche dan Martinez

Setelah Solari, Muncul Poche dan Martinez

Santiago Solari benar-benar tidak bisa tenang selama menukangi Real Madrid di dua pekan mendatang.


Bisa Apa Tanpa La Pulga?

Bisa Apa Tanpa La Pulga?


Perez Sudah Kontak Conte, Lopetegui Bisa Pergi

Perez Sudah Kontak Conte, Lopetegui Bisa Pergi

Jeda internasional bulan ini sudah berakhir. Entrenador Real Madrid Julen Lopetegui kembali deg-degan.


Jule Takkan Selevel Mbappe

Jule Takkan Selevel Mbappe

Karir Julian Draxler di Paris Saint-Germain (PSG) musim ini selalu berada di balik bayang-bayang Kylian Mbappe. Draxler hanya bisa menembus starter saat Mbappe


Debut Langsung Borong Dua Gol

Debut Langsung Borong Dua Gol

Legenda atletik dunia Usain Bolt ternyata langsung bisa dahsyat di sepak bola.


Bisa Nomor Satu Lagi

Bisa Nomor Satu Lagi

Sergio Romero berpotensi kembali mengawal gawang Timnas Argentina. Padahal, Romero sudah enam bulan tersisih dari skuad La Albiceleste.


Sampai di Tanah Air, Egy Belum Bisa Main

Sampai di Tanah Air, Egy Belum Bisa Main

Egy Maulana Vikri sudah berada di tanah air dan bergabung dengan timnas U-19.


Wembley Sepi, Hurrikane Berulah

Wembley Sepi, Hurrikane Berulah

Ternyata, Tottenham Hotspur tidak bisa tenang menikmati kemenangan 1-0 atas Cardiff (6/10).


CR7 Bisa Dipecat Sponsor

CR7 Bisa Dipecat Sponsor

Musim pertama Cristiano Ronaldo di Juventus sangat terjal. Selain sempat merasakan scoreless dan kartu merah, kini CR7 menghadapi kasus lama yang kembali mengem



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!