Sepakbola
Share this on:

Bisa Jadi Ajang Pemungkas Rino

  • Bisa Jadi Ajang Pemungkas Rino
  • Bisa Jadi Ajang Pemungkas Rino

CARSON - International Champions Cup (ICC) bisa jadi ajang pertama sekaligus terakhir bagi allenatore AC Milan Gennaro Gattuso musim ini. Itu setelah Antonio Conte semakin dekat untuk menukangi Leonardo Bonucci dkk.

Wacana mengganti Rino dengan Conte memang berembus semakin kencang pasca revolusi di manajemen Milan. Sebagaimana diketahui, rezim Li Yonghong sudah berganti dengan Elliott Management. Setelah mendepak Li, Marco Fassone, dan Massimiliano Mirabelli, Gattuso disebut-sebut jadi nama berikutnya yang terdepak.'

Apalagi, secara pengalaman, Conte jelas jauh lebih baik daripada Gattuso. Direktur olahraga anyar Milan Leonardo Araujo bahkan secara intens menghubungi eks pelatih timnas Italia itu untuk segera merapat ke San Siro. ''Menjadi pelatih jauh lebih sulit dibandingkan saat masih aktif,'' kata Gattuso seperti dilansir Football Italia.

Namun, kans lengsernya Rino masih bisa batal. Sebab, Conte saat ini masih mengurus "gono-gini" dengan eks klubnya Chelsea lantaran dipaksa mundur saat The Blues mendatangkan Maurizio Sarri dari Napoli.

Kemungkinan berikutnya adalah bila Gattuso mampu menampilkan performa menawan selama ICC di Amerika Serikat. Dan, ujian pertama akan menghadapi Manchester United pagi ini.

Pelatih 40 tahun itu beruntung lantaran sebagian besar pemainnya bisa diturunkan. Berbeda dari United yang masih akan minus beberapa pemain yang tampil di Piala Dunia Rusia seperti Romelu Lukaku, Marcus Rashford, dan Marouane Fellaini.

Meski begitu, Gattuso mengatakan bahwa peluang menang timnya tidak serta-merta lebih besar meski United minus tujuh pemain inti. Masih ada Alexis Sanchez, Juan Mata, dan Anthony Martial yang bisa mengejutkan.

''Selama 20 tahun, dia (Jose Mourinho, Red) selalu ada di level teratas. Mentalnya dan kemampuannya mengendalikan pemain bisa menjadi pembeda,'' kata Gattuso jelang laga nanti.

Tetapi, meski diunggulkan, Mou tidak bisa menutup kekesalannya terhadap tidak lengkapnya skuad di pramusim. Menurut pelatih berkebangsaan Portugal itu, hal tersebut bisa mengganggu persiapan tim secara keseluruhan untuk menghadapi matchweek pertama Premier League yang sudah dimulai dua pekan lagi.

Efek terbaru dari absennya pemain pilar terlihat saat United hanya memtik hasil seri di dua ujicoba sebelumnya melawan Club America (19/7) dan San jose Earthquakes (22/7).

''Saya senang dengan progres di dua pertandingan itu dan bagaimana kami menyikapinya. Namun, saya kesal karena kami tidak punya cukup pemain sedangkan tanggal 9 Agustus kami harus melakukan register tim,'' kata Mou. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Duel Racikan Tango
Duel Racikan Tango

Berita Sejenis

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa.


Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Pentas Piala AFF 2018 seolah menjadi ajang pelampiasan bagi Adisak Kraisorn.


Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

Jadi negara paling banyak meraih gelar juara Piala AFF tampaknya membuat Thailand bosan.


Juve dan Man United Sama-sama Optimis

Juve dan Man United Sama-sama Optimis

Juventus masih superior awal musim ini. Juve sudah mencatatkan streak 14 laga tak pernah kalah di semua ajang dengan 13 kali menang dan sekali imbang.


Timnas Akan Maksimalkan Set Piece

Timnas Akan Maksimalkan Set Piece

Kemarin pagi, skuad Garuda menjalani latihan pemungkas di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.


Tantang Inter, El Pistolero Melawan Kutukan

Tantang Inter, El Pistolero Melawan Kutukan

Luis Suarez boleh saja on fire dengan mencetak 6 gol dari 4 laga terbaru Barcelona di semua ajang.


Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Barcelona mendapat angin segar. Dua hari jelang lawatan ke Giuseppe Meazza, mereka sudah bisa menyertakan Lionel Messi.


Setelah Solari, Muncul Poche dan Martinez

Setelah Solari, Muncul Poche dan Martinez

Santiago Solari benar-benar tidak bisa tenang selama menukangi Real Madrid di dua pekan mendatang.


Bisa Apa Tanpa La Pulga?

Bisa Apa Tanpa La Pulga?


Jelang Lawan UEA, Fokus Pulihkan Mental dan Fisik

Jelang Lawan UEA, Fokus Pulihkan Mental dan Fisik

Pertandingan Timnas u-19 Indonesia melawan Qatar U-19 (21/10) berlangsung ketat dan. Skor yang berakhir 5-6 untuk kekalahan Garuda Nusantara jadi buktinya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!