Sepakbola
Share this on:

Bukan Liverpool Sesungguhnya

  • Bukan Liverpool Sesungguhnya
  • Bukan Liverpool Sesungguhnya

NEW YORK - Datang ke Amerika Serikat dengan status juara Liga Champions 2018/19, ternyata Liverpool tidak menunjukkan kelasnya sebagai tim juara. The Reds Liverpoolkembali gagal meraih kemenangan dalam laga uji coba pramusim. Kali ini, pasukan Jurgen Klopp harus puas bermain imbang 2-2 melawanSporting CPpada laga yang digelar di Yankee Stadium, New York, Kamis (25/7) pagi WIB.

Hasil negative ini memaksa runner up Premier League 2018/19 mencatat gagal menang dalam tiga laga uji coba terakhir. Pada dua laga sebelumnya, mereka dibuat malu oleh Sevilla dan Borussia Dortmund. Berbedaan kualitas yang mencolok antara pemain utama dan lapis kedua menjadi masalah utama Liverpool dalam laga uji coba kali ini.

Selama di Amerika, The Reds tidak diperkuat sejumlah pilar karena absen setelah membela negaranya di Copa America 2019 dan Piala Afrika. Jurgen Klopp sendiri masih menganggap wajar hasil kurang memuaskan yang diraih timnya selama menjalani tur pra musim kali ini.

Klopp menilai, meski ditahan imbang 2-2, timnya telah mengalami perkembangan yang positif. jika dibandingkan dengan dua laga sebelumnya. "Kami harus membuat semuanya lebih baik. Saya kira itu masih wajar karena kami sejatinya menuju ke sana. Banyak momen di babak pertama, pemilihan posisi kami jauh lebih baik, pertahanan juga lebih baik, kami bisa bermain lebih rapat terlepas dari kebobolan kedua kami," kelit Klopp diLiverpoolfc.com tentang permainan timnya.

Liverpool sejatinya sempat unggul dengan skor 2-1 atas Sporting pada babak pertama. Tetapi, mereka tidak mampu mempertahankan keunggulan di babak kedua. Gol Divock Origi danGeorginio Wijnaldumtidak cukup untuk memetik kemenangan.

Meski demikian, Klopp juga mengakui permainan pasukannya masih belum maksimal. Pasukannya masih belum mampu tampil konsisten di sepanjang pertandingan. Liverpool tampil ketat di babak pertama. Namun, saat mereka sudah unggul, permainan justru mengendor.

"Saya kira, di babak pertama sangat bagus, kemudian ada sedikit penurunan ketika semua pemain merasakan intensitas laga, tetapi itu wajar karena anda hanya perlu melawannya. Saya sangat menyukai pertandingan hari ini, kami menciptakan beberapa situasi bola mati yang bagus. Ini perkembangan yang sangat bagus bagi kami," katanya.

Di laga tersebut, Liverpool menurunkan sebagian besar pemain utamanya. Ada duet Joel Matip dan Virgil van Dijk di lini depan. Sementara, James Milner dan Jordan Hernderson jadi andalan di lini tengah.

Sayang, gawang Liverpool sudah bobol saat laga baru masuk menit ke-4. Bruno Fernandez yang diincar Manchaester United menunjukkan kelasnya setelah mencetak gol dari sepakan jarak jauh. Gol ini tidak lepas dari kesalahan Simon Mignolet.

Setelah kebobolan, Liverpool mulai menata permainan lebih baik. Pada menit ke-20, Divock Origi membuat skor menjadi imbang 1-1. Liverpool menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 usai Gini Wijnaldum mencetak gol pada menit ke-44. Pemain asal Belanda itu menerima umpan dari Alex Oxlade-Chamberlain.

Di babak kedua, Klopp tidak banyak melakukan perubahan. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Sporting. Pada menit ke-53, jala Liverpool kembali robek setelah pemain belakang Liverpool tidak mampu mengantisipasi umpan Bruno Fernandes dengan baik, bola kemudian disambar oleh Wendel untuk menjadi gol. Kedudukan imbang 2-2.

Lewat menit 60, Klopp melakukan sejumlah pergantian pemain. Adam Lallana, Rhyan Brewster dan Curtis Jones dimasukkan untuk membuat lini serang tampil berbeda. Tapi, tidak banyak peluang mencetak gol yang mereka dapatkan. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai.

Liverpool pada laga ini masih belum bisa memainkan para pemain intinya di lini serang. Mohamed Salah dan Sadio Mane masih libur usai tampil di Piala Afrika 2019. Lalu ada Roberto Firnimo yang bermain di Copa America 2019. Liverpool masih punya dua laga uji coba lagi yakni melawan Napoli (28/7) dan Lyon (1/8) sebelum berjumpa Manchester City pada ajang Community Shield (4/8). (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Jangan Sia-siakan Bale, Zidane!
Jangan Sia-siakan Bale, Zidane!

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Matip Pemain Terbaik Liga Inggris

Matip Pemain Terbaik Liga Inggris

Bek Liverpool Joel Matip, memenangkan penghargaan PFA Player of the Month.


Dembele Terancam Absen di El Clasico

Dembele Terancam Absen di El Clasico

Barcelona menunjukkan kelas mereka yang sesungguhnya dengan menggasak Sevilla empat gol tanpa balas untuk naik ke posisi kedua klasemen sementara La Liga.


Tottenham Bukan Tim Inggris Pertama yang Dikalahkan Telak

Tottenham Bukan Tim Inggris Pertama yang Dikalahkan Telak

Kekalahan Tottenham Hotspur 2-7 dari Bayern Munchen menjadi momen terburuk dalam sejarah 137 tahun klub yang bermarkas di White Hart Lane tersebut.


Liverpool vs Salzburg, Klopp Waspadai Skuat Muda Salzburg

Liverpool vs Salzburg, Klopp Waspadai Skuat Muda Salzburg

Anfield memang angker bagi lawan dan terus memberikan kesenangan bagi Kopites, sebutan fans Liverpool.


Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Jangan pernah anggap remeh tim promosi. Apalagi menghadapi tim besar. Jika kalah dianggap ajang latihan, namun jika menang anggap saja sebagai bonus.


Inter vs AC Milan, Bukan Sekadar Derby

Inter vs AC Milan, Bukan Sekadar Derby

Derby della Madonnina musim ini kembali mempertemukan Inter dengan rival sekota, AC Milan dalam giornata ke 4 Serie A di San Siro, Minggu (22/9) dinihari.


Napoli vs Liverpool, Duel Bernada Revans

Napoli vs Liverpool, Duel Bernada Revans

Lorenzo Insigne merupakan satu dari sekian nama pemain Napoli yang sudah tak sabar menanti laga melawan Liverpool.


Liverpool vs Newcastle, Mane dan Salah Belum Akur

Liverpool vs Newcastle, Mane dan Salah Belum Akur

Duel Liverpool kontra Newcastle United menjadi laga pembuka Matchweek ke-5 Liga Premier, Sabtu (14/9) sore.


Norwich City vs Manchester City, Laga Tanpa Laporte

Norwich City vs Manchester City, Laga Tanpa Laporte

Manchester City masih gelisah. Posisi kedua di bawah Liverpool membuat sang pelatih, Pep Guardiola mau tak mau meramu strateginya.


Jelang Jerman vs Belanda, Antisipasi Power Van Dijk

Jelang Jerman vs Belanda, Antisipasi Power Van Dijk

Kini Virgil van Dijk lebih bukan sekadar pemain terbaik eropa dan nomine pemain terbaik dunia. Tapi juga dalam rivalitas terkini antara Belanda dan Jerman.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!