Sepakbola
Share this on:

Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

  • Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan
  • Chelsea dan Manchester United Sama-sama di Bawah Tekanan

LONDON - Sama-sama cari sekoci. Itulah yang diusung tactician Chelsea Maurizio Sarri dan Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. Ya, kondisi kedua pelatih memang dalam tekanan.

The Blues baru saja dibantai 0-6 oleh Manchester City pada matchweek ke-26 Premier League (11/2). Kemenangan 2-1 atas Malmoe FF pada leg pertama 32 besar Liga Europa (15/2) pun seolah tidak berpengaruh apa-apa.

Ole setali tiga uang. Dia baru saja menelan kekalahan pertama dalam 12 laga sejak membesut Setan Merah sejak 19 Desember 2018, yakni saat keok 0-2 dari PSG pada leg pertama 16 besar Liga Champions (13/2). Kemenangan pada putaran kelima Piala FA seolah jadi check point untuk posisi keduanya di kursi pelatih tim masing-masing.

Tapi, posisi lebih gawat berlaku kepada Sarri. Sebab, dalam empat kekalahan terakhir The Blues, gawang Kepa Arrizabalaga sudah bobol 13 kali. Itu belum termasuk asumsi bahwa Sarri Ball dan perubahan posisi Ngolo Kante yang kurang optimal. Rentetan hal itu membuat eks pelatih Napoli tersebut diklaim sudah tidak mendapat respek dari ruan ganti Chelsea. Bahkan, mayoritas media-media Inggris yakin Sarri bakal dipecat andai kalah dari United.

“Saya tahu United akan melalui momen yang tidak sebaik sebelumnya. Namun, saya tahu bahwa mereka akan kembali," ucap asisten pelatih sekaligus legenda Chelsea Gianfranco Zola seperti dilansir Sky Sports. Pernyataan pelatih asal Italia itu merujuk kepada Ole yang berhasil meraih 25 dari 27 poin yang tersedia di Premier League sejak jadi suksesor Jose Mourinho.

Nah, kedua pelatih juga memiliki kesamaan di jadwal terdekat mereka. Untuk Sarri, setelah lawan United, mereka sudah ditunggu Manchester City pada final Piala Liga (24/2) dan Tottenham Hotspur di matchweek ke-28 (28/2).

Ole juga ditunggu agenda krusial. Yakni menghadapi Liverpool pada matchweek ke-27 (24/2) dan leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Les Parisiens di Parc des Princes (7/3).

Hanya, kondisi Ole untuk pertandingan nanti sedikit di bawah Sarri dengan Chelsea-nya. Pelatih berkebangsaan Norwegia itu kehilangan dua pilar sekaligus karena cedera Jesse Lingard dan Anthony Martial. Kondisi Alexis Sanchez juga fifty-fifty. Kendala yang dirasakan tiga pemain itu diderita ketika melawan PSG di Old Trafford.

''Bahkan sebelumnya (Ole gantikan Mou, Red) mereka adalah tim hebat dengan pelatih yang hebat pula. Namun, Ole kemudian datang dan melakukan pekerjaan luar biasa,'' kata bek Chelsea David Luiz. "Tapi, kami memiliki masa depan yang luar biasa. Dan semua orang masih percaya (kepada Sarri, Red),'' lanjut bek asal Brasil tersebut.

Lebih jauh, Piala FA adalah trofi domestik paling masuk akal bagi keduanya. Itu karena kans juara Premier League sangat kecil karena United yang ada di tempat kelima tertinggal 14 poin dari rival sekota Manchester City.

Sedangkan Chelsea yang ada di tempat keenam dengan 50 angka, tertinggal 15 poin dari City. Memang, Chelsea sudah menjejak final Piala Liga. Tapi, lawan yang harus mereka hadapi adalah City yang pernah membobol gawang mereka dengan setengah lusin gol.

Bagi Ole, andai berhasil mengalahkan Chelsea, maka kans mendapat kontrak permanen musim depan kian besar. Apalagi, bila itu dilanjut dengan performa positif melawan Liverpool dan lolos ke perempat final Liga Champions.

Menurut bek Chris Smalling, Ole bahkan tidak ragu untuk melakukan pendekatan lebih intens kepada pemain bila dibutuhkan, bahkan bila perlu marah besar kepada pemainnya meski itu belum ditunjukkan Ole.

"Dia punya sisi tersebut atau biasa disebut hairdryer treatment (ala Sir Alex Ferguson, Red). Dia adalah pelatih yang bisa tampil dalam tekanan,'' kata Smalling kepada MUTV. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Langsung ke Singapura, United Tak Mampir Indonesia

Langsung ke Singapura, United Tak Mampir Indonesia

Tidak ada nama Indonesia dalam agenda tur pra musim Manchester United di Asia, Australia dan Eropa Juli dan awal Agustus nanti.


Cile Bermain Lebih baik dan Rapi

Cile Bermain Lebih baik dan Rapi

Juara bertahan Cile menjalani start sempurna di Copa America 2019 saat melawan Jepang, kemarin..


Uruguay Kirim Sinyal Bahaya untuk Brasil dan Argentina

Uruguay Kirim Sinyal Bahaya untuk Brasil dan Argentina

Uruguay langsung menebar ancaman menakutkan bagi semua tim peserta Copa America 2019.


Pulang ke Italia, tapi Jangan Jadi Pecundang

Pulang ke Italia, tapi Jangan Jadi Pecundang

Maurizio Sarri hanya ingin pulang. Tak peduli dengan sukses yang dia rengkuh di Liga Europa musim lalu bersama Chelsea.


Aguero Mulai Menua, Guardiola Butuh Pelapis

Aguero Mulai Menua, Guardiola Butuh Pelapis

Manajer Manchester City Josep Guardiola menegaskan timnya tetap akan berburu pemain di bursa transfer musim panas 2019 ini.


Pogba Tetap Ingin ke Madrid

Pogba Tetap Ingin ke Madrid

Paul Pogba bertekad untuk bergabung dengan Real Madrid musim panas ini, meskipun Manchester United enggan untuk menjualnya.


Imbangi Bali United, Skema Timnas U-23 Mulai Padu

Imbangi Bali United, Skema Timnas U-23 Mulai Padu

Timnas Sepak Bola Indonesia U-23 gagal meraih kemenangan saat menjajal salah satu peserta klub Liga 1 Indonesia musim 2019, Bali United.


Chelsea Minta Uang Perpisahan Sari Rp96,7 Miliar

Chelsea Minta Uang Perpisahan Sari Rp96,7 Miliar

Ternyata, membajak Sarri tak semudah yang dibayangkan Juventus sebelumnya.


Dani Alves Siap Jawab Tantangan Tite

Dani Alves Siap Jawab Tantangan Tite

Menyandang kapten Brasil, Alves menyadari tekanan besar yang ada di pundaknya.


Jajal Bali United, Timnas U-23 Cari Komposisi yang Pas

Jajal Bali United, Timnas U-23 Cari Komposisi yang Pas

Menang telak 5-0 atas Filipina di laga terakhir Merlion Cup (9/6), belum memuaskan Indra Sjafri .



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!