Sepakbola
Share this on:

Costa Kembali ke Atletico Madrid, tapi Tak Gampang

  • Costa Kembali ke Atletico Madrid, tapi Tak Gampang
  • Costa Kembali ke Atletico Madrid, tapi Tak Gampang

MADRID - Diego Costa benar-benar pulang ke Atletico Madrid. Kemarin WIB (22/9) Chelsea sudah memberi lampu hijau untuknya. Persis seperti keinginannya sejak dia enggan kembali ke London Cobham, kamp latihan Chelsea, tiga bulan terakhir.

''Chelsea sudah mengijinkan Costa pergi ke Madrid untuk tes medis dan teken kontrak dengan kami,'' sebut Atletico.

Karena Atletico masih terkena larangan transfer, maka Costa baru bisa meneken kontrak per 1 Januari nanti. El Mundo menyebut, Costa akan dikontrak hingga musim panas 2021, klub berjuluk Los Rojiblancos itu akan menjadikan Costa sebagai rekrutan termahalnya dengan nilai fee EUR 55 juta (Rp 876,7 miliar) plus lain-lain sebesar EUR 10 juta (Rp159,4 miliar).

Meski begitu, gelandang Atletico Koke menyebut jalan Costa untuk pulang ke klub yang dibesut Diego Simeone ini takkan semudah jalannya mencari posisi utama di lini depan. ''Bakal ada persaingan di hadapannya, tak ada garansi starter untuknya,'' sebut Koke, dalam wawancara kepada Marca.

Sebelum Costa mendarat, Atletico sudah punya lima opsi di lini depan. Seperti Fernando Torres, Antoine Griezmann, Kevin Gameiro, Angel Correa, dan Lucas Vietto, Hingga jornada 5 La Liga, bahkan bukan Torres atau Grizzi (julukan Griezmann) yang menjadi top scorer-nya. Melainkan Correa. Itu pertanda persaingan dua spot di posisi 9 lebih merata.

Bukan lagi antara Torres dan Griezmann, atau Torres dan Gameiro, atau Griezmann dan Gameiro. ''Meski, mungkin dia akan mendapatkannya (jatah starter). Saya telah memahaminya, karena kami sudah pernah bersama, dan saya yakin dia akan lebih baik di sini,'' tambah pemain bernama asli Jorge Resurrecci?n Merodio itu.

Terlepas dari persaingan itu, Costa sudah mendapat sambutan dari calon rekan setimnya. Griezmann misalnya. Dia telah mengucapkan selamat datang pada Costa melalui akun Twitter-nya @AntoGriezmann. ''Dia pulang ke rumah, dia pulang ke rumah,'' kicaunya. Griezmann bisa berpeluang jadi teman duet Costa. Saat dia datang ke Atletico musim panas 2014, Costa dilepas ke Chelsea.

Bukan hanya Griezmann. Begitu pula bek Filipe Luis. Dia pernah setim dengan Costa di Atletico dan di Chelsea. ''Kami sudah tumbuh bersama-sama. Saya gembira dengan kedatangan teman saya ke sini lagi,'' tuturnya kepada Marca. Bisakah Costa sesukses di Chelsea? ''Ke mana pun dia bermain, dia selalu mencatat sejarah. Begitu pula di sini,'' tambahnya.

The Sun menyebutkan, kemarin WIB Costa sudah terbang dari Brasil menuju ke Madrid. Apabila tidak ada perubahan, Costa sudah berada di Madrid hari ini dan duduk di tribun stadion Wanda Metropolitano, Madrid menyaksikan aksi rekan-rekannya saat menghadapi Sevilla di La Liga. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Semua Pemain Milan Bisa Jadi Algojo
Semua Pemain Milan Bisa Jadi Algojo

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Motivasi dari Kakak, Kejutan dari sang Ayah

Motivasi dari Kakak, Kejutan dari sang Ayah

Perjumpaan di ruang makan hotel itu sama sekali tak membuat Amiruddin Bagus Kahfi keder.


Sering Uji Coba, Tak Khawatir Dipantau Lawan

Sering Uji Coba, Tak Khawatir Dipantau Lawan

Agenda timnas U-19 untuk persiapan tampil di Piala AFC U-19 lumayan padat.


Menanti Teka-teki Lopetegui

Menanti Teka-teki Lopetegui

Gareth Bale memang benar. Sepeninggal Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo, Real Madrid bermain lebih ke kinerja tim.


Sanksi Ganda Menanti Costa

Sanksi Ganda Menanti Costa

Winger Juventus Douglas Costa sudah meminta maaf kepada winger Sassuolo, Federico Di Francesco.


Adu Produktivitas Salah-Neymar

Adu Produktivitas Salah-Neymar

Liverpool dan Paris Saint-Germain (PSG) sama-sama harus mengakui keunggulan Real Madrid di Liga Champions.


Tantangan Madrid Menuju A Por La 14

Tantangan Madrid Menuju A Por La 14

Wajah baru Real Madrid tanpa Cristiano Ronaldo sudah terkuak di La Liga dan hingga jornada ketiga sukses disapu bersih.


Menguji Ketajaman Trisula BBC

Menguji Ketajaman Trisula BBC

Roberto Mancini tak berani bertaruh dengan Mario Balotelli-nya.


Pendapatan Terbesar dalam 18 Tahun

Pendapatan Terbesar dalam 18 Tahun

Real Madrid bak mendapat dua keuntungan musim ini. Yang pertama adalah tim tetap stabil meski sudah tidak lagi diperkuat Cristiano Ronaldo.


PSSI Tunggu Agen Luis Milla di Jakarta

PSSI Tunggu Agen Luis Milla di Jakarta

Kepastian Luis Milla Aspas memperpanjang kontrak untuk menangani kembali timnas Indonesia belum menemukan ujungnya.


Mbappe Bisa Tak Terbendung

Mbappe Bisa Tak Terbendung

Kylian Mbappe memang terlempar dari tiga besar nominasi peraih The Best FIFA Men's Player 2018.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!