Sepakbola
Share this on:

Datang Lebih Dini ke Singapira, Timnas Siap Tempur

  • Datang Lebih Dini ke Singapira, Timnas Siap Tempur
  • Datang Lebih Dini ke Singapira, Timnas Siap Tempur

SINGAPURA - Kedatangan Timnas Indonesia ke Singapura untuk menjalani laga perdana di Piala AFF 2018 memang tidak biasa. Berbeda dengan apa yang biasa dilakukan sebelumnya, kali ini Tim Garuda lebih memilih terbang lebih awal. H-3 tiba di negara yang hanya berpenduduk 5.612 jiwa tersebut.

Alasannya tidak lain adalah untuk adaptasi. Pelatih Timnas Bima Sakti membenarkan hal tersebut. dirinya menyadari selama persiapan menuju Piala AFF 2018, anak asuhnya sama sekali belum pernah melakukan pertandingan tandang. ’’Tiga kali uji coba kan selalu di Cikarang,’’ ujarnya.

Ya, tiga kali uji coba internasional Timnas memang hanya dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Yakni ketika menang lawan Mauritius (9/10) dan Myanmar (10/10), serta ketika bermain imbang melawan Hong Kong pada 16 Oktober lalu.

Karena itulah, agar tidak kaget, Bima meminta PSSI agar mengirim timnas lebih awal. Selasa (6/11) malam anak asuhnya sudah tiba di hotel. Kemarin (7/11) baru menggelar latihan perdana di Bishan Stadium. ’’Ya biar bisa beradaptasi terutama dengan cuaca, kan di Cikarang panasnya lebih dari sini, biar anak-anak mengerti,’’ katanya.

Nah, jika selama tiga hari terakhir berlatih di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang anak asuhnya diminta datang pagi hari, pada latihan kemarin sedikit berbeda. Bima meminta timnya melakukan latihan sore hari. Hal tersebut diakuinya tidak terlepas dari perjalanan yang cukup melelahkan karena baru tiba di Singapura malam hari.

’’Ya saya beri kesempatan anak-anak istirahat pagi hari tadi (kemarin), jadi saya pilih sore,’’ beber ketika ditanya Jawa Pos kemarin.

Dalam latihan yang berlangsung selama 90 menit itu, Bima terlihat belum menerapkan strategi untuk menghadapi Singapura besok. Anak asuhnya hanya diminta melakukan sedikit pemanasan dan beberapa game saja. misalnya saja rondo, hingga umpan-umpan silang dari tengah ke sayap.

Meski begitu, tampaknya kerangk tim untuk melawan Singapura sudah terlihat. Uniknya dalam kerangka itu tidak ada nama Stefano Lilipaly. Pemain Bali United itu tampaknya akan absen atau bakal turun dari bangku cadangan dan digantikan oleh Septian David yang bakal menjadi penyerang lubang untuk membantu Alberto Goncalves di depan.

Sedangkan posisi lain, tidak banyak berubah. ada Irfan Jaya dan Febri Haryadi di sisi sayap. Lini tengah duet Zulfiandi dan Evan Dimas tidak tergantikan. Di lini belakang I Putu Gede dan Rizky Pora bakal maju mundur sepanjang pertandingan, serta Hansamu dan Fachruddin bakal jadi tembok untuk menghalau serangan lawan.

’’Ya memang sudah ada tapi dilihat dulu hari jumat (7/10) besok,’’ katanya.

Tidak adanya Lilipaly bagi Bima memang sedikit jadi masalah. Pemain naturalisasi asal Belanda itu meski sudah terlihat ikut latihan tapi masih belum bisa maksimal. ’’Ya dua hari lalu memang proses penyembuhan punggung kakinya yang sakit ketika menendang bola, tapi sekarang berangsung pulih,’’ ucap mantan pemain Bali United itu.

Tapi dia bersyukur di skuadnya posisi sayap sangat melimpah. Selain Febri dan Irfa, ada Rico Simanjuntak serta Andik Vermansah yang jadi andalan. ’’Tergantung nanti siapa yang diturunkan. Lihat kondisi,’’ ungkapnya.

Yang jelas, melawan Singapura nanti dirinya tidak mau berandai-andai. Yang terpenting adalah kemenangan bagi Indonesai. Entah cetak berapa gol. ’’Kami fokus dulu dan berusaha melakukan yang terbaik,’’ tegasnya.

Irfan menerangkan cuaca di Singapura memang sedikit lebih dingin daripada Cikarang. Apalagi, dalam latihan kemarin langit Bishan Stadium mendung. ’’Lumayan sudah bisa beradaptasi, ini kali kedua juga ke sini. Saya siap bertanding,’’ paparnya. (rid/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Garuda Muda Ditarget Juara AFF U-22

Garuda Muda Ditarget Juara AFF U-22

Hari ini timnas Indonesia U-22 akan memulai latihan perdana di Lapangan A, Senayan, Jakarta.


Kans Solskjaer Mengejar Rekor Matt Busby

Kans Solskjaer Mengejar Rekor Matt Busby

Apakah Ole Gunnar Solskjaer lebih sukses dari gurunya Sir Alex Ferguson?


Audero Siap Hadapi Juve dan CR7

Audero Siap Hadapi Juve dan CR7

Emilio Audero sudah bermimpi bakal kembali menjejakkan kaki di Vinovo, sebutan kamp latihan Juventus. ''Masih adakah Juventus dalam hati saya? Tentu saja.


Awas Liverpool, Aubameyang Lebih Efektif

Awas Liverpool, Aubameyang Lebih Efektif

Keduanya sama-sama pernah menyabet gelar pemain terbaik Afrika.


Fachry Latih Timnas U-19, Bima Sakti U-16

Fachry Latih Timnas U-19, Bima Sakti U-16

Tidak ada nama Fachry Husaini dalam jajaran pelatih timnas Indonesia yang diumumkan PSSI kemarin. Itu tentu menimbulkan pertanyaan besar.


McMenemy Jangan seperti yang Sudah-sudah

McMenemy Jangan seperti yang Sudah-sudah

Teka-teki siapa yang bakal membesut timnas Indonesia terjawab.


Arsenal dan Tottenham Hotspur Siap Tempur

Arsenal dan Tottenham Hotspur Siap Tempur

Pentas Carabao Cup alias Piala Liga pekan ini baru menjejak fase perempat final.


Laga Hidup Mati Liverpool vs Napoli

Laga Hidup Mati Liverpool vs Napoli

Matchday enam Liga Champions 2018-2019 ini akan menentukan empat tiket kelolosan yang tersisa. Tiga diantaranya diperebutkan dini hari nanti (12/12).


Chelsea vs Manchester City, Siapa Lebih Kuat?

Chelsea vs Manchester City, Siapa Lebih Kuat?

Manchester City sudah menaklukkan tiga di antara enam besar tim Premier League pada paro pertama ini.


Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Entah mimpi apa Ronald Koeman. Dua hari terakhir, dia selalu menerima kabar kurang menyenangkan terkait tugasnya sebagai tacticus timnas Belanda.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!