Sepakbola
Share this on:

De Rossi Bisa ke Gli Azzurri Lagi

  • De Rossi Bisa ke Gli Azzurri Lagi
  • De Rossi Bisa ke Gli Azzurri Lagi

**** - Kans kembalinya Gianluigi Buffon ke timnas Italia rupanya memotivasi Daniele De Rossi. Gelandang AS Roma itu mengatakan bahwa dirinya bersedia memenuhi panggilan Gli Azzurri apabila pelatih baru nanti masih membutuhkannya.

Sebagaimana diketahui, bersama Giorgio Chiellini, Buffon dan De Rossi adalah beberapa pemain yang menyatakan pensiun dari Italia pasca gagal di playoff Piala Dunia 2018 kontra Swedia akhir tahun lalu. Menurut dia, pelatih Italia yang baru nanti pasti akan membawa spirit yang juga baru.

''Saya selalu melihat timnas Italia seperti keluarga dan bukan seolah-olah saya menutup pintu kemudian saya membuang kuncinya,'' kata De Rossi seperti dilansir Football Italia. ''Jika, siapa tahu, pelatih baru nanti menghubungi saya dan berpikir bahwa saya dapat membantu, lalu apa? Tentu saja, saya masih 34 tahun dan tidak ada yang bisa saya lakukan untuk itu kecuali memenuhinya," lanjut gelandang yang sudah membela tim senior Il Lupi sejak 2001 itu.

Pernyataan De Rossi bisa dipahami. Sebab, dia juga memiliki kenangan manis bersama Italia saat kampiun Piala Dunia 2006. Kala itu, meski masih 22 tahun, dia disertakan pelatih Marcelo Lippi ke Jerman dan menjadi pemain termuda Italia.

Hanya saja, dia belum mendapatkan gelar prestisius di level klub, beberapa diantaranya adalah scudetto dan Liga Champions. Sejauh ini, baru dua trofi Coppa Italia (2006-2007 dan 2007-2008) plus Supercoppa Italiana 2007 yang dipersembahkan De Rossi bagi Giallorossi.

''Ada dua pertandingan yang ingin saya ulang. Pertama adalah giornata ke-35 Serie A musim 2009-2010 kontra Sampdoria. Sebelum laga, kami unggul dua poin dari Inter Milan. Namun karena kalah 1-2, maka capolista diambil alih mereka yang bertahan hingga giornata pemungkas,'' kata De Rossi. ''Sedangkan laga kedua adalah final EURO 2012. Kala itu saya menyesal karena cedera (dan akhirnya kalah 0-4 dari Spanyol, Red). Memang, meski saya tidak cedera belum ada jaminan kami menang namun setidaknya saya bisa membantu rekan setim berjuang,'' paparnya. (io/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Cetak Brace, Mueller Memang Killer
Cetak Brace, Mueller Memang Killer

Berita Sejenis

Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mulai menegaskan rencana matangnya untuk tak lagi melakukan seleksi pemain dan memilih okus pada pemantapan tim.


Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Rencana Lionel Messi untuk gantung sepatu bakal sulit dihentikan, utamanya bila dua gagal lagi di Piala Dunia 2018.


The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

Laga final Piala Dunia 2018 baru dihelat 15 Juli. Namun, "juara" sudah bisa diketahui sejak sekarang.


Final Bisa Jadi Pembuka

Final Bisa Jadi Pembuka

Pertemuan Cristiano Ronaldo melawan Mohamed Salah bisa saja berlanjut ke ajang lainnya yakni Piala Dunia 2018.


Tim Promosi Bisa Jadi Bulan-bulanan

Tim Promosi Bisa Jadi Bulan-bulanan

Zona degradasi masih menjadi habitat tim promosi PSIS Semarang pada awal musim ini.


Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Sejak penyerang Alen Boksic mencetak 22 gol di Ligue 1 musim 1992-1993 lalu untuk Olympique Marseille tak ada satupun pemain Marseille bisa menyamai capaian itu


Robben-Rafinha Ikuti Ribery Bertahan di Bayern

Robben-Rafinha Ikuti Ribery Bertahan di Bayern

Keputusan Franck Ribery yang memperpanjang kontrak bersama Bayern Muenchen untuk satu musim lagi ternyata "menginspirasi" beberapa pemain lainnya.


Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Italia selalu membosankan tiga musim terakhir. Juventus selalu mendominasi semua pesta juara domestiknya. Baik scudetto Serie A, ataupun juara Coppa Italia.


Ingat Sukses Rafa Benitez

Ingat Sukses Rafa Benitez

Maurizio Sarri bisa saja pergi jika Napoli gagal jadi scudetto Serie A musim ini.


Siap-diap Heavy Metal-kan La Peineta

Siap-diap Heavy Metal-kan La Peineta

Diego Godin dkk takkan ditemani Diego Simeone lagi di Wanda Metropolitano, dalam leg kedua semifinal Liga Europa pekan depan (4/5).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!