Sepakbola
Share this on:

Depan Oke, Belakang Masih Mengkhawatirkan

  • Depan Oke, Belakang Masih Mengkhawatirkan
  • Depan Oke, Belakang Masih Mengkhawatirkan

MADRID - Juventus tampil impresif saat bermain imbang 2-2 melawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Kamis (19/9) dinihari WIB. Datang bersama skuat baru, anak asuh Maurizio Sarri memberikan banyak perubahan.

Problem lini depan telah terurai lewat kehadiran Juan Cuadrado sebagai tandem Cristiano Ronaldo. Namun lini pertahanan malah jadi sorotan.

Duet Matthijs de Ligt dan Leonardo Bonucci masih gagal menjaga jantung pertahanan dari serangan Los Rojiblancos di babak kedua. Hal yang sama juga terjadi di tengah lapangan. Dalam laga kemarin, Sarri melakukan pergantian dua gelandangnya. Sami Khedira digantikan Rodrigo Bentancur di menit 69' dan Pjanic diminta menepi di menit 87'. Posisi gelandang Bosnia itu digantikan Aaron Ramsey.

Sejak menit pertama, taktik 4-4-2 berjalan sesuai rencana. Kehadiran Juan Cuadrado sebagai striker alternatif terbukti sukses.

Di saat anak asuh Diego Simione terfokus meneror Ronaldo, pemain Kolombia itu menjadi pemecah kebuntuan Juventus. Situasi itulah yang terjadi pada gol menit 48.

Kiper Atletico Jan Oblak gugup saat terjadi serangan dari sisi kiri pertahanan mereka. Aksi individu Gonzalo Higuain yang berhasil melewati pemain lawan langsung mengirimkan bolanya ke Ronaldo sudah masuk ke dalam kotak penalti Atletico.

Bukannya langsung mengeksekusi, Ronaldo memilih mengoper bola ke arah Juan Cuadrado yang berlari masuk di sisi kanan. Tak butuh waktu lama, operan matang itu langsung disontek dengan kekuatan penuh. Kiper Jan Oblak tak mampu menghalaunya hingga akhirnya gol pertama terjadi. Cuadrado menjadi pengalih perhatian yang sangat jitu.

Dalam laga ini, Juventus lebih banyak mendominasi bola. Kendati demikian, tuan rumah lebih melepaskan lebih banyak percobaan serangan. Enam banding satu untuk off target, enam banding empat untuk tembakan on target.

Kemelut gawang Atletico kemudian hadir di menit 65. Masuknya nama Blaise Matuidi menjadi pencetak gol kedua untuk klub berlambang "J" tersebut.

Gol tercipta saat pemain Perancis itu mendapat umpan silang dari Alex Sandro dan langsung menyundulkannya ke gawang Atletico. Untuk kedua kalinya, Jan Oblak memungut bola

Atletico berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 di menit ke-70. Berawal dari tendangan bebas, Jose Gimenez memenangi duel udara untuk mengirim umpan ke depan gawang Juve. Stefan Savic dalam posisi bebas mampu menyambarnya dengan kepala.

Hingga akhirnya dimenit 90,sundulan Hector Herrera ke gawang Juventus memupus ambisi Sarri membawa tiga poin dari negeri matador. Umpan Kieran Trippier dari sepak pojok berhasil disambar dengan sundulan Hector Herrera.

Usai laga, Maurizio Sarri mengakui, anak asuhnya harus mempertahankan gayanya yang agresif saat Atletico bertandang ke Kota Turin, markas Juventus.

"Itu adalah kemajuan besar dari penampilan sebelumnya. Sejak awal, kami merasa laga ini adalah milik kami. Hingga akhirnya di ujung pertandingan, meninggalkan rasa pahit di mulut," katanya kepada Sky Sport Italia.

"Sebenarnya, kami bisa banyak menambah gol. Saya kecewa dengan hasil ini, tapi setidak lebih baik ketimbang pulang dengan wajah menunduk," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Di Maria Solusi Tuchel
Di Maria Solusi Tuchel

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jabatan Simon McMenemy Tak Akan Terusik

Jabatan Simon McMenemy Tak Akan Terusik

Jabatan Simon McMenemy sebagai pelatih timnas indonesia tampaknya masih tak akan terusik dalam waktu dekat ini.


Real Madrid Inginkan Dua Gelandang lagi

Real Madrid Inginkan Dua Gelandang lagi

Kendati meraih catatan apik di La Liga dan Liga Champions, Real Madrid masih menyimpan catatan minor di lini tengah.


Slavia Praha vs Borussia Dortmund, Krisis Lini Belakang

Slavia Praha vs Borussia Dortmund, Krisis Lini Belakang

Setelah bermain imbang melawan Barcelona, Borussia Dortmund bersiap memetik kemenangan pertamanya di Sinobu Stadium, markas Slavia Praha.


Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Kuasai Klasemen, Liverpool Masih Mulus

Jangan pernah anggap remeh tim promosi. Apalagi menghadapi tim besar. Jika kalah dianggap ajang latihan, namun jika menang anggap saja sebagai bonus.


UEFA Rilis Liga Kasta Ketiga

UEFA Rilis Liga Kasta Ketiga

Bermimpi menjadi Juara Eropa semakin sulit, apalagi untuk dua tahun ke depan.


Timnas U19 Masih Didominasi Wajah Lama

Timnas U19 Masih Didominasi Wajah Lama

Timnas U-19 bakal menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan seleksi di Stadion Padjajaran Bogor mulai, Rabu (25/9) hari ini, hingga 25 Oktober mendata


Atletico vs Juventus, Menanti Cojones Ronaldo

Atletico vs Juventus, Menanti Cojones Ronaldo

Perasaan Cristiano Ronaldo tiba-tiba membuncah. Di depan tribun suporter Atletico Madrid, sang bintang Juventus itu langsung melakukan selebrasi khasnya, memuta


Norwich City vs Manchester City, Laga Tanpa Laporte

Norwich City vs Manchester City, Laga Tanpa Laporte

Manchester City masih gelisah. Posisi kedua di bawah Liverpool membuat sang pelatih, Pep Guardiola mau tak mau meramu strateginya.


De Bruyne Semakin Penting untuk Belgia

De Bruyne Semakin Penting untuk Belgia

Belgia masih tetap tampil perkasa di laga keenam Kualifikasi Piala Eropa Grup I.


Spanyol Masih Terlalu Kuat

Spanyol Masih Terlalu Kuat

Spanyol terus meraih rekor sempurna setelah menundukkan Kepulauan Faroe 4-0 dalam laga lanjutan kualifikasi Euro 2020 Grup F, Senin (9/9) dini hari WIB.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!