Sepakbola
Share this on:

Derbi Madrileno Bisa tanpa Isco

  • Derbi Madrileno Bisa tanpa Isco
  • Derbi Madrileno Bisa tanpa Isco

MALAGA - Spanyol menghajar Kosta Rika lima gol tanpa balas, kemarin WIB (12/11). Tapi, di balik kemenangan ke-11 Spanyol pada era Julen Lopetegui itu, Real Madrid malah waswas.

Sebab, Los Blancos terancam tak bisa memainkan Isco dalam Derbi Madrileno lawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Minggu dini hari nanti WIB (19/11). Kenapa?

Isco mengalami cedera otot paha kiri, usai dihajar tekel keras bek tengah Kosta Rika Kendall Watson pada menit ke-65. Isco sempat tidak bisa berjalan. ''Kaki Isco mengalami sedikit benturan, semoga Isco bisa pulih secepatnya,'' harap penyerang Spanyol Alvaro Morata, kepada AS.

''Apalagi, itu bukanlah cedera yang parah,'' imbuh Morata yang pernah jadi partner Isco di Real itu.

Apabila dilihat rekam jejak cederanya, karir Isco tidak familer dengan cedera berat. Rata-rata dia hanya mengalami cedera otot dan durasi penyembuhannya tidak memakan waktu yang lama.

Hal yang sama juga diungkapkan Lopetegui. Dikutip ESPN pelatih yang sudah bersama Isco sejak di level kelompok usia itu menyebut pemain berusia 25 tahun itu sudah pengalaman dengan cedera ringan di kakinya.

''Saat (Real) melawan Girona (29/10), dia juga ditarik keluar, terkena benturan di kakinya. Lihat saja bagaimana dengan cedera ini,'' ungkap Lopetegui.

Hanya, andaikan prediksi Morata dan Lopetegui itu meleset, maka ini jadi kerugian bagi Real. Utamanya untuk komposisi lini depannya. Sampai kemarin WIB, kondisi Gareth Bale pun masih belum pulih dari cedera paha.

Chris Coleman tak memasukkan namanya di dalam daftar pemain yang dia bawa untuk turnamen di Tiongkok. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Rekor Menanti San Siro
Rekor Menanti San Siro

Berita Sejenis

Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Messi Tak Yakin Argentina Bisa Juara di Rusia

Rencana Lionel Messi untuk gantung sepatu bakal sulit dihentikan, utamanya bila dua gagal lagi di Piala Dunia 2018.


The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

The Citizen Dominan, Blaugrana Merata

Laga final Piala Dunia 2018 baru dihelat 15 Juli. Namun, "juara" sudah bisa diketahui sejak sekarang.


Tanpa Lima Pilarnya, Persib Tetap Optimistis

Tanpa Lima Pilarnya, Persib Tetap Optimistis

Performa Persib Bandung sedang on fire saat ini. Mereka baru pulang dari Gianyar dengan membawa satu angka setelah imbang tanpa gol lawan Bali United (27/5).


Persebaya Terancam tanpa Da SIlva

Persebaya Terancam tanpa Da SIlva

Lini depan Persebaya Surabaya terancam kurang garang kala menjamu Persipura Jayapura di stadion Gelora Bung Tomo, besok.


Arema Optimis Jaga Tren Kebangkitan

Arema Optimis Jaga Tren Kebangkitan

Kepercayaan diri Arema FC sedang tinggi. Mereka dalam momen kebangkitan setelah melibas juara bertahan Bhayangkara FC empat gol tanpa balas (18/5).


Final Bisa Jadi Pembuka

Final Bisa Jadi Pembuka

Pertemuan Cristiano Ronaldo melawan Mohamed Salah bisa saja berlanjut ke ajang lainnya yakni Piala Dunia 2018.


Tim Promosi Bisa Jadi Bulan-bulanan

Tim Promosi Bisa Jadi Bulan-bulanan

Zona degradasi masih menjadi habitat tim promosi PSIS Semarang pada awal musim ini.


Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Florian Thauvin Tersubur dalam Seperempat Abad

Sejak penyerang Alen Boksic mencetak 22 gol di Ligue 1 musim 1992-1993 lalu untuk Olympique Marseille tak ada satupun pemain Marseille bisa menyamai capaian itu


Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Italia selalu membosankan tiga musim terakhir. Juventus selalu mendominasi semua pesta juara domestiknya. Baik scudetto Serie A, ataupun juara Coppa Italia.


Lawan Sevilla, Madrid Tanpa Ronaldo

Lawan Sevilla, Madrid Tanpa Ronaldo

Real Madrid sangat berhati-hati dalam mengatur jadwal bertanding bintangnya Cristiano Ronaldo.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!