Sepakbola
Share this on:

Di Islandia, Timnas Perancis Hadapi Dua Lawan Sekaligus

  • Di Islandia, Timnas Perancis Hadapi Dua Lawan Sekaligus
  • Di Islandia, Timnas Perancis Hadapi Dua Lawan Sekaligus

REYKJAVIK - Suhu Stadion Laugardalsvollur berada di angka 4 derajat Celcius, Oktober 2014 silam. Cuaca tidak hanya mengigit tulang, namun juga merontokkan keperkasaan Tim Oranye. Skuat yang masih diasuh Guus Hiddink kala itu harus pulang dengan wajah tertunduk. Mereka kalah 0-2 atas Islandia.

Tahun ini, hal yang sama pun terjadi. Suhu di stadion berkapasitas 9.800 penonton itu malah lebih dingin dua derajat saat StrĂ¡karnir Okkar (sebutan Timnas Islandia) menjamu Perancis dalam lanjutan kualifikasi EURO 2020 Grup H, Sabtu (12/10) dini hari nanti. Ekstrimnya suhu negara terdekat Kutub Utara itu mampu merontokkan para tamu negara bekas jajahan Bangsa Viking tersebut.

Selama kualifikasi ini, tiga negara Balkan seperti Albania, Moldova dan Turki dibuat membeku saat bertandang ke Stadion Laugardalsvollur. Di kandang, skuat Erik Hamren berhasil menorehkan enam gol, dari hasil kemenangan beruntun atas Albania (1-0), Turki (2-1) dan Moldova (3-0).

Hasil itu membuat Islandia memiliki kans yang bagus untuk lolos jika mereka mampu membuat masalah dengan salah satu dari dua tim teratas, Perancis atau Turki saat ini.

Dari hari ke hari, laga di Grup H semakin lama makin rumit. Sejak awal musim, semua orang berharap bahwa Perancis dan Turki akan menyelesaikan tujuan mereka di tengah jalan. Sayang, kedua tim selalu terbentur saat berlaga di Islandia.

Keunggulan cuaca ekstrim menjadi Gylfi Sigurosson dan kolega mempersembahkan duel terberat bagi juara dunia dalam laga nanti. Pada matchday kedua, Prancis menang 4-0 menjamu Islandia di Stade de France. Les Bleus menang lewat gol-gol Samuel Umtiti, Olivier Giroud, Kylian Mbappe, dan Antoine Griezmann. Prancis membutuhkan tiga poin dari laga melawan Islandia.

Ini duel krusial bagi mereka sebelum bentrok langsung dengan Turki di Stade de France. Kendati demikian, laga ini akan menjadi berat karena kedua tim sama-sama diselimuti ambisi lolos ke kualifikasi.

"Selama lima atau enam tahun, kami sulit dikalahkan di sini (Laugardalsvollur) khususnya di kualifikasi. Selain itu, saya lupa kapan terakhir kami kalah di Reykjavik," ujar Gylfi dalam konferensi persnya seperti yang dilansir France Football, kemarin.

"Suasana laga nanti akan fantastis, Laugardalsvollur akan dipenuhi penonton. Karena mereka tahu bahwa para pemain Islandia yang tinggal di luar negeri, akan kembali ke negaranya malam nanti, ini sungguh malam luar biasa bagi kami," tambahnya.

Juru taktik Islandia Erik Hamren, mengakui, pemainnya datang dengan konfidensi yang tinggi. Saat ini, bebannya adalah menjaga semangat Laskar Viking itu tetap menyala

: "Pada pertandingan pertama, di Prancis (0-4), Perancis sudah bagus, saya menghargai itu, tetapi kami tidak ingin hal itu terulang. Jadi, apa yang mendesak adalah membangun percaya diri tim, bahwa kami pun bisa mengalahkan juara dunia sekalipun," ujarnya.

Di sisi lain, Perancis tidak akan diperkuat bombernya Kylian Mbappe. Pemain PSG masih dibekap cedera paha. Dalam laporan Federasi sepak bola Prancis, posisi Mbappe akan diisi penyerang Borussia Moenchengladbach Alassane Plea.

Juara dunia itu masih berada di posisi peringkat kedua dalam klasemen Grup H dengan raihan 15 poin, di belakang Turki setelah kalah 0-2 di Konya Juni silam. Sedangkan Islandia menermpati peringkat ketiga dengan 12 poin dari enam laga yang sudah dijalani. (dbs/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Persaingan di Premier League Belum Berakhir

Persaingan di Premier League Belum Berakhir

Stadion Anfield benar-benar menjadi tempat yang bisa menggetarkan nyali lawan.


Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Netizen Minta Pertahankan Coach Fakhri

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-19, Fakhri Husaini berpamitan usai membawa skuat Garuda Nusantara lolos ke putaran final Piala AFC U-19 202


Timnas U19 Lolos ke Uzbekistan

Timnas U19 Lolos ke Uzbekistan

Timnas Indonesia U-19 akhirnya memastikan satu tempat di Piala Asia, usai bermain imbang 1-1 atas Korea Utara, Minggu (10/11) kemarin.


Timnas U19 Waspadai Kejutan Hongkong

Timnas U19 Waspadai Kejutan Hongkong

Tim Nasional (Timnas) U19 akan kembali melanjutkan kiprahnya di babak Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 Grup K, Jumat (8/11) petang, nanti..


Dipecat PSSI, McMenemy Terima Pesangon Rp3,9 Miliar

Dipecat PSSI, McMenemy Terima Pesangon Rp3,9 Miliar

PSSI akhirnya resmi mendepak Simon McMenemy dari kursi pelatih Timnas Indonesia, Rabu (6/11) kemarin.


Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Skuat Muda Mulai Menjanjikan

Tak hanya hujan gol dan dua kartu merah, laga Chelsea vs Ajax, Rabu (6/11) dinihari kemarin, juga diwarnai sejumlah drama.


Garuda Nusantara Harus Lebih Rileks

Garuda Nusantara Harus Lebih Rileks

Hasil gemblengan Pelatih Timnas Indonesia U-10 Fakhri Husaini berbulan-bulan akhirnya berbuah manis.


Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengatakan anak asuhnya sudah tak sabar menjalani laga tersebut di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11) hari ini.


Man City vs Southampton, The Saints Tak Kunjung Bangkit

Man City vs Southampton, The Saints Tak Kunjung Bangkit

Pertengahan 2017 silam, kabar buruk datang menghampiri Manchester City. Mereka dilarang menggaet pemain akademi dalam dua tahun dan didenda 300 ribu pounds.


Smalling Dibanderol 20 Juta Euro, Roma Nawar Setengahnya

Smalling Dibanderol 20 Juta Euro, Roma Nawar Setengahnya

Jendela transfer musim dingin masih dua bulan lagi. Momen ini dipakai klub Serie A membuat daftar dan melakukan pendekatan pemain incarannya.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!