Sepakbola
Share this on:

Doa untuk sang Mantan

  • Doa untuk sang Mantan
  • Doa untuk sang Mantan

SEVILLE - Kalau diizinkan untuk memilih calon lawan di partai final Liga Champions, entrenador Sevilla Vincenzo Montella sudah punya nama favorit. Tidak lain dan tidak bukan adalah mantan klubnya, AS Roma.

Montella selain menjadi pemain Giallorossi periode 1999-2009, pria berusia 43 tahun itu juga pernah tercatat sebagai interim Roma pada 2011 lalu. Meski cuma tiga bulan sebagai sosok arsitek tim, Montella tak bisa memungkiri kalau rekam jejak karir profesional sebagai pelatih berawal dari ibukota Italia itu.

“Ketika saya datang di Seville, saya bercanda kepada rekan saya Eusebio (Di Francesco, allenatore Roma, red.) kalau saya akan senang bertemu dengannya di partai final mendatang,” kata Montella kepada Mediaset Premium kemarin.

Kemenangan yang dicapai Montella bersama Sevilla kemarin, juga menegaskan kalau dirinya memang pelatih spesialis turnamen. Selain menembus perempat final Liga Champions, Sevilla juga dibawa Montella mencapai final Copa del Rey. Di final Copa del Rey 21 April mendatang, Sevilla akan bersua Barcelona.

“Tim ini menunjukkan performa yang tidak biasa dalam dua pertemuan. Dan saya sangat bangga dengan apa yang ditunjukkan tim ini. Ini adalah pencapaian prestisius,” tutur Montella.

Di era Liga Champions, pencapaian Montella membawa Sevilla ke delapan besar adalah pencapaian tetinggi Los Nervionenses ini. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Peluang Macan Masih Terbuka
Peluang Macan Masih Terbuka

Berita Sejenis

Siap Tanpa Pemain Timnas

Siap Tanpa Pemain Timnas

Paska menang telak 4-1 dikandang PS Tira , Persebaya bersiap untuk meladeni Sriwijaya FC Minggu nanti.


Bruno Silva Bungkan Pengkritiknya dengan Hattrick

Bruno Silva Bungkan Pengkritiknya dengan Hattrick

Tanpa kehadiran sang pelatih Djadjang Nurdjaman yang sedang menjalani kursus lisensi pro AFC di Jogjakarta, PSMS Medan tumbang.


Simpan Kekuatan untuk ke Roma

Simpan Kekuatan untuk ke Roma

Agenda Barcelona bulan ini sangat padat. Berkompetisi di ajang La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions memaksa Valverde mengatur tenaga anak asuhnya.


Penahbisan yang Terbaik di Premiership

Penahbisan yang Terbaik di Premiership

Pep Guardiola selalu datang ke Anfield sebagai pecundang. Musim lalu, Sang Filsuf melihat skuad Manchester City-nya takluk 0-1 di Premier League.


Tiga Gol setelah Motivasi di Ruang Ganti

Tiga Gol setelah Motivasi di Ruang Ganti

Persib Bandung sempat memiliki asa untuk membawa tiga poin dalam lawatannya ke stadion Jakabaring, Palembang, semalam.


Skuad Muda Belanda Bersiap untuk Euro 2020

Skuad Muda Belanda Bersiap untuk Euro 2020

Pelatih Belanda Ronald Koeman membayar lunas kekalahan 0-1 pada debutnya lawan Inggris Sabtu (24/3) lalu.


Capello Diambang Pemecatan

Capello Diambang Pemecatan

Pelatih legendaris Italia Fabio Capello santer dikabarkan akan segera pulang kandang untuk menangani Italia.


Sang Mantan Hancurkan Impian

Sang Mantan Hancurkan Impian

Hamka Hamzah dan Alberto ’’Beto’’ Goncalves. Dua nama tersebut pernah menjadi bagian dari skuad Singo Edan (julukan Arema FC).


Sane, si Penyihir dari Essen

Sane, si Penyihir dari Essen

Leroy Sane main untuk Manchester City, bukan Manchester United.


Bukti Lukaku untuk sang Mantan

Bukti Lukaku untuk sang Mantan

Malam yang indah bagi Romelu Lukaku. Karena, tak sekalipun dia pernah merasakan jadi hero saat menghadapi mantan klubnya Chelsea di Premier League.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!