Sepakbola
Share this on:

Egy 90 Persen ke Eropa

  • Egy 90 Persen ke Eropa
  • Egy 90 Persen ke Eropa

JAKARTA - Kemampuan Egy Maulana Vikri bersama Timnas U-19 sepanjang 2017 cukup menyita perhatian timnya. Saat itu dia tampil sebanyak 14 kali bersama skuad Garuda Muda, adapun prestasi dia yakni 13 gol. Terbanyak di Timnas U-19, alias topskor.

Atas prestasinya itu pula, banyak klub yang berminat menggunakan jasa pemain kidal tersebut. Akhir 2017 lalu, dia mengunjungi tujuh negara Eropa. Antara lain, Spanyol, Jerman, Polandia, Prancis, Portugal, dan Italia.

Lebih dari tujuh klub papan atas di setiap negara memberikan perhatian buat Egy. Posisi dia saat ini memutuskan yang terbaik di mana dia akan memulai petualangannya di Benua Biru.

"Bisa dibilang 90 persen Egy akan main di Eropa, akan dia putuskan dalam 1-2 bulan ke depan," sebut Dusan Bogdanovic, agen Egy dalam pertemuan bersama Menpora Imam Nahrawi, kemarin.

Egy dan Dusan cukup berhati-hati dalam menyampaikan statemen kepada awak media. Namun, salah satu clue disebutkan Imam. "Karena pilihan itu pasti ada pertimbangan. Gak hanya soal rencana kontrak, tapi juga psikologis. Egy juga mau lingkungan barunya nanti ada Masjid," sebut Imam.

Salah satu yang mencuat yakni Saint Etienne, Prancis. Informasinya, Kultur di sana cukup banyak warga muslim. Tentunya secara psikologis diharapkan bisa mendorong Egy bisa lebih cepat beradaptasi.

Namun sekali lagi, Egy belum mau bicara banyak terkait pilihannya. "Sekarang saya akan belajar bahasa Inggris lagi, untuk mempermudah komunikasi," ujarnya. Pemain yang dijuluki Messi-nya Indonesia menjadi bintang yang harus dijaga. Bagi Kemenpora keberadaan Egy merupakan berkah.

Tahun ini dia diharapkan bisa menyelesaikan jenjang pendidikan SMA di Sekolah Khusus Olahraga Ragunan yang berada di bawah ruang lingkup Kemenpora. Selanjutnya, Imam Nahrawi memberikan dukungan penuh untuk Egy berkarir di Eropa.

"Yang diperhatikan, bila nanti negara membutuhkan dia harus segera pulang," sebutnya. Langkah Egy ke pentas Eropa itu perlahan juga bakal disusul juniornya. Witan Sulaiman, gelandang Timnas U-19 yang sekaligus satu sekolah dengan Egy juga bakal dipromosikan.

"Tapi nanti Witan kurang setahun lagi, dia baru kelas 2," ujar Deputi III Kemenpora, Raden Isnanta. (nap/zul)

Berita Sebelumnya

Eks Bali United Trial di Persebaya
Eks Bali United Trial di Persebaya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Oranye Genapi Finalis

Oranye Genapi Finalis

Kebangkitan Belanda di ajang kompetisi Eropa semakin terlihat nyata.


Tebas: Coret City-PSG

Tebas: Coret City-PSG

Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG) juga termasuk dalam klub yang diklaim menginisiasi Liga Super Eropa.


Setelah Perancis, Belanda Bidik Jerman

Setelah Perancis, Belanda Bidik Jerman

Belanda berstatus tim semenjana Eropa dalam empat tahun belakangan.


Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa.


Duel Pemain Didikan Eropa

Duel Pemain Didikan Eropa

Laga perdana Timnas Indonesia U-19 melawan Taiwan U-19 tak hanya menyajikan pertarungan strategi antara Indra Sjafri dan Wang Jiazhong.


Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Timnas Indonesia U-19 belum meraih kemenangan dalam tiga laga uji coba yang dijalani. Padahal, pentas Piala AFC U-19 hanya tinggal lima hari lagi.


Sampai di Tanah Air, Egy Belum Bisa Main

Sampai di Tanah Air, Egy Belum Bisa Main

Egy Maulana Vikri sudah berada di tanah air dan bergabung dengan timnas U-19.


Spirit Tinggi Para Delantero

Spirit Tinggi Para Delantero

Euforia kemenangan atas Real Madrid di Piala Super Eropa sudah harus dilupakan Atletico Madrid.


Klub-klub Elite Eropa Serbu ICC

Klub-klub Elite Eropa Serbu ICC

Sebelum masuk musim baru 2018-2019, fokuskan dulu ke laga-laga pramusim.


Coutinho Bisa 'Selamatkan' Mina

Coutinho Bisa 'Selamatkan' Mina

Regulasi La Liga mengharuskan setiap klub hanya boleh memiliki tiga pemain berpaspor non Eropa di tim pertamanya.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!