Sepakbola
Share this on:

Eks Bali United Trial di Persebaya

  • Eks Bali United Trial di Persebaya
  • Eks Bali United Trial di Persebaya

M. Hidayat.

SURABAYA - Persebaya Surabaya akhirnya memulai latihan usai libur sebulan kemarin (4/1) sore. Berlokasi di salah satu lapangan futsal daerah Surabaya Timur, latihan perdana itu belum diikuti oleh seluruh punggawa Green Force.

Tiga pemain tercatat absen, yakni M. Hidayat, Fandry Imbiri, dan Ricky Kayame serta Pelatih Angel Alfredo Vera. Hidayat masih belum bergabung karena harus mengurus proses transfer kuliahnya dari Bontang ke Surabaya.

Sedangkan dua pemain lain baru mendapat tiket dari Jayapura menuju Surabaya hari ini. Fandry dan Ricky dikabarkan akan datang ke Kota Pahlawan bersama empat pemain baru Persebaya asal Persipura Jayapura, yakni Nelson Alom, Ruben Sanadi, Yohannes Feriando Pahabol, dan Osvaldo Haay.

Untuk Alfredo baru bisa memimpin latihan pada 13 Januari mendatang. Dia masih berada di Argentina untuk berburu pemain. Alfredo akan datang bersama 3 pemain asing yang akan mengisi skuad Persebaya musim depan.

Nah, dalam latihan yang berlangsung 1 jam dan dipimpin oleh Asisten Pelatih Esteban Busto dan Pelatih Kiper M. Hadi, diikuti oleh 17 pemain. 14 di antaranya merupakan muka lama yang mengisis skuad Persebaya ketika jadi juara Liga 2 musim lalu.

Dua diantaranya merupakan pemain magang dari klub internal Persebaya, gelandang Jossa Andika dan kiper Stevano Alexander Pieterzs. Sedangkan 1 nama terakhir merupakan kiper yang berasal dari salah satu klub Liga 1, Bali United.

Kiper tersebut bernama Alfonsius Kelvan. Kiper berusia 28 tahun itu berstatus trial di Persebaya kali ini. ''Kami masih melihat kemampuannya, belum pasti gabung,'' ujar Pelatih Kiper Persebaya M. Hadi.

Alfonsius sebenarnya bukan nama baru bagi Hadi. Kiper yang hanya satu kali bertanding bersama Bali United musim lalu itu merupakan bekas anak asuhnya. ''Dulu dia (Alfonsius) pernah saya latih saat sama-sama di Persepam Madura United, sekitaran 2005. sebelum PSSI dibekukan,'' jelasnya.

Hadi mengatakan Alfonius punya kemampuan untuk bersanding bersama Miswar Saputra dan Dimas Galih. Namun, dia tetap masih ingin melihat kemampuannya lagi selama beberapa kali latihan bersama Persebaya.

''Dulu di Madura United dia juga kiper ketiga, seperti Miswar dulu. Saya latih, akhirnya bakatnya naik. Tapi keputusan tetap di Pelatih (Alfredo), lihat nanti,'' tegasnya.

Persebaya memang membutuhkan satu kiper berpengalaman untuk musim depan. Dipinjamkannya kiper Samuel Reimas ke Perseru Serui, membuat skuad asuhan Alfredo hanya menyisakan dua nama di bawah mistar, yakni Miswar dan Dimas. Tentu, dua kiper tidak ideal untuk ikut kompetisi penuh di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Hadi juga mengaku mencari sosok kiper berpengalaman. Alfonsius memang masuk kriteria tersebut. Tapi lagi-lagi dia tidak bisa menjamin karena keputusan untuk merekrutnya berada di tangan Alfredo. ''Saya hanya rekomendasi saja, sambil berjalan latihan lihat kualitasnya,'' tegasnya.

Alfonsius juga bukan orang baru di persepakbolaan Surabaya. Dia merupakan jebolan klub internal Fatahillah. Pemain yang di Bali United menggunakan nomor punggung 77 itu juga seangkatan dengan Misbakus Solikin dan Dimas Galih ketika sama-sama berkompetisi di klub internal Persebaya.

Karena itu, walaupun kali pertama berlatih bersama tim, pria yang semasa kecil banyak menghabiskan waktu di daerah Ketintang itu tidak canggung. Dia terlihat guyub bersama beberapa pemain yang juga jebolan klub internal Persebaya.

''Kenalnya sih sama mas Rendi (Irwan), Mis, Ovan (Oktafianus Fernando) dan Dimas. Yang lain dulu di bawah saya saat di klub internal,'' jelas Alfonsius.

Pria berkepala plontos itu berharap bisa bergabung bersama Persebaya di Liga 1 musim depan. Selain klub idola masa kecil, bermain bersama klub kebanggaan Bonek itu juga merupakan keinginan ibunya. ''Ibu saya minta bermain dekat rumah saja. Rumah saya di Sidoarjo sekarang,'' tuturnya.

Sementara itu, dua pemain magang Jossa dan Stevano mengaku senang bisa ikut latihan bersama Persebaya. Selain tambah pengalaman, keduanya mengaku akan memanfaatkan beberapa kali latihan itu untuk menimba ilmu sepak bolanya.

''Saya sih tidak terlalu berharap bergabung. Masih butuh banyak belajar. Jadi saya nikmati proses ini,'' kata Stevano.

Di sisi lain, beberapa pemain Persebaya mengaku senang akhirnya bisa latihan lagi. Rendi misalnya, walaupun latihan tidak maksimal, baginya bisa berkumpul bersama rekan-rekannya setim jadi salah satu hal yang paling berkesan kemarin.

''Melepas rindu, memang cuman sekedar senang-senang saja. Mungkin besok (hari ini) baru maksimal,'' paparnya.

Esteban memang hanya memberikan latihan ringan untuk punggawa Persebaya kemarin. Jogging dan game ringan diberikan. ''Intinya untuk memoles lagi kemampuan pemain. Lama tidak berlatih, jangan keras-keras dulu,'' bebernya. (rid/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Egy 90 Persen ke Eropa
Egy 90 Persen ke Eropa

Berita Sejenis

Man United vs Fulham, Kawan Lama Untuk Tumbal ke-50

Man United vs Fulham, Kawan Lama Untuk Tumbal ke-50

“Jose (Mourinho) adalah orang pertama yang memberi selamat kepada saya ketika kembali ke Premier League,” kata pelatih Fulham Claudio Ranieri kemarin (7/12).


Ditahan Imbang Southampton, United Tak Punya 'Anjing Galak'

Ditahan Imbang Southampton, United Tak Punya 'Anjing Galak'

Manchester United belum melepas status medioker. Melawan tim papan bawah Southampton di St.Mary's Stadium kemarin (2/12), United hanya bermain imbang 2-2.


Persija Jakarta Kudeta Puncak Klasemen Liga1

Persija Jakarta Kudeta Puncak Klasemen Liga1

Dua tahun berturut Bali United gagal mengangkat trofi Liga 1. Menjelang akhir kompetsisi musim ini, performa Bali anjlok.


Andik Vermansyah Hanya Mau Balik ke Persebaya

Andik Vermansyah Hanya Mau Balik ke Persebaya

Andik Vermansah benar-benar sulit berpaling dari Persebaya Surabaya.


Saat Dijamu PSM, Via Vallen KW Teror Simic Lagi

Saat Dijamu PSM, Via Vallen KW Teror Simic Lagi

Teror mental ala Bonek ketika Persebaya Surabaya mengalahkan Persija Jakarta diulang suporter PSM Makassar kemarin.


Hadapi Bali United, Bomber Persebaya Belum Pasti Diturunkan

Hadapi Bali United, Bomber Persebaya Belum Pasti Diturunkan

David da Silva memang tampil moncer kala Persebaya Surabaya bentrok kontra PSM Makassar (10/11) lalu.


Juve dan Man United Sama-sama Optimis

Juve dan Man United Sama-sama Optimis

Juventus masih superior awal musim ini. Juve sudah mencatatkan streak 14 laga tak pernah kalah di semua ajang dengan 13 kali menang dan sekali imbang.


Duo Mantan Persipura Antusiaskan Penonton Mandala

Duo Mantan Persipura Antusiaskan Penonton Mandala

Atmosfer penonton di Stadion Mandala, Jayapura, semarak ketika tuan rumah Persipura Jayapura menjamu Persebaya Surabaya kemarin.


Optimistis Jauhi Zona Merah

Optimistis Jauhi Zona Merah

Bayu Pradana dan Septian David Maulana harus melewatkan laga penting Mitra Kukar saat menyambangi markas Bali United, Senin (15/10).


Mou Masih Cinta United

Mou Masih Cinta United

Bila ada award untuk pelatih paling bandel, mungkin Jose Mourinho layak mendapat predikat nomor satu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!