Sepakbola
Share this on:

Gomez Butuh Striker Asing

  • Gomez Butuh Striker Asing
  • Gomez Butuh Striker Asing

Roberto Carlos Mario Gomez.

JAKARTA - Beban berat rupanya disandang Roberto Carlos Mario Gomez, pelatih Persib Bandung jelang bergulirnya Liga 1 2018. Ekpektasi besar Bobotoh (suporter Persib) membuat Gomez terus meramu komposisi terbaik untuk timnya.

Bahkan, meskipun slot pemain asing mereka penuh, Gomez mengaku masih membutuhkan sosok penyerang asing. Bojan Malisic, Michael Essien, Ezechiel N’Douassel, dan Oh In-kyun merupakan empat pemain asing klub yang berjuluk Maung Bandung.

Tetapi, mengacu hasil Piala Presiden 2018, Persib menjadi klub yang paling minim distribusi golnya. Maung Bandung hanya mampu mencetak sebiji gol dan tiga kali kebobolan.

Hasil tersebut membuat mereka tersingkir sejak babak penyisihan. Itu merupakan hasil terburuk mereka sepanjang tiga edisi Piala Presiden yang sudah bergulir. Gomez menyatakan, timnya tertaruk untuk mendatangkan penyerang yang bisa mengangkat performa timnya.

Setidaknya ada striker yang dikaitkan dengan Persib Bandung. Yakni Jonathan Bauman dan Pereyra Diaz. Namun, kedua pemain masih terikat kontrak dengan klub masing-masing. Bauman diketahui masih bersama Kerkyra, salah satu kontestan Superliga Yunani. Sedangkan, Pereyra Diaz bersama Johor Darul Takzim (JDT).

Tetapi, Pereyra dikabarkan kabur dari tim lantaran ada masalah yang bergejolak di tubuh JDT. Bahkan pemain yang bersangkutan juga absen kala JDT kalah 0-2 pada laga lanjutan AFC Cup melawan Song Lam Nghe An.

“Saya kira Pereyra bersama Johor, kami harus membawa pemain striker yang bebas (transfer),” urai Gomez.

Kondisi tersebut dibenarkan Herrie Setiawan, asisten pelatih Persib Bandung, tim juara ISL 2014 itu kini membutuhkan sosok penyerang handal. Keberadan penyerang lokal macam Muchlis Hadi Ning Syaifulloh juga belum maksimal bersama tim.

Tetapi, kalau memang menghendaki untuk satu penyerang asing, manajemen Persib diharuskan melepas satu pemain asing mereka. “Prinsipnya, kami tengah memperbaiki tim, manajemen dan tim pelatih mencoba menyamakan visi,” ujarnya. (nap/jpg)

Berita Sebelumnya

Bale Sudah Lewati Becks
Bale Sudah Lewati Becks

Berita Berikutnya

Sang Mantan Hancurkan Impian
Sang Mantan Hancurkan Impian

Berita Sejenis

Pato Akhirnya Tinggalkan China

Pato Akhirnya Tinggalkan China

Striker asal Brasil Pato akhirnya memilih meninggalkan klub Liga Super China, Tianjin Tianhai.


Real Madrid Butuh Pemain seperti Hazard

Real Madrid Butuh Pemain seperti Hazard

Pemain depan Chelsea, Eden Hazard, sudah sejak lama mendambakan Real Madrid sebagai klub idamannya.


Jamu Bate Borisov, Arsenal Butuh Oezil

Jamu Bate Borisov, Arsenal Butuh Oezil

Kondisi Arsenal saat ini bak mencoba berdiri di atas satu kaki. Ya, satu kaki lainnya adalah Mesut Oezil.


Dembele Makin Mirip Neymar

Dembele Makin Mirip Neymar

Predikat Ousmane Dembele sebagai suksesor striker PSG Neymar di Barcelona kian mendekati kenyataan. Namun, kali ini bukan mengenai performa di lapangan.


Brazil vs Uruguay, Menguji Kekayaan Taktik Tite

Brazil vs Uruguay, Menguji Kekayaan Taktik Tite

Pasca Piala Dunia 2018, pelatih timnas Brasil Tite sukses mengevolusi peran Neymar yang sebelumnya winger kiri menjadi playmaker di belakang striker.


Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Lanjutan Liga Champions, Barca Belum Butuh La Pulga

Barcelona mendapat angin segar. Dua hari jelang lawatan ke Giuseppe Meazza, mereka sudah bisa menyertakan Lionel Messi.


Arema Waspadai Duet Striker Semarang

Arema Waspadai Duet Striker Semarang

Dengan nama besarnya, Arema FC musim ini justru tak mampu bersaing di papan atas. Bahkan tim berjuluk Singo Edan itu sempat terjerembab di dasar klasemen.


Chelsea-Arsenal Butuh Solusi

Chelsea-Arsenal Butuh Solusi

Arsenal dan Chelsea sama-sama melalui tiga matchday fase grup Liga Europa dengan nilai sempurna.


Gomez: Kami Ingin Profesional

Gomez: Kami Ingin Profesional

Sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Senin lalu (1/10), masih bebuntut panjang.


Selangkah Lagi Garuda Asia

Selangkah Lagi Garuda Asia

Fakhri Husaini pernah mengatakan bahwa timnas Indonesia U-16 hanya butuh 360 menit untuk berlaga di pentas dunia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!