Sepakbola
Share this on:

Grup Y Akhirnya Dipindah ke Bandung

  • Grup Y Akhirnya Dipindah ke Bandung
  • Grup Y Akhirnya Dipindah ke Bandung

CIKARANG - Setiap hari selalu ada yang bikin deg-degan dari persiapan babak 8 besar Liga 2 pada grup Y. Semula jadwal kickoff pada 10 November, lalu karena belum ada izin berganti menjadi 11 November, kemudian menjadi sama sekali dibatalkan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Nah, tadi malam, ada secercah harapan. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi mengirim surat kepada keempat klub kontestan grup Y, yakni Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PS Mojokerto Putra, dan PSPS Riau terkait lokasi serta jadwal baru.

Ya, karena Cikarang sudah dipastikan tidak bisa menjadi tuan rumah, maka sebagai gantinya dipindah ke Stadion Bandung Lautan Api, Kabupaten Bandung. Karena berpindah tempat otomatis waktu kickoff pun terpaksa diatur ulang. Kickoff pertama grup Y dimulai pada 15 November.

Persebaya akan menghadapi PSIS dalam pertandingan pertama grup Y di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada sore hari dan kemudian dilanjut PSPS Riau melawan PS Mojokerto Putra (PSMP) pada malam hari. Laga kedua akan dilaksanakan pada 18 November dan laga pemungkas pada 21 November.

Untuk pertandingan terakhir pada 21 November, karena terkait dengan penentuan kelolosan, maka jadwalnya dibuat bersamaan pada sore hari. Persebaya melawan PSMP tetap dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sedangkan laga PSIS versus PSPS dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Dalam surat itu, PT LIB juga menyatakan menanggung semua kerugian karena perubahan dan perpindahan jadwal serta lokasi pertandingan grup Y. Surat itu diteken Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan dan secara resmi diterima keempat klub tadi malam.

Manajer Persebaya Chairul Basalamah angkat bicara terkait surat dari PT LIB tersebut. Dia mengatakan walau secara resmi sudah dikirimkan ke klub terkait perubahan jadwal dan lokasi, Green Force enggan tergesa-gesa menanggapinya. Masih mengkaji agar tidak kecewa lagi seperti yang terjadi di Cikarang.

’’Masalahnya kami para kontestan tidak diajak bicara tentang perubahan ini,’’ ujarnya.

Karena itu, Abud menjelaskan Persebaya tidak buru-buru berangkat ke Bandung usai keluarnya surat tersebut. Dia masih ingin meminta penjelasan langsung terkait format kompetisi selanjutnya.

Sebab, jika diadakan pada 15 November, nantinya pada semi final dan final keuntungan pasti berada di grup X yang kompetisinya sudah selesai lebih dulu. ’’Grup X lebih diuntungkan, recoverynya lebih panjang. Kami ingin kejelasan tentang itu,’’ bebernya.

Di jadwal sebelumnya, semi final dilangsungkan pada 24 November. Sedangkan pertandingan terakhir di grup Y jika melihat surat resmi dari PT LIB adalah 21 November. Itu berarti, siapapun yang lolos dari grup Y hanya punya waktu recovery dua hari. Sedangkan, yang lolos grup X lebih lama, yakni 8 hari.

Adapun PSPS menyatakan tidak masalah walaupun lokasi dipindahkan. Sebagaimana diungkap asisten pelatihnya, Marwal Iskandar. Dia menerangkan klubnya akan mengikuti apapun keputusan yang sudah dibuat oleh operator.

’’Kami terima apapun keputusannya, yang penting pertandingan segera dilaksanakan,’’ ucapnya.

Terkait mental, Marwal menilai anak asuhnya sudah mengerti akan terjadi permasalahan di babak 8 besar. Sebab, sebelum kompetisi dimulai, dia sudah banyak berbagai pengalaman terkait ketidakseriusan operator dalam menjalankan liga.

’’Jadi mental bermain tidak berpengaruh,’’ paparnya.

Pelatih PSIS Subangkit juga berkata demikian. Menurutnya, di manapun Mahesa Jenar (julukan PSIS) siap bertanding. ’’Kami sudah latihan selama ini, jadi harus segera diselesaikan di lapangan,’’ tuturnya. Terkait kapan akan berangkat ke Bandung, Subangkit masih menunggu keputusan manajemen. (rid/ham/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Duel Dua Macan Lapar

Duel Dua Macan Lapar

Setelah 16 tahun yang lalu, Persija akhirnya kembali lagi merasakan atmosfer kompetisi regional Asia.


Bali United Tak Mau Kecolongan Lagi

Bali United Tak Mau Kecolongan Lagi

Lupakan dulu tekanan di Piala Presiden 2018. Konsentrasi Bali United saat ini kudu dicurahkan penuh untuk laga perdana grup G AFC Cup 2018.


Drawing Dibagi dalam Dua Pot

Drawing Dibagi dalam Dua Pot

Lengkap sudah komposisi delapan klub dari fase grup Piala Presiden 2018.


Tidak Grogi dalam Debut

Tidak Grogi dalam Debut

Debut berkostum Persebaya Surabaya akhirnya dijalani Robertino Pugliara ketika melawan Madura United di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin.


Macan Tak Boleh Lengah

Macan Tak Boleh Lengah

Persija Jakarta punya modal besar menghadapi Borneo FC dalam lanjutan babak penyisihan grup D Piala Presiden 2018.


Menang 7-1, Madrid Jaga Asa

Menang 7-1, Madrid Jaga Asa

Rentetan hasil buruk Real madrid, akhirnya terhenti di kandangnya Santiago Bernabeu, Minggu (21/1) malam.


Sempat Dilarang, Akhirnya Legiun Asing Sriwijaya Dimainkan

Sempat Dilarang, Akhirnya Legiun Asing Sriwijaya Dimainkan

Sebelum kickoff laga pembuka Piala Presiden 2018, Sriwijaya FC dibuat puyeng.


Eks Bali United Trial di Persebaya

Eks Bali United Trial di Persebaya

Persebaya Surabaya akhirnya memulai latihan usai libur sebulan kemarin (4/1) sore.


Derby London Imbang, Arsenal dan Chelsea Sama-sama Rugi

Derby London Imbang, Arsenal dan Chelsea Sama-sama Rugi

Arsenal akhirnya selamat dari kekalahan di hadapan publiknya sendiri, Kamis (4/12) dinihari WIB.


Hengkang dari Persib, Maitimo Pilih Madura atau Surabaya

Hengkang dari Persib, Maitimo Pilih Madura atau Surabaya

Keluar dari Persib Bandung, tidak sulit bagi gelandang naturalisasi Raphael Maitimo.



Berita Hari Ini

hari pers

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!