Sepakbola
Share this on:

Hidup Mati si Nyonya Tua

  • Hidup Mati si Nyonya Tua
  • Hidup Mati si Nyonya Tua

Massimiliano Allegri. (Reuters)

PIRAEUS - Juventus akan menghadapi partai hidup mati di matchday keenam grup D Liga Champions. Poin absolut akan membawa Bianconeri melenggang ke babak 16 besar Liga Champions.

Dari grup D, hanya Barcelona yang sudah memastikan lolos. Dua tim lain, Juventus dan Sporting Lisbon berebut satu tiket tersisa. Juventus sampai matchday kelima nangkring posisi kedua dengan poin sembilan. Sedangkan Sporting di posisi ketiga dengan poin delapan.

Dini hari nanti (6/12) di Karaiskakis Stadium, Juventus akan menantang tuan rumah Olympiacos. Status Olympiacos yang dipastikan tereliminasi dari peta persaingan perebutan tiket lolos fase 16 besar juga juru kunci grup D, sedikit banyak memperingan langkah Juventus.

Pada saat yang bersamaan (6/12), Sporting akan bertandang ke kandang Barcelona di Camp Nou. Kalaupun Sporting menang di sana, namun Juventus juga menang maka tiga poin di kandang Barca tak ada artinya.

Nah, menuju laga tandang ke markas Olympiacos ini skuad Juventus sedang diselimuti asa menanjak. Kemenangan 1-0 atas Napoli (2/12) di Stadion San Paolo, Naples menjadi 'doping' spirit Gianluigi Buffon dkk.

Penyerang Juventus Gonzalo Higuain kepada Tuttosport kemarin (4/12) mengatakan laga lawan Olympiacos ini sangat krusial. Meski nasib kelolosan Juventus juga tergantung hasil Barca versus Sporting, bekas penyerang Real Madrid dan Napoli itu memilih fokus pada pertandingan yang akan dihadapinya.

“Setelah kemenangan atas Napoli kami berhasil menemukan kembali 'kegalakan' tim kami yang pada awal musim hal itu tidak terlihat. Kami tak boleh melakukan kesalahan apapun pada pertandingan penentuan ini,” tutur pencetak gol tunggal Juventus ke gawang Napoli Sabtu (2/12) lalu itu.

Akan tetapi asa Higuain maupun Juventus menang di kandang Olympiacos bisa saja menemui ganjalan. Mental dan hasil pertandingan Juventus musim ini di ajang Liga Champions saat melakoni laga di luar Allianz Stadium belum satu kalipun menuai kemenangan.

Dari poin maksimal enam, Juventus cuma meraih satu poin. Pertama (12/9) Juventus takluk di tangan Barca dengan skor 0-3 di Camp Nou. Kedua ketika lawan Sporting (31/10) di Lisbon, Juventus bermain imbang 1-1.

Setali tiga uang dengan kompatriotnya, gelandang Juventus Blaise Matuidi juga berkeyakinan kalau Juventus bisa menemani Barca lolos dari grup D. Dalam wawancara dengan Sky Sports kemarin (4/12) Matuidi mengatakan kinerja timnya semakin solid.

“Kami tidak boleh berpikir tentang kegagalan atau resiko buruk lainnya, kami harus datang ke lapangan dan berpikir untuk menang. Laga lawan Olympiacos ini sama seperti pertandingan lain yang harus kami lalui,” ucap bekas pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut.

Matuidi juga berkata meski Olympiacos sudah tidak lolos ke babak 16 besar namun mereka tetap tim yang membahayakan. Olympiacos yang belum pernah menang diantara lima matchday pasti ingin memberikan persembahan terakhir buat para pendukungnya.

Dalam 11 pertemuan dengan Juventus, hanya dua kali Olympiacos menang dan dua kali seri. Sedankan Juventus menang tujuh kali. Juventus mencetak 23 gol sedang Olympiacos sembilan gol.

Dari barisan pemain Juventus seperti diberitakan Tuttosport kemarin cuma Mario Mandzukic yang diragukan fit. Sehingga komposisi pemain depan, allenatore Massimiliano Allegri sangat mungkin menurunkan trio Douglas Costa, Paulo Dybala, dan Higuain. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Wajib Menang jika Mau ke 16 Besar
Wajib Menang jika Mau ke 16 Besar

Berita Berikutnya

Real Madrid Harus Jeli di Januari
Real Madrid Harus Jeli di Januari

Berita Sejenis

Nyonya Tua Penggoda Pogba

Nyonya Tua Penggoda Pogba

Juventus belum bisa move on dari sosok Paul Pogba. Padahal, Pogba sudah dua musim lalu pergi meninggalkan Vinovo (kamp latihan Juventus).


Bajul Ijo Benahi Skema Set Piece

Bajul Ijo Benahi Skema Set Piece

Persebaya Surabaya fokus membenahi antisipasi set piece. Maklum, Green Force –julukan Persebaya- sedang tidak mujur kala mengantisipasi bola mati.


Arsenal Malah Pilih Pemain Uzur

Arsenal Malah Pilih Pemain Uzur

Ada apa dengan Arsenal? Setelah ditinggalkan Arsene Wenger yang notebene pelatih berusia paling tua di Premier League.


Amunisi Tua Siap-siap Hangatkan Rusia

Amunisi Tua Siap-siap Hangatkan Rusia

Muka-muka lama masih akan bertebaran pada Piala Dunia di 2018. Bahkan, mereka yang usianya sudah di atas 38 tahun pun, tetap menjadi pilihan utama.


Sudah Iyakan Ajakan Nyonya Tua

Sudah Iyakan Ajakan Nyonya Tua

Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, Emre Can akhirnya memberikan kepastian mengenai masa depannya bersama Juventus.


Grendel Nyonya Rusak, Bisa Apa Juve?

Grendel Nyonya Rusak, Bisa Apa Juve?

Juventus sedang krisis. Kekalahan 2-3 oleh Sampdoria Minggu (19/11) menjadi noda buruk kedua Si Nyonya Tua musim ini di Serie A.


Dianugerahi Pemain Terbaik FIFA, Ronaldo Berterima Kasih pada Messi dan Neymar

Dianugerahi Pemain Terbaik FIFA, Ronaldo Berterima Kasih pada Messi dan Neymar

Tidak ada kejutan saat dua legenda hidup Diego Maradona dan Ronaldo mengumumkan pemenang The Best FIFA Men’s Player 2017.


Medali Emas jadi Harga Mati

Medali Emas jadi Harga Mati

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memasang target tertinggi buat Timnas U-22 sebelum tampil di SEA Games 2017.


Kans Persembahan Terakhir Enrique

Kans Persembahan Terakhir Enrique

Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang.


Malam Ini Real Madrid Mati-Matian Tepis Krisis Lawan Eibar

Malam Ini Real Madrid Mati-Matian Tepis Krisis Lawan Eibar

Real Madrid memasuki fase krusial perburuan gelar buat musim ini.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!