Sepakbola
Share this on:

Hilangnya Digdaya Penguasa La Liga

  • Hilangnya Digdaya Penguasa La Liga
  • Hilangnya Digdaya Penguasa La Liga

VALENCIA - Barcelona menyusul Real Madrid yang kehilangan dominasinya di La Liga. Jika Real streak tiga laga tanpa kemenangan, maka Barcelona malah empat jornada beruntun belum mampu memenangi laga-laga La Liga.

Padahal, La Blaugrana sempat selalu memenangi laga di empat jornada pertama musim ini. Senin dini hari kemarin WIB (8/10), Barca kehilangan poin kesembilannya, setelah gagal membekuk Valencia di Mestalla, Valencia.

Los Che bahkan nyaris mengalahkan Barca jika saat menit ke-23 tak ada gol Lionel Messi. Dani Parejo dkk sempat unggul saat menit kedua melalui gol Ezequiel Garay.

Termasuk hilangnya dua poin kemarin, Messi dkk di dalam empat jornada terakhir cuma bisa tiga kali imbang dan sekali kalah. Streak empat laga tanpa kemenangan di delapan jornada pertama La Liga itu mengulang prestasi buruk musim 2003-2004.

''Kami gagal menerjemahkan kelebihan kami untuk memenangi laga,'' sesal gelandang Barca Ivan Rakitic kepada Movistar.

Ya, Barca masih jadi klub dengan tembakan terbanyak La Liga, 138 kali. Total 19 golnya pun masih belum ada yang menyamai.

Bahkan hampir separo tembakan diantaranya terjadi saat Barca terseok-seok empat jornada terakhir. Dengan 61 kali tembakan yang 29 di antaranya bisa tepat ke gawang, Barca hanya mendulang lima gol dan tiga poin.

''Performa kami tidak buruk, kami bertarung menghadapi salah satu klub terbaik di ajang ini, dan kami masih mampu superior di kandang mereka sendiri. Kami cuma perlu mencari cara membunuh laga,'' tutur Rakitic.

Kelelahan setelah menjalani empat laga dalam 14 hari? ''Bukan, itu sudah bukan hal baru bagi kami. Menikmatinya, itu yang kami lakukan,'' tambah Rakitic.

Ada satu persoalan besar yang menghinggapi skuad asuhan Ernesto Valverde saat musim ini. Bukan jadwal atau kekuatan kompetitor La Liga yang semakin kuat.

Namun dari permainan Barca sendiri yang mulai mampu dibaca klub-klub lawan. Terutama dalam menciptakan gol-gol pembeda.

Analisis Squawka menyebut, lawan-lawan Barca sudah bisa menebak alur serangan yang dibangun Barca tak pernah lepas dari Luis Suarez kepada La Pulga. Skema gol itu yang tampak dalam laga kemarin.

Cara Barca menciptakan peluang dan menjebol gawang lawan tak berbeda banyak. Matikan passing-passing antara Suarez-Messi, cukup.

Apalagi, pergerakan yang kurang dinamis sudah jadi handicap El Pistolero. Suarez dapat menjadi penghalang alur bola-bola Barca.

Sebab begitu saat situasi menyerang, passing terhenti begitu Suarez lambat menjangkaunya, itu seperti dalam analisis Squawka. Sebagai pemain yang berada di posisi sembilan, tak sekalipun tembakan ke gawang dia lakukan.

Sentuhannya pun jadi yang terendah di antara pemain outfield Barca kemarin. Sialnya di musim ini Txingurri begitu setia pada Suarez.

Valverde tak mencari variasi dengan memberikan jalan bagi Munir El Haddadi. Selain itu, Valverde juga tak mencoba Messi supaya main sebagai false nine.

Kepada Sport, Valverde menyebut pemainnya tak bisa membongkar rapatnya pertahanan Valencia. Dalam lima jornada terakhir Valencia cuma kemasukan dua gol. Termasuk gol Messi. Dia menyebut kebobolan terlebih dahulu jadi kuncinya.

''Begitu sudah unggul mereka langsung bermain bertahan. Itu yang menyulitkan kami,'' kilah entrenador 54 tahun itu.

Mantan pelatih Valencia pada 2012-2013 itu masih konfiden anak asuhnya akan bangkit. ''Sebab kami telah terbiasa berenang melawan badai. Kami tahu semuanya pasti akan berubah,'' koar Valverde. Entrenador Valencia, Marcelino, menyebut gaya serangan Barca sudah dapat dia tebak.

''Apa yang kami lihat sudah seperti latihan yang kami lakukan sebelumnya. Sayang kami masih kecolongan,'' ungkap Marcelino, dikutip Football Espana. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Wembley Sepi, Hurrikane Berulah
Wembley Sepi, Hurrikane Berulah

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ajax Diimbangi APOEL Nicosia

Ajax Diimbangi APOEL Nicosia

Tiga laga playoff pertama Liga Champions 2019-2020 telah berakhir, Rabu (21/8) dinihari WIB.


Sturridge Akhirnya Merapat ke Liga Super Turki

Sturridge Akhirnya Merapat ke Liga Super Turki

Tak lama lagi, mantan striker Liverpool Daniel Sturridge akan berlaga di Liga Super Turki.


Tawaran barca Ditolak PSG, Neymar di Ujung Tanduk

Tawaran barca Ditolak PSG, Neymar di Ujung Tanduk

Masa depan Neymar da Silva Santos Junior alias Neymar merapat ke La Liga kian di ujung tanduk.


Persija Keluar dari Zona Merah

Persija Keluar dari Zona Merah

Persija Jakarta akhirnya keluar dari zona Liga 1 2019, setelah menang atas Kalteng Putra 3-0, Selasa (20/8)..


Sterling Hanya Butuh De Bruyne

Sterling Hanya Butuh De Bruyne

Sejak liga bergulir, pelatih Manchester City Pep Guardiola telah menantang Raheem Sterling untuk mencetak 30 gol musim ini.


Menang 3-1 dari PSS Sleman, Tira-Persikabo ke Puncak Klasemen Lagi

Menang 3-1 dari PSS Sleman, Tira-Persikabo ke Puncak Klasemen Lagi

Tira Persikabo kembali ke jalur kemenangan setelah pada Kamis (15/8) lalu, tim berjuluk Laskar Padjajaran itu menelan kekalahan pertama kalinya di Liga 1 Indone


Zulkifli Syukur Pilih Hengkang, Darije Kalezic Harus Iklas

Zulkifli Syukur Pilih Hengkang, Darije Kalezic Harus Iklas

Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic menghormati keputusan Zulkifli Syukur yang memutuskan bergabung dengan Sriwijaya FC menjelang putaran kedua Liga 1.


Tira-Persikabo Akhirnya Kalah Juga

Tira-Persikabo Akhirnya Kalah Juga

PS Tira Persikabo nampaknya tak mampu mempertahankan keperkasaannya sebagai tim yang belum terkalahkan sejak dimulainya Liga 1 Indonesia musim 2019.


Porto Tersingkir, Ajax Mulus

Porto Tersingkir, Ajax Mulus

Laga seru dan memukau tersaji lengkap di babak kualifikasi II Liga Champions 2019-2020, Rabu (14/8) dini hari.


Persib Bandung Tak Ingin Kecolongan Lagi

Persib Bandung Tak Ingin Kecolongan Lagi

Persib Bandung bakal menjamu Borneo FC dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2019 di Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Rabu (14/8) malam ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!