Sepakbola
Share this on:

Jebolan Spanyol Ikut Latihan Timnas U-19

  • Jebolan Spanyol Ikut Latihan Timnas U-19
  • Jebolan Spanyol Ikut Latihan Timnas U-19

JAKARTA - Sempat ikut training camp bersama Timnas Indonesia U-19 pada awal Agustus di Jogjakarta lalu, Khairul Ahmad Zakiri memang tidak ikut latihan selama 2 hari terakhir. Dia tidak dipanggil dan berencana kembali ke Spanyol bersama klubnya.

Tapi Pelatih Timnas Indra Sjafri akhirnya memanggilnya lagi untuk bergabung jelang turun di PSSI Anniversary U-19 Tournament pada 21-25 September mendatang. Berposisi sebagai gelandang serang, Zakiri terlihat sudah langsung nyetel dengan Rachmat Irianto dkk.

Sebulan ikut TC di Jogja, pemain yang berasal dari klub CIA Palencia itu mengaku sudah tidak kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Garuda Nusantara. ’’Awal-awal sulit, tapi sekarang sudah nyatu. Sama rekan-rekan setim juga enak,’’ ujar Zaikiri.

Nah, karena lebih memilih timnas ketimbang kembali ke Spanyol, Zakiri berharap kali ini dirinya bisa tergabung dalam skuad timnas di Piala AFC U-19. Sebelumnya, dia gagal masuk di Piala AFF U-19 lalu di Sidoarjo. ’’Posisi saya memang banyak saingan, pemain yang ada kualitas bagus. Tapi ya optimis Insya Allah bisa masuk,’’ ucapnya.

Dalam latihan yang digelar di Lapangan A, Senayan Jakarta kemarin, Pelatih Timnas Indra Sjafri sudah memberikan materi internal game kepada anak asuhnya. Tim sudah dibagi menjadi dua, satu tim utama, sisanya pelapis. Pemain-pemain seperti Rian, Witan Sutan, hingga Saddil Ramdani melawan tim pelapis yang dihuni Hanis Sagara, Rifar Marasabessy hingga Zakiri.

Tampaknya, Indra sudah mulai menyusun kerangka skuadnya untuk main di PSSI Anniversary U-19 Tournament. Sudah membentuk strategi untuk menghadapi Timnas Thailand U-19 dan Tiongkok U-19. Latihan yang digelar selama 2 jam itu sudah mulai berkutat pada strategi dan pola untuk menghindari pressing lawan. ’’Agar anak-anak mengerti bagaimana cara bertahan dan apa yang dilakukan setelah bertahan,’’ jelasnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu tidak menampik bahwa skuad yang dimainkan dalam game internal kemarin merupakan kerangka di Piala AFC U-19. Dia menegaskan tidak akan ada perombakan besar dari skuad Piala AFF U-19 lalu. ’’Tinggal menunggu Egy (Maulana Vikri) saja yang berangkat dari Polandia tanggal 7 Oktober besok. Kami sudah surati Lechia Gdanks dan sepakat Egy bergabung tanpa mengurangi kinerjanya di sana,’’ paparnya.

Egy memang tidak bisa bermain ketika PSSI Anniversary U-19 Tournament. Namun, dia disiapkan ketika timnas berhadapan dengan Arab Saudi pada uji coba Oktober mendatang. ’’Yang penting ada progresnya dengan tim,’’ ungkapnya.

Indra menegaskan tidak akan ada pemain baru. Zakiri misalnya, sudah diketahui kualitas dan cara bermainnya. ’’Ini pemain yang sudah bersama saya sejak dua tahun terakhir,’’ tegasnya.

Pria asal Pesisir Selatan Sumatera Barat itu menerangkan PSSI Anniversary U-19 Tournament akan mulai mengerucut jadi 18-19 pemain saja. skuad itulah yang bakal dipakai di Piala AFC U-19. Indra mengatakan sudah tidak lagi memberikan kesempatan pada 28 pemain untuk cari pengalaman bersama timnas karena pihaknya hanya fokus untuk membentuk skuad Piala AFC U-19.

’’Ini ajang untuk bermain di Piala AFC. Doakan saja semoga Allah memberi izin kami untuk lolos ke Piala Dunia,’’ harapnya. (rid/jpg)

Berita Sebelumnya

Produk Sukses Manolo Jimenez
Produk Sukses Manolo Jimenez

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Optimis Juara Liga1, Persija Foto-foto sebelum Latihan

Optimis Juara Liga1, Persija Foto-foto sebelum Latihan

Persija Jakarta tampaknya punya keyakinan tinggi bakal jadi Juara Liga 1 musim ini.


Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Tahun Depan, Belanda Harus Kerja Keras

Entah mimpi apa Ronald Koeman. Dua hari terakhir, dia selalu menerima kabar kurang menyenangkan terkait tugasnya sebagai tacticus timnas Belanda.


Rapat Exco PSSI tanpa Ketum

Rapat Exco PSSI tanpa Ketum

”Wartawan harus baik, wartawan harus baik.” Itulah chant yang terdengar lantang dari suporter yang menyaksikan timnas Indonesia versus Filipina.


Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Bima Sakti dan Pelatih Timnas di Asia Tenggara Njomplang

Tak hanya reputasi yang timpang. Gaji yang diterima Bima Sakti dengan dua pelatih top di grup B Piala AFF 2018 juga sangat timpang.


Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Timnas Tersingkir, Beri Pesan buat PSSI

Bima Sakti sudah pasrah dengan desakan mundur dari kursi timnas. Dia juga siap untuk melepas jabatan tersebut.


Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

Persiapan Buruk, Kasihan Bima dan Pemain

”Kasihan Bima Sakti, jadi korban. Masih muda minim pengalaman,’’ kata Ferril Raymond Hattu, kapten timnas Indonesia saat merebut emas pada SEA Games 1991.


Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Indonesia Tersingkir dari Piala AFF

Masih ada satu pertandingan timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (25/11) melawan Filipina, tapi sudah tak lagi berguna.


Hanya Evaluasi dan Recovery

Hanya Evaluasi dan Recovery

Timnas Indonesia sudah menggelar latihan kembali pasca kekalahan atas Thailand di Stadion Rajamangala pada 17 November lalu.


Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa.


Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Timnas Harus Redam Teror Predator AFF

Pentas Piala AFF 2018 seolah menjadi ajang pelampiasan bagi Adisak Kraisorn.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!