Sepakbola
Share this on:

Juara 7 kali, Lazio Samai Rekor Inter Milan

  • Juara 7 kali, Lazio Samai Rekor Inter Milan
  • Juara 7 kali, Lazio Samai Rekor Inter Milan

ROMA - Lazio sukses meraih gelar juara Coppa Italia musim ini usai menumbangkan Atalanta dua gol tanpa balas dalam partai final yang dihelat di Olimpico, Kamis (16/5) dini hari WIB. Selain itu, Biancoceleste (julukan Lazio) juga berhak mendapat satu jatah tampil di Europa League musim depan.

Ini menjadi trofi Coppa Italia ketujuh sepanjang sejarah Lazio. Jumlah ini sama dengan yang diraih Inter Milan sebanyak 7 kali. Sedangkan juara terbanyak masih dipegang Juventus dengan 13 kali juara disusul AS Roma dengan 9 trofi.

Lazio juara Coppa Italia pada tahun 1958, 1998, 2000, 2004, 2009, 2013, dan 2019. Sedangkan Inter Milan juara Coppa pada 1939, 1978, 1982, 2005, 2006, 2010, dan 2011. Sementara Juventus merajai Coppa Italia pada tahun 1938, 1942, 1959, 1960, 1965, 1979, 1983, 1990, 1995, 2015, 2016, 2017, dan 2018.

Hebatnya, Juventus merajai Coppa Italia dalam 4 tahun terakhir. Dengan demikian, Lazio sukses memupus hegemoni Juventus di turnamen ini. Klub non-Juventus terakhir yang memenangkan Coppa Italia adalah Napoli, tepatnya pada tahun 2014. Saat itu, klub berjuluk I Partenopei meraih trofi setelah mengalahkan Fiorentina di partai final.

"Ini adalah kemenangan yang luar biasa. Pemain berusaha keras sepanjang laga dan kami mendapatkannya," kata pelatih Lazio Simone Inzaghi di Football Italia.

Sayangnya, partai final Atalanta melawan Lazio di Olimpico itu tercoreng dengan ulah suporter garis keras Lazio (ultras) yang terlibat bentrok. Suporter Lazio diketahui melemparkan botol dan petasan ke arah polisi, yang kemudian direspons aparat keamanan Italia tersebut dengan tembakan gas air mata hingga meriam air.

Kejadian tersebut muncul di saat para pendukung Atalanta sudah memasuki area stadion Olimpico, sementara tifosi Lazio masih tertahan di luar. Dilaporkan, rusuh itu terjadi di Ponte Milvio, wilayah di mana biasanya memang kerap ada gesekan yang melibatkan ultras Lazio dan AS Roma. Beruntung, polisi bisa meredam rusuh tersebut sehingga pertandingan masih tetap berjalan sesuai jadwal semula.

Usai bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Lazio memastikan kemenangan berkat dua gol yang dicetak Sergej Milinkovic-Savic dan Joaquin Correa di akhir babak kedua.

Atalanta di bawah komando Gian Piero Gasperini tampil menggebrak sejak kick-off. Sayang belum ada peluang berbahaya yang tercipta. Memasuki menit ke-25, Atalanta mendapat peluang emas untuk memimpin ketika Marten de Roon melepas tembakan voli menyambut sebuah tendangan bebas. Sayang usahanya masih digagalkan tiang gawang.

Jelang babak pertama usai, Ciro Immobile mencoba membahayakan pertahanan Atalanta. Namun Andrea Masiello tampil sigap untuk mengamankan daerah pertahanan timnya. Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Atalanta masih lebih mendominasi penguasaan bola. Namun mereka masih kesulitan ntuk membongkar pertahanan Lazio yang tampil disiplin. Timnya dalam tekanan, pelatih Lazio Simone Inzaghi memasukkan Milinkovic-Savic untuk menggantikan Luis Alberto di menit ke-79.

Hasilnya pun langsung terasa. Milinkovic-Savic sukses menggetarkan gawang Pierluigi Gollini di menit ke-82 lewat tandukan cantik meneruskan sepak pojok Lucas Leiva.

Gol kedua Lazio berawal dari sebuah serangan balik cepat, Correa membawa bola sendirian dan memperdaya Gollini sebelum menceploskan bola menjadi gol. Skor 2-0 untuk kemenangan Lazio pun menjadi hasil akhir laga. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Perebutan Gelar Liga Inggris Belum Berakhir

Perebutan Gelar Liga Inggris Belum Berakhir

Gelandang Manchester City Ilkay Gundogan menegaskan bahwa persaingan dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini belum berakhir.


Hadapi Iran, Seleksi Terakhir Skuat Inti Timnas U23

Hadapi Iran, Seleksi Terakhir Skuat Inti Timnas U23

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 bakal menggelar dua kali laga uji coba menghadapi Timnas Iran U-23.


Brendan Rodgers Pembeda Leicester City

Brendan Rodgers Pembeda Leicester City

Kemenangan atas Arsenal, Minggu (9/11) lalu, membuat Leicester City menjadi kandidat pemburu gelar juara Premier League musim ini, setelah Manchester City dan L


Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Juventus baru saja sukses mengalahkan Milan dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan dicetak Paulo Dybala di menit 77.


Atalanta vs Manchester City, Berharap Tuah San Siro

Atalanta vs Manchester City, Berharap Tuah San Siro

Atalanta, klub medioker Italia yang bermarkas di Bergamo, telah mengukir rekor menawan pasca menjadi debutan baru di Liga Champions musim ini.


Borussia Dortmund vs Inter Milan, Laga Hidup Mati

Borussia Dortmund vs Inter Milan, Laga Hidup Mati

Borussia Dortmund dan Inter Milan akan menjalani laga hidup dan mati bagi keduanya untuk melangkah ke babak selanjutnya, Rabu (6/11) dinihari.


Rekor Juventus Disangsikan Fans Genoa

Rekor Juventus Disangsikan Fans Genoa

Juventus meneruskan hasil sempurna di giornata ke sepuluh Serie A, setelah membungkam Genoa 2-1, dini hari kemarin.


Jangan Terlena Mr. The God Father!

Jangan Terlena Mr. The God Father!

Skuat Inter Milan asuhan Antonio Conte sukses mengalahkan Brescia 2-1, dini hari kemarin.


Saatnya Perbaiki Peringkat Rossonerri

Saatnya Perbaiki Peringkat Rossonerri

Akhir bulan ini menjadi Festival Halloween bagi Rossonerri (sebutan AC Milan). Ya, pelatih anyar Milan Stefano Pioli belum menunjukkan performa terbaiknya.


Brescia vs Inter Milan, Saatnya Menebus Kekalahan

Brescia vs Inter Milan, Saatnya Menebus Kekalahan

Allenatore Antonio Conte boleh saja sesumbar sebagai penantang gelar scudetto Serie A.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!