Sepakbola
Share this on:

Juara Copa America, Gawang Brasil Bobol Juga

  • Juara Copa America, Gawang Brasil Bobol Juga
  • Juara Copa America, Gawang Brasil Bobol Juga

RIO DE JANEIRO - Tuan rumah Brasil tampil sebagai juara Copa America 2019, setelah di final sukses menundukkan Peru dengan skor 3-1 di stadion Maracana, Rido de Janeiro, Senin (8/7) dinihari WIB. Dengan gelar ini, berarti Brasil telah mengoleksi 9 trofi Copa Amnerica.

Catatan ini masih berada di peringkat tiga, Brasil kalah oleh Uruguay yang memenangkan 15 trofi dan Argentina yang telah mengoleksi 14 trofi. Namun, yang terasa istimewa sepanjang sejarah partisipasi Brasil di turnamen sepakbola kontinental tertua di dunia ini, Brasil selalu jadi juara setiap kali bertindak sebagai tuan rumah.

Itu terjadi di edisi 1919, 1922, 1949 dan 1989. Tradisi itu berlanjut dengan kemenangan atas Peru di Maracana. Di final edisi 1919, Brasil mengalahkan Uruguay 1-0 lewatextra time.

Sedangkan di final edisi 1922, Brasil mengalahkan Paraguay 3-0. Di final 1949, Brasil membantai Paraguay dengan skor 7-0. Di edisi 1989, yang menggunakan formatround-robin, Brasil memenangi persaingan melawan Uruguay, Argentina dan Paraguay.

Brasil kini memiliki sembilan titel Copa America, setelah memenangi lima dari sembilan edisi terakhir turnamen ini, yaitu 1997, 1999, 2004, 2007, 2019. Tak hanya Brasil yang menorehkan sejarah manis. Bek Brasil,Dani Alves juga menorehkan hal yang sama. Alves kini sudah mengoleksi 40 trofi, menjadi pemain pertama yang mencapainya.

Di Copa America 2019 ini, Alves diganjar sebagai pemain terbaik (Most Valuable Player). Sedangkan gelar juara Copa America menambah medali juara sepakbola level tertinggi yang pernah dimenangi Alves di sepanjang kariernya sebagai pemain profesional.

Gelar-gelar itu mulai dimenangi Alves sejak membela Sevilla pada 2002. Sedangkan gelar juara terbanyak disabet Alves ketika membela Barcelona selama delapan musim sebanyak 23 trofi.

Kehebatan Alves tidak hanya di level klub saja. Di timnas Brasil, Alves membantu memenangi empat gelar juara, yaitu dua Copa America dan dua Piala Konfederasi.

Duel antara Brasil dan Peru berjalan cukup menarik. Everton Soares membuka keunggulan Brasil dengan tendangan kaki kanan meneruskancrossingGabriel Jesus di menit 15. Peru sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Paolo Guerrero di menit 44 usai Thiago Silva divonis handball, tapi Brasil kembali memimpin melalui gol Gabriel Jesus dariassistArthur saatinjury timebabak pertama.

Jesus diusir dengan kartu kuning kedua di menit 70, tapi itu tak menghalangi langkah Brasil menuju kemenangan. Penalti Richarlison pada menit 90, setelah Everton dilanggar di dalam kotak, membawa Brasil berpesta sebagai juara Amerika Selatan.

Sebelum turnamen digelar, Brasil dianggap sebagai salah satu kandidat juara. Selain memiliki skuat berkualitas, meski tanpa Neymar yang cedera, Brasil juga didukung sejarah. (wsa/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

The Blues Muda Makin Trengginas

The Blues Muda Makin Trengginas

Usia Tammy Abraham baru 21 tahun 347 hari saatt menciptakan hattrick ke gawang Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Sabtu (14/9) sore.


Brasil vs Peru, Jaminan Seru dari Awal Laga

Brasil vs Peru, Jaminan Seru dari Awal Laga

Laga uji coba rasa Copa akan tersaji dalam laga Brasil kontra Peru di Los Angeles Memorial Coliseum, Rabu (11/9) pagi.


Juara di Jogyakarta, Trofeo HB X Hanya Pemanasan

Juara di Jogyakarta, Trofeo HB X Hanya Pemanasan

Timnas Indonesia U-23 merebut piala Trofeo HB X atau Hamengku Buwono X Cup 2019, setelah menumbangkan PSIM dan Bali United di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta,


Serbia vs Portugal, Adu Gengsi Juara Bertahan

Serbia vs Portugal, Adu Gengsi Juara Bertahan

Piala Euro 2016 menjadi momen terindah dalam sejarah sepakbola Portugal. Pun demikian seperti yang dirasakan Selecao (sebutan Timnas Portugal).


Menanti Pembuktian Kualitas Neymar

Menanti Pembuktian Kualitas Neymar

Uji coba Timnas Brasil versus Kolombia besok pagi, akan menjadi ajang pembuktian Neymar.


Jelang Jerman vs Belanda, Antisipasi Power Van Dijk

Jelang Jerman vs Belanda, Antisipasi Power Van Dijk

Kini Virgil van Dijk lebih bukan sekadar pemain terbaik eropa dan nomine pemain terbaik dunia. Tapi juga dalam rivalitas terkini antara Belanda dan Jerman.


Cile Vs Argentina, Mulai Andalkan Tenaga Muda

Cile Vs Argentina, Mulai Andalkan Tenaga Muda

Pertemuan terakhir Argentina versus Cile di Copa America 2019 berjalan sengit dan melahirkan dua kartu merah.


Lupakan Kekalahan di Sleman, PSM Tatap Laga Selanjutnya

Lupakan Kekalahan di Sleman, PSM Tatap Laga Selanjutnya

PSM Makassar disebut-sebut punya kans bersaing memperebutkan juara Liga I musim ini. Syarat, Pasukan Ramang tak boleh hanya mendandalkan poin penuh di kandang.


Bobol Arsenal Tigal Gol, Lini Belakang Liverpool Mengkhawatirkan

Bobol Arsenal Tigal Gol, Lini Belakang Liverpool Mengkhawatirkan

Meski menang 3-1 atas Arenal, Pelatih L:iverpool Juergen Klopp tak menampik lini belakangnya masih lemah.


Parma vs Juventus Awali Persaingan di Serie A

Parma vs Juventus Awali Persaingan di Serie A

Ambisi Juventusmerebut juara sembilan musim beruntun di Serie A akan diawali dengan laga kontra Parma.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!