Sepakbola
Share this on:

Juara di Jogyakarta, Trofeo HB X Hanya Pemanasan

  • Juara di Jogyakarta, Trofeo HB X Hanya Pemanasan
  • Juara di Jogyakarta, Trofeo HB X Hanya Pemanasan

JOGYAKARTA - Timnas Indonesia U-23 merebut piala Trofeo HB X atau Hamengku Buwono X Cup 2019, setelah menumbangkan PSIM dan Bali United di Stadion Mandala Krida, Jogjakarta, kemarin (8/9). Ajang ini bukan target utama, medali emas pada SEA Games November mendatang, hal paling penting bagi tim yang diarsiteki Indra Sjafri.

Turnamen HB X Cup 2019 mempertemukan tiga klub yakni Timnas Indonesia U-23, Bali United, dan PSIM itu dengan menggunakan format segitiga, dengan setiap pertandingan hanya berlangsung satu babak, 45 menit.

Saat menumbangkan Bali United dengan skor 1-0, Tim Garuda Muda berhasil menunjukkan permainan dengan skema serangan yang teratur baik melalui umpan-umpan pendek maupun umpan jauh. Sani Rizky menjadi kunci dalam mencetak skor kemenangan itu. Pada menit ke-18, Sani berhasil melakukan tembakan keras ke gawang Serdadu Tridatu setelah menembus kemelut di kotak penalti.

Setelah menang melawan Bali United, Skuad Timnas kemudian dihadapkan dengan PSIM Yogyakarta yang akhirnya menang dengan skor 4-1. Gol pertama, diciptakan oleh pemain tengah Timnas U-23 Bagas Adi. Pada menit ke-21 Bagas berhasil memasukkan bola tapat ke gawang PSIM melalui tendangan bebas.

Setelah gol pertama, Timnas berturut-turut kembali membombardir Laskar Mataran dengan gol pada menit ke-29, menit ke-36, dan menit ke-45. Ketiga gol tersebut diciptakan oleh M. Rafli. Sementara PSIM Yogyakarta hanya mampu membalas satu gol yang diciptakan oleh Aditya Dewa melalui tendangan penalti pada penghujung pertandingan.

Sebelum menghadapi Timnas Indonesia U-23, Bali United ditaklukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 4-3 (0-0) melalui adu penalti. Bagi Timnas Indonesia U-23, turnamen ini sekaligus dijadikan ajang persiapan untuk tampil di SEA Games 2019.

Sedangkan Bali United memanfaatkan laga ini untuk mengasah kemampuan menyongsong laga Liga 1 berikutnya. Demikian juga PSIM memposisikan turnamen itu untuk memastikan kesiapan menghadapi Liga 2.

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan ada beberapa hal sehinga anak asuhnya mengikuti turnamen tersebut. "Sebenarnya kami yang meminta uji coba (laga Trofeo) ini," kata Indra.

Turnamen ini jadi ajang pemanasan sebelum berangkat ke SEA Games 2019 di Filipina November nanti. Indra pun menjelaskan, mundurnya pendaftaran pemain untuk SEA Games dimanfaatkan tim pelatih untuk melihat penampilan para pemain.

Semula pendaftaran pemain pada 2 September namun mundur menjadi 20 September 2019. "Rencana awal dengan mundurnya pendaftaran pemain itu kami mau perdalam internal game. Tapi ketika ada tawaran membuat turnamen (trofeo, red) ini, kami bersyukur sekali dan bisa melihat semua kemampuan pemain di laga nanti," ujar Indra.

Saat ini ada 30 pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas U-23 di Jogja. Indra menjelaskan selama pemusatan latihan yang sudah digelar di Jogja sejak 26 Agustus lalu, ia masih perlu melihat kemampuan sejumlah pemain lebih dalam. Terutama untuk beberapa pemain yang baru bergabung.

"Target hanya ujicoba. Jadi melihat bagaimana para pemain yang sudah kami rekrut bermain, terutama untuk pemain barunya," kata Indra.

Pelatih PSIM Aji Santosa bersyukur bisa mengikuti ajang trofeo ini. Sebab para pemain bisa menguji permainan sebelum melanjutkan kompetisi Liga 2 Indonesia. "Ya hasilnya meski kalah, ini menjadi catatan saya," ujar Aji.

Di SEA Games 2019 Timnas U-23 Indonesia ditargetkan membawa pulang medali emas. Sejak 1991, prestasi terbaik cabang olahraga sepak bola Indonesia di SEA Games hanya meraih perak. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Eibar vs Barcelona, Saatnya Tempel Madrid

Eibar vs Barcelona, Saatnya Tempel Madrid

Melawan Eibar sebenarnya membuka peluang Barca menggeser rival pahitnya, Real Madrid. Jarak keduanya hanya dua poin.


Lolos Piala Eropa 2020 dengan Sempurna, Italia Bisa Jadi Juara

Lolos Piala Eropa 2020 dengan Sempurna, Italia Bisa Jadi Juara

Italia memastikan diri menjadi negara kedua yang lolos ke putaran Final Piala Eropa 2020 usai menundukkan Yunani, 2-0 di Stadion Olimpico, Roma, dini hari (13/1


Tinggal Dua Laga Kandang, Aji Mundur dari PSIM Jogyakarta

Tinggal Dua Laga Kandang, Aji Mundur dari PSIM Jogyakarta

Pelatih PSIM Jogyakarta Aji Santoso mundur dari jabatannya di Laskar Mataram (julukan PSIM).


UEFA Rilis Liga Kasta Ketiga

UEFA Rilis Liga Kasta Ketiga

Bermimpi menjadi Juara Eropa semakin sulit, apalagi untuk dua tahun ke depan.


Serbia vs Portugal, Adu Gengsi Juara Bertahan

Serbia vs Portugal, Adu Gengsi Juara Bertahan

Piala Euro 2016 menjadi momen terindah dalam sejarah sepakbola Portugal. Pun demikian seperti yang dirasakan Selecao (sebutan Timnas Portugal).


Rapor Sanchez Dipantau MU

Rapor Sanchez Dipantau MU

Bersama Inter Milan, Alexis Sanchez hanya sebagai pemain pinjaman dari Manchester United hingga akhir musim depan.


Lupakan Kekalahan di Sleman, PSM Tatap Laga Selanjutnya

Lupakan Kekalahan di Sleman, PSM Tatap Laga Selanjutnya

PSM Makassar disebut-sebut punya kans bersaing memperebutkan juara Liga I musim ini. Syarat, Pasukan Ramang tak boleh hanya mendandalkan poin penuh di kandang.


Parma vs Juventus Awali Persaingan di Serie A

Parma vs Juventus Awali Persaingan di Serie A

Ambisi Juventusmerebut juara sembilan musim beruntun di Serie A akan diawali dengan laga kontra Parma.


Sterling Hanya Butuh De Bruyne

Sterling Hanya Butuh De Bruyne

Sejak liga bergulir, pelatih Manchester City Pep Guardiola telah menantang Raheem Sterling untuk mencetak 30 gol musim ini.


Gelontor Lima Gol ke Gawang Myanmar, Timnas U18 Juara Ketiga

Gelontor Lima Gol ke Gawang Myanmar, Timnas U18 Juara Ketiga

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia nampaknya harus puas dengan peringkat ketiga ajang Piala AFF 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!