Sepakbola
Share this on:

Juara Dunia, Prancis Terima Duit Setengah Triliun

  • Juara Dunia, Prancis Terima Duit Setengah Triliun
  • Juara Dunia, Prancis Terima Duit Setengah Triliun

MOSKOW - Prancis mendapat guyuran hadiah uang dari FIFA sebanyak GBP 29 juta (Rp533,06 miliar), atas sukses mereka menjadi kampiun di Piala Dunia 2018. Jumlah tersebut bertambah sekitar Rp 30 miliar dibandingkan hadiah yang diterima Jerman empat tahun lalu di Brasil.

Sementara, Kroasia yang tampil sebagai runner-up memperoleh GBP 21 juta (Rp400,49 miliar). Mengekor di belakangnya Belgia yang menerima GBP 18 juta (sekitar Rp343,28 miliar) atas keberhasilan mereka meraih posisi ketiga. Inggris yang finis di posisi empat usai kalah 0-2 oleh Belgia (14/7) diganjar GBP 16,5 juta (Rp314,75 miliar).

Keempat negara yang kalah di perempat final yakni Brasil, Uruguay, Swedia, dan Rusia masing-masing mendapatkan hadiah sebesar GBP 12,5 juta (Rp238,39 miliar). Lalu, delapan negara yang kalah di fase 16 besar mengantongi hadiah uang dari FIFA masing-masing sebesar GBP 9 juta (Rp171,64 miliar).

Delapan negara itu adalah Argentina, Denmark, Jepang, Kolombia, Meksiko, Swiss, Portugal, dan Spanyol. Sedangkan tim yang hanya berpartisipasi di fase grup mendapat hadiah masing-masing sebesar GBP 6 juta (Rp114,42 miliar).

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) Noel Le Graet kepada Money mengatakan para pemain berhak sebanyak 30 persen dari total hadiah yang didapatkan. Artinya setiap pemain akan digaransi bonus sekitar USD 330 ribu (Rp4,7 miliar).

“Bermain di Piala Dunia merupakan satu kesenangan karena inilah momen dimana mimpi menjadi kenyataan. Jadi, memang benar ada uang sebagai hadiah namun saya tak peduli karena saya bermain di Piala Dunia bukan untuk uang semata,” kata Samuel Umtiti, bek Prancis. (dra/bas/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa.


Lawan Perancis, Main Aman Bukan Pilihan

Lawan Perancis, Main Aman Bukan Pilihan

Timnas Prancis hanya berjarak satu poin dari aib.


Brazil vs Uruguay, Menguji Kekayaan Taktik Tite

Brazil vs Uruguay, Menguji Kekayaan Taktik Tite

Pasca Piala Dunia 2018, pelatih timnas Brasil Tite sukses mengevolusi peran Neymar yang sebelumnya winger kiri menjadi playmaker di belakang striker.


Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

Thailand Seharusnya Bukan Lagi Ganjalan

Jadi negara paling banyak meraih gelar juara Piala AFF tampaknya membuat Thailand bosan.


Tegakkan Kepalamu, Garuda!

Tegakkan Kepalamu, Garuda!

Mimpi timnas Indonesia U-19 untuk berlaga pada putaran final Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan karam.


Ayo Todd Rivaldo Ferre, Jepang bukan Penghalang

Ayo Todd Rivaldo Ferre, Jepang bukan Penghalang

Mimpi tim nasional U-19 berlaga di Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan masih terjaga. Bahkan, impian itu hanya tinggal selangkah untuk mereka raih.


Siap-siap Sekoci untuk Lopetegui

Siap-siap Sekoci untuk Lopetegui

Status Real Madrid di Liga Champions memang juara bertahan.


Menapak Jalan, Mengulang Prestasi 1979

Menapak Jalan, Mengulang Prestasi 1979

39 tahun lalu, Indonesia terakhir kali tercatat sebagai salah satu kontestan Piala Dunia U-20.


VvD Kembali Lebih Dini

VvD Kembali Lebih Dini

''NATIONS League kompetisi terbodoh di dunia. Saya hanya berharap pemain saya kembali ke Melwood tanpa cedera,'' begitu kekhawatiran Juergen Klopp.


Tetap Rindu Ronaldo

Tetap Rindu Ronaldo

Portugal melanjutkan tren apik tanpa kehadiran sang kapten Cristiano Ronaldo. Tim juara Euro 2016 tersebut mencatatkan dua kemenangan dan sekali seri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!