Sepakbola
Share this on:

Jumpa Swedia, Italia Berdoa Pemain Segera Pulih

  • Jumpa Swedia, Italia Berdoa Pemain Segera Pulih
  • Jumpa Swedia, Italia Berdoa Pemain Segera Pulih

Andrea Belotti.

ZURICH - Jalanan nasib menuntun Italia bersua dengan Swedia di playoff Piala Dunia 2018 zona Eropa. Padahal baru tahun lalu keduanya berjumpa di fase grup E Euro 2016. Saat itu Italia menang 1-0 berkat gol Eder di menit ke-88.

Italia yang duduk di rangking 15 terhindar dari Swiss (rangking 11), Kroasia (18), dan Denmark (19). Dari kacamata rangking Swedia yang duduk di posisi 25 dunia, Azzurri lebih diunggulkan memukul negara Skandinavia itu.

Manajer timnas Italia Gabriele Oriali kepada Sky Sports kemarin mengatakan perjumpaan versus Swedia jelas bukan undian yang menyenangkan. Meski dalam 22 pertemuan yang terjadi, Italia menang sepuluh kali, seri enam kali, dan kalah enam kali.

“Takdir menuntun kami untuk berjumpa dengan Swedia. Seandainya saja kami memperoleh undian yang lebih bagus daripada bertemu Swedia namun kami menerimanya,” tutur Oriali.

Ucapan Oriali tersebut bisa dimaknai Italia berjumpa dengan tim dengan rangking terlemah di antara tim yang lolos playoff. Yakni Yunani yang ada di posisi 47 dunia per bulan ini.

Swedia yang melangkah ke playoff ini memang bukan lawan enteng. Swedia lolos menyandang status runner-up grup A. Di mana grup A bercokol Prancis dan Belanda.

Tim Oranje dibuat tereliminasi oleh Swedia meski pada laga pamungkas grup A, Swedia kalah 0-2 oleh Belanda (10/10). Swedia punya agregat gol lebih baik ketimbang Belanda (17 gol berbanding sembilan gol).

“Kami adalah Italia dan kami punya tradisi. Kami akan memelihara pikiran positif meski kami menghadapi lawan yang tangguh,” kata Oriali.

Jelang pertemuan dengan Swedia mendatang, Italia akan melakoni laga tandang lebih dahulu. Yakni 10 November di Friends Arena, Solna. Baru tiga hari kemudian atau 13 November Italia akan menjadi tuan rumah di San Siro, Milan.

Dengan adanya waktu sekitar tiga pekan lagi, Oriali berdoa untuk kesembuhan para pemainnya. Diantaranya Andrea Belotti (Torino), Daniele De Rossi (AS Roma), Marco Verratti (PSG), Lorenzo Pellegrini (AS Roma), dan Claudio Marchisio (Juventus).

“Kami membutuhkan sebanyak mungkin pemain untuk laga lawan Swedia ini. Kami berdoa pemain-pemain di klub bisa menjaga kondisinya agar siap saat playoff,” harap Oriali.

Di sisi lain, dalam perjalanan menuju Piala Dunia maupun Euro hanya sekali Italia berjuang melalui playoff. Yakni pada Piala Dunia 1998 lalu.

Italia saat itu menang agregat 2-1 atas Rusia. Italia menahan imbang Rusia 1-1 di Dynamo Stadium Moscow. Kemudian menang 1-0 saat bermain di San Paolo, Naples.

Dari skuad Italia yang menjalani playoff saat itu sosok kiper juga kapten Italia sekarang Gianluigi Buffon. Buffon yang menggantikan Gianluca Pagliuca karena cedera masih berusia 19 tahun saat bermain di playoff tersebut.

Dasar bermental pemenang, Buffon jadi penyelamat Italia dengan menahan imbang Rusia di Moscow.

Sementara itu, pelatih Swedia Janne Andersson kepada Reuters mengatakan modal persaingan keras di grup A memberikan modal yang bagus. Bertanding lawan Belanda dan Prancis, Swedia mencecap sekali kemenangan atas Prancis (9/6) serta menahan imbang Belanda sekali (6/9/2016).

“Jika kami bisa menunjukkan level permainan terbaik kami seperti di kualifikasi, kami bisa mengalahkan tim manapun di dunia tak terkecuali Italia. Kami punya mentalitas yang bagus dan kami percaya diri,” tutur Andersson kemarin. (dra/jpnn)

Berita Sebelumnya

Modric Kangen White Hart Lane
Modric Kangen White Hart Lane

Berita Berikutnya

Gengsi Dua Tim Ibukota
Gengsi Dua Tim Ibukota

Berita Sejenis

Vinicius Tak Sabar Pakai Jersey Real Madrid

Vinicius Tak Sabar Pakai Jersey Real Madrid

Pemain muda Brasil, Vinicius Jr akhirnya diperbolehkan pindah menuju Real Madrid.


Sanchez Terima Kartu Merah Tercepat Kedua di Sejarah Piala Dunia

Sanchez Terima Kartu Merah Tercepat Kedua di Sejarah Piala Dunia

Gelandang Kolombia yang bermain di klub Espanyol, Carlos Sanchez menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah di Piala Dunia 2018.


Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Seleksi Rampung, Timnas U-19 Mulai Fokus

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mulai menegaskan rencana matangnya untuk tak lagi melakukan seleksi pemain dan memilih okus pada pemantapan tim.


Salah Dikuatirkan Belum Pulih saat Lawan Uruguay

Salah Dikuatirkan Belum Pulih saat Lawan Uruguay

Setelah Swiss menjejakkan kakinya di Negeri Beruang Merah, Senin (11/6) malam, total sudah 22 negara kontestan Piala Dunia 2018 telah berada di Rusia.


Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Cedera Lutut kanan, Lanzini Gagal ke Rusia

Apesnya Jorge Sampaoli. Belum juga berangkat ke Rusia, Sampaoli sudah dua kali kehilangan pemain pilihannya.


Suara bagi Rafa di Rusia

Suara bagi Rafa di Rusia

Banyak pemain yang menjadikan Piala Dunia kali ini adalah debutnya. Namun, tidak sedikit pula event di Rusia tersebut merupakan partisipasi yang kesekian.


Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Der Panzer Antisipasi jika Oezil Cedera

Lini tengah Jerman dihuni demikian banyak pemain berkualitas dan merata.


Arsenal Malah Pilih Pemain Uzur

Arsenal Malah Pilih Pemain Uzur

Ada apa dengan Arsenal? Setelah ditinggalkan Arsene Wenger yang notebene pelatih berusia paling tua di Premier League.


Neymar Dijagokan Raih Golden Ball

Neymar Dijagokan Raih Golden Ball

Neymar Jr baru saja pulih dari cedera retak metatarsal. Cedera itu membuat Neymar sedikit trauma untuk mengikuti latihan penuh bersama timnas Brasil.


Sebelum Bermain, Pemain Sriwijaya FC Tak Boleh Kekenyangan

Sebelum Bermain, Pemain Sriwijaya FC Tak Boleh Kekenyangan

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan terus melakukan evaluasi kondisi pemainnya selama Ramadan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!