Sepakbola
Share this on:

Juventus Memang Sudah Menang Pamor

  • Juventus Memang Sudah Menang Pamor
  • Juventus Memang Sudah Menang Pamor

TURIN - Tampil perkasa di hadapan pendukung yang memadati Allianz Stadium, Juventus membenamkan mimpi Bayer Leverkusen yang menargetkan mencuri poin di pertemuan pertama. Deteminasi yang dimainkan di sepuluh menit babak pertama, tak mampu menembus pertahanan Si Nyonya Tua.

Dengan hasil ini, sang allenatore Maurizio Sarri, bisa tersenyum puas. Dengan kemasan 3-0 yang dipetik pada laga, Rabu (2/10) dinihari, Juventus merangsek ke papan atas kelasemen sementara Group D Liga Champions. Meski pun, Sarri menyadari, banyak peluang terbuang dan timnya kerap memainkan bola di lini pertahanan.

Ada permainan yang belum lepas. Aliran bola terlalu lama di belakang, lambat ke depan. Tapi setelahnya, sayap dan sektor tengah bisa menyuplai dengan baik, ujar Sarri, mengawali perbincangan dengan kantor berita Associated Press (AP) usai laga.

Adalah Gonzalo Higuain yang mengawali gol pertama. Disusul Federico Bernardeschi dan Ronaldo di menit ke-89. Gol tersebut merupakan gol ke-127 Ronaldo dalam 164 pertandingan Liga Champions.

Hasil ini, bagi Sarri cukup memuaskan. Setelah di laga awal, hanya bisa membawa satu poin hasil tandang ke markas Atletico Madrid. Cukup menggembirakan bagi Bianconeri setelah menyia-nyiakan keunggulan dua gol dengan hasil imbang di Atletico Madrid untuk membuka fase grup. Hari ini, semua bermain baik, ujar Sarri.

Juventus, sambung Sarri harus tetap menjaga ritmen kemenangan ini. Setelah lawab berat di group D, Atletico Madrid juga mengemas poin penuh dengan menundukan Lokomotiv Moscow 2-0. "Kami dan Atletico terus bergerak untuk berdiri di puncak klasemen. Meski peruangan masih jauh, kami harus menghadapi Lokomotiv, dan termasuk memaksimalkan mesin di leg kedua nanti," terang mantan pelatih Napoli itu.

Disinggung tentang lini belang, terutama sisi kanan, pelatih yang kerap menghisap sigaret saat laga itu, cukup gembira dengan performa Juan Cuadrado. "Dalam bertahan dan menyerang, Juan tampil maksimal. Ini dibuktikan dengan dua sentuhan di gol pertama. Menit 17 menit tidak lepas dari perannya (Juan, red) sehingga Pipita (Higuain) bisa mengawali gol," papar Sarri.

Sementara Ronaldo berada di luar target. Sejumlah peluang, lolos. Penempatan sudah baik pergerakannya juga bagus. "Saya acungi jempol untuk Lukas Hradecky. Leverkusen memiliki kiper yang bagus. Instingnya mampu meredam tendangan Ronaldo," terangnya.

Ia pun memberikan acungan jempol untuk Miralem Pjanic. Permainannya mampu membuka peluang bagi setiap pemain untuk bergerak dan merusak pertahanan lawan. Sementara Paulo Dybala yang menggantikan Higuain 10 menit terakhir juga nyaris membuahkan gol.

"Drive yang akurat, dan umpannya di menit 86, membuat Ronaldo bisa menghasilkan gol," urai Sarri yang enggan membicarakan pertemuan Inter Milan versus Barcelona.

"Conte lebih tahu dari saya. Dia memahami timnya. Dan Barcelona bukan tim asing baginya. Juventus pernah melalui masa panjang, saat menang dan kalah ketika bersua Barcelona," timpal Sarri seraya mengalihkan pembicaraan.

Malam tadi, bintang Portugal itu juga merayakan 16 tahun debut pertamanya di Liga Champions. Hingga kini, CR7 menghasilkan sederet rekor yang sukar disamai. Bersama Manchester United, di usianya masih 18 tahun, Ronaldo gagal menyelamatkan The Red Devils dari kekalahan 1-2 atas VfB Stuttgart di Liga Champions pada 1 Oktober 2003.

Dini hari kemarin, dia menjadi man of the match Juventus saat meluluhlantakkan Bayer Leverkusen 3-0. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Ronaldo-Sarri Mulai Tak Harmonis

Juventus baru saja sukses mengalahkan Milan dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan dicetak Paulo Dybala di menit 77.


Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat Juventus Semakin Matang

Skuat arahan Maurizio Sarri pulang dengan kepala tegak dari lawatannya ke Stadion RZD Arena, Kamis (7/11) dinihari WIB.


Locomotiv vs Juventus, Hanya Satu Kata Menang!

Locomotiv vs Juventus, Hanya Satu Kata Menang!

Mister 33 (julukan Sarri) kembali ditantang untuk bereksperimen dengan komposisi Sarriball-nya.


Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Timnas U19 vs Timor Leste, Garuda Muda Sangat Antuisias

Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini mengatakan anak asuhnya sudah tak sabar menjalani laga tersebut di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11) hari ini.


Gol Satu Abad De Ligt yang Sensasional

Gol Satu Abad De Ligt yang Sensasional

Matthijs de Ligt dianggap pembuat sejarah dan juga sensasi, usai Juventus mengalahkan Torino, Sabtu (2/11) lalu.


Manchester United dan Arsenal Kian Tertinggal

Manchester United dan Arsenal Kian Tertinggal

Manchester United dan Arsenal sepertinya sudah harus mengangkat bendera putih lebih dini dalam persaingan gelar Premier League 2019/2020.


Sihir Lampard Mulai Manjur

Sihir Lampard Mulai Manjur

Di tangan Frank Lampard, The Blues menang tujuh laga away secara berturut-turut sejak tahun 1989.


Derby della Mole, Bukan Hanya Sekadar Menang

Derby della Mole, Bukan Hanya Sekadar Menang

Musim kedua Serie A, Cristiano Ronaldo terus menghadapi banyak laga derby bersama Juventus.


Duel Lawan Persebaya Batal, PSM Berpeluang Menang WO

Duel Lawan Persebaya Batal, PSM Berpeluang Menang WO

Tidak ada kata sepakat antara PSM dengan Persebaya terkait tempat pertandingan yang sedianya dihelat di Stadion Gelora Bung Utomo (GBT), Sabtu (2/11) besok.


Klopp: Saya Sangat Menikmati Pertandingan

Klopp: Saya Sangat Menikmati Pertandingan

Kompetisi Piala Liga atau Carabao Cup atau EFL Cup 2019/2020 sudah menyelesaikan babak 16 besar pada Kamis (31/10) kemarin.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!