Sepakbola
Share this on:

Kalah Dramatis, Juku Eja Gagal Juara Liga1

  • Kalah Dramatis, Juku Eja Gagal Juara Liga1
  • Kalah Dramatis, Juku Eja Gagal Juara Liga1

Bali United berhasil menang tipis atas PSM (Liga 1)

MAKASSAR - Habis sudah peluang PSM Makassar untuk bisa mengamankan gelar juara Liga 1 musim ini. Itu setelah tim besutan Robert Rene Alberts itu harus mengakui keunggulan tim tamu Bali United FC dengan skor 0-1 (0-0) dalam pertandingan pekan ke-33 di stadion Andi Mattalatta, Makassar, tadi malam.

Dan, gelandang serang naturalisasi Bali United berdarah Belanda, Stefano Lilipaly yang membuyarkan mimpi tuan rumah untuk naik ke podium juara. Berdiri bebas tanpa kawalan di mulut gawang membuat Fano tanpa rintangan menkonversikan umpan silang striker mereka asal Belanda, Sylvano Comvalius dari sisi kanan gawang menjadi gol.

Tragisnya, gol kemenangan Laskar Tridatu (julukan Bali United) itu terjadi di menit ke-95 atau saat masa injury time babak kedua sudah berakhir. Praktis, tidak ada lagi kesempatan bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan itu. Pasalnya, setelah melakukan selebrasi, Murzabekov Eldos, wasit asal Krigiztan langsung meniup peluit panjang.

Tak terima dengan kekalahan tersebut, para suporter tuan rumah sudah merangsek masuk ke lapangan dan sebagian besar yang berada di atas tribun melakukan pelemparan berupa botol mineral ke arah bench pemain. Kondisi itu membuat manajemen PSM harus turun di tengah lapangan untuk menenangkan masa.

"Saya meminta maaf kepada seluruh pendukung. Kami berjanji akan berusaha untuk memberikan yang lebih baik lagi di musim depan," ujar CEO PSM Munafri Arifuddin. Berdiri di samping Munarfi, terlihat kapten PSM, Hamka Hamzah serta sejumlah pemain lain terlihat sedih dan menitikan air mata.

Memang, dengan kekalahan itu, peluang PSM untuk menjuarai kompetisi musim ini sudah tertutup. Sebab, poin maksimal mereka adalah 65, sama dengan raihan Bali United saat ini. Namun, tim asal Sulawesi Selatan itu tetap saja kalah head to head karena sudah mengalami dua kekalahan setiap kali jumpa Bali United.

Sementara itu, kemenangan itu membuat Bali United memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 65 poin dan masih menyisahkan satu laga, menjamu tim degradasi, Gresik United (12/11) mendatang. Melihat performa lawan yang tidak pernah menang dalam sembilan laga terakhir, Bali United dipastikan tidak kesulitan untuk meraih poin maksimal di laga pamungkas itu.

"Kami sangat bersyukur dengan kemenangan ini, karena secara otomatis kesempatan kami untuk juara terbuka lebar," kata CEO Bali United, Yabes Tanuri tadi malam. "Setelah dari Makasar, kami langsung fokus untuk pertandingan terakhir melawan Gresik. Tapi, kami belum bisa tenang karena masih tergantung degan hasil dua pertandingan terakhir Bhayangkara," ucapnya.

Saat ini, hanya Madura United dan Bhayangkara FC yang masih berpeluang untuk menggeser posisi Bali United tersebut. Namun, dari kedua tim itu, The Guardian (julukan Bhayangkara) yang paling berpeluang. Sebab, selisih poin Bhayangkara dengan pemuncak klasemen hanya dua poin, dan mereka masih menyisahkan dua pertandingan.

Hanya saja, dua laga terakhir tim besutan Simon Mc Menemy itu juga tidak kalah berat, bertandang ke markas Madura United, Rabu (8/11) besok, dan menjamu Persija Jakarta dalam derby Patriot di laga pamungkas, 12 November mendatang. Bila berhasil memenangkan dua laga tersebut, Bhayangkara yang lebih berpeluang sebagaii juara. (ben/tam/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Selamat Tinggal Generasi Milenial

Selamat Tinggal Generasi Milenial

La Liga 2017-2018 sudah berakhir kemarin WIB (21/5). Barcelona pun telah jadi juaranya setelah mengangkat trofi juara La Liga ke-25-nya di Camp Nou, Barcelona.


Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Bisa Apa Milan saat Hadapi Juventus

Italia selalu membosankan tiga musim terakhir. Juventus selalu mendominasi semua pesta juara domestiknya. Baik scudetto Serie A, ataupun juara Coppa Italia.


Kalah pun Tetap Lolos

Kalah pun Tetap Lolos

Valencia menggenapi kuota empat tim di Liga Champions musim depan.


Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Belakang Tengah Bagus, Depan Loyo

Berakhir sudah PSSI Anniversary Cup 2018. Bahrain yang dalam pertandingan terakhir kemarin menang atas Korea Utara 4-1 keluar sebagai juara.


Unggul Agregat, Liverpool Tantang Madrid

Unggul Agregat, Liverpool Tantang Madrid

Liverpool lah akhirnya yang berhak tampil di partai puncak Liga Champions, untuk menantang juara bertahan Real Madrid.


Brace Benzema Pastikan Final Ketiga Los Blancos

Brace Benzema Pastikan Final Ketiga Los Blancos

Bentrok Real Madrid vs Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5) dini hari WIB berakhir dramatis.


Ingat Sukses Rafa Benitez

Ingat Sukses Rafa Benitez

Maurizio Sarri bisa saja pergi jika Napoli gagal jadi scudetto Serie A musim ini.


Kalah, karena Kecolongan di Awal Laga

Kalah, karena Kecolongan di Awal Laga

Kehilangan konsentrasi pada awal pertandingan membuat timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan dalam pertandingan pertama PSSI Anniversary Cup 2018.


Selangkah Lagi Los Blancos!

Selangkah Lagi Los Blancos!

Juara bertahan Liga Champions Real Madrid kembali membuktikan keperkasaannya di markas Bayern Muenchen, Allianz Arena.


Terlalu Pede Malah Gagal Eksekusi Penalti

Terlalu Pede Malah Gagal Eksekusi Penalti

Andai saja eksekusi penalti David da Silva tadi malam menembus gawang Sriwijaya FC, striker Persebaya Surabaya itu akan berada di posisi teratas top scorer.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!