Sepakbola
Share this on:

Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

  • Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali
  • Kandaskan Spanyol, Konfidensi Vatreni Sudah Kembali

ZAGREB - Kroasia kini tak lagi lupa caranya berpesta seperti saat Piala Dunia 2018. Kroasia kini kembali jadi salah satu tim yang menakutkan di Eropa. Spanyol yang jadi tumbal pertama, kemarin WIB (16/11). Di Stadion Maksimir, Zagreb, Luka Modric dkk memenangi duel lawan Spanyol 3-2 (0-0) dari gol Tin Jedvaj pada menit ketiga injury time.

Itu gol kedua Jedvaj. Gol pertamanya ketika menit ke-69 juga sempat membawa Vatreni unggul 2-1 setelah gol Andrej Kramaric (menit 54) sukses disamakan Dani Ceballos dua menit setelahnya. Gol ke-100 kapten La Furia Roja Sergio Ramos dari titik putih menit ke-78 sempat nyaris membuyarkan asa anak asuh Zlatko Dalic tersebut.

''Kami merasa lebih baik dari laga per laga setelah Piala Dunia. Dan, kali ini kami sudah merasa ini waktunya untuk kembali,'' ungkap Modric, seperti dikutip di Sportske Novosti. Pada laga kemarin, Modric menyumbang satu assists di balik gol pertama Jedvaj. Nah, sama dengan Kroasia, di laga ini pun konfidensi Modric sudah kembali.

Catat, ini kontribusi pertama Lukica setelah malam di Luzhniki, 15 Juli 2018. Di malam itu, Modric gagal membawa Kroasia memenangi Piala Dunia 2018 setelah ditaklukkan Prancis, 4-2. ''Spirit seperti ini (berjuang sampai menit-menit akhir) yang harus kami pertahankan,'' kata gelandang dengan 116 caps timnas itu.

Sebenarnya, Kroasia sudah memenangi laga pertama setelah Piala Dunia tersebut di laga uji coba 16 Oktober lalu. Namun kualitas Jordania masih di bawah Kroasia. Ketika itu, Kroasia pun cuma menang tipis 2-1 dan tak ada Modric dalam skuad. Setelah sempat tidak diunggulkan lolos ke putaran final UEFA Nations League, Kroasia kini punya kans untuk itu.

Syaratnya, menaklukkan Inggris dalam laga pemungkas Group 4 League A, di Wembley, London, Minggu malam besok WIB. Pada pertemuan pertama di Rijeka (13/10), Inggris sukses menahan Kroasia tanpa gol. ''Cukup menang dengan satu gol, itu yang jadi motivasi kami,'' kata bek Bayer Leverkusen itu, kepada situs resmi UEFA.

Dia meminta publik Inggris mengingat sukses Kroasia yang menang 2-1 dalam semifinal Piala Dunia 2018 melalui babak tambahan waktu. Bedanya, klaim Jedvaj, Kroasia saat itu lebih diunggulkan menang. ''Kini, mereka main di kandang, dan mereka tetaplah Inggris. Tetapi kami yakin kami masih bisa menyudahinya dengan jadi pemuncak grup,'' koarnya. (ren/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pensiun Tidak Memandang Usia

Pensiun Tidak Memandang Usia

Kembali dari cedera panjang biasanya disikapi dengan antusias oleh pesepakbola. N


Tottenham Hotspur Berharap Magis Camp Nou

Tottenham Hotspur Berharap Magis Camp Nou

Barcelona memang sudah memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions.


Allegri dan Ronaldo Bikin Juve Susah Dikejar

Allegri dan Ronaldo Bikin Juve Susah Dikejar

Juventus sudah seperti menggenggam scudetto musim ini.


Man United vs Fulham, Kawan Lama Untuk Tumbal ke-50

Man United vs Fulham, Kawan Lama Untuk Tumbal ke-50

“Jose (Mourinho) adalah orang pertama yang memberi selamat kepada saya ketika kembali ke Premier League,” kata pelatih Fulham Claudio Ranieri kemarin (7/12).


Chelsea vs Manchester City, Siapa Lebih Kuat?

Chelsea vs Manchester City, Siapa Lebih Kuat?

Manchester City sudah menaklukkan tiga di antara enam besar tim Premier League pada paro pertama ini.


Pede Juara Liga1, Persija Pilih Laga Terakhir di GBK

Pede Juara Liga1, Persija Pilih Laga Terakhir di GBK

Persija Jakarta tampaknya sudah yakin juara. Segala macam hal dipersiapkan untuk merayakannya.


Juara Liga 2, Seto Sebut Kontribusi Danilo

Juara Liga 2, Seto Sebut Kontribusi Danilo

Wasit belum meniup peluit panjang. Namun, flare sudah menyala di hampir seluruh tribun Stadion Pakansari, Bogor, tadi malam.


Tembus Liga1, Kalteng Putra Langsung Incar Zlatan Ibrahimovic

Tembus Liga1, Kalteng Putra Langsung Incar Zlatan Ibrahimovic

Kalteng Putra tak ingin numpang lewat di Liga 1 tahun depan. Mereka sudah mengincar sejumlah amunisi top.


PSS Sleman Kembali ke Liga 1

PSS Sleman Kembali ke Liga 1

Teriakan “Kami Datang Liga 1” bergemuruh dalam Stadion Maguwoharjo, Sleman, menjelang akhir pertandingan.


Jamu Liverpool, PSG Optimis Lengkap

Jamu Liverpool, PSG Optimis Lengkap

Entraineur PSG Thomas Tuchel kembali menemui musuh terbesarnya, Juergen Klopp. Tuchel diantara 13 pertemuan versus Klopp cuma sekali menang.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!