Sepakbola
Share this on:

Karius Lagi, Karius Lagi

  • Karius Lagi, Karius Lagi
  • Karius Lagi, Karius Lagi

CHARLOTTE - Kiper Liverpool Loris Karius belum beranjak dari status pecundang. Kiper berusia 25 tahun itu kembali melakukan blunder di ajang pramusim The Reds.

Di ajang International Champions Cup (ICC) 2018, Liverpool kalah 1-3 oleh Borussia Dortmund kemarin (23/7) di Bank of America Stadium. Hasil tersebut merupakan kekalahan pertama Liverpool dalam lima ujicoba yang dijalaninya.

Gol Liverpool kemarin lahir melalui sundulan bek Virgil van Dijk pada menit ke-25. Dortmund membalas melalui brace Christian Pulisic (66’, 89’-pen), dan Jacob Bruun Larsen (90+3’).

Pelatih Liverpool Juergen Klopp seperti diberitakan Express kemarin tidak menuduh Karius sebagai biang kerok kesalahan timnya. Klopp masih memberikan kepercayaan kepada Karius untuk berada di bawah mistar Liverpool musim ini.

“Untuk apapun yang terjadi kami membutuhkan skuad yang tangguh di sekeliling tim ini. Dan Loris (Karius) adalah kiper yang luar biasa,” kata Klopp. “Itulah faktanya, tak ada lainnya,” tambah pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Karius pada pertandingan kemarin menurut Express membuat dua kesalahan yang fatal. Pertama pada menit keempat ketika hendak melakukan sapuan, bola yang dihalaunya tidak sempurna .

Bola sapuannya malah jatuh ke kaki winger Dortmund Maximilian Philipp. Karius yang terlanjur meninggalkan gawangnya agak terkejut melihat Philipp yang kemudian menendang ke gawangnya. Untungnya tendangan Philipp melebar ke kiri gawang Karius.

Selanjutnya pada gol ketiga Dortmund di penghujung pertandingan, Karius juga dianggap kurang kuat menepis tendangan Pulisic. Bola yang memantul tak sampai lima meter di depan Karius itu lantas disambar oleh Larsen.

Periode labil Karius di pramusim ini sepertinya masih bagian dari rentetan usai blunder di final Liga Champions 2018 di Kiev Ukraina. Dalam dua ujicoba sebelumnya, yakni lawan Chester (7/7) dan Tranmere (10/7) eks kiper Mainz 05 itu juga melakukan kecerobohan.

Nah, Karius yang sadar menjadi bahan perundungan oleh Kopites karena keteledorannya kemarin kemudian curhat di akun Instagram miliknya. Karius cuma berharap olok-olok padanya segera rampung.

“Kepada siapapun yang merasa berbahagia melihat kegagalan-kegagalan orang lain, saya bisa merasai perasaan itu. Apapun yang terjadi dalam hidupnya tetaplah harus menahan amarah dan kebencian,” tulis Karius. “Saya berdoa hal-hal baik segera terjadi,” tambah Karius.

Sementara itu, pencetak dua gol Dortmund Christian Pulisic kepada ESPN mengungkapkan optimisme musim ini. Dortmund di tangan der trainer Lucien Favre disebut Pulisic lebih solid.

“Saya kira kami semakin kuat pada musim ini. Saya pun merasa semakin bisa menyatu dan berkontribusi untuk tim ini pada musim ini,” tutur penyumbang lima gol dan lima assist musim lalu itu. (dra/jpg)

Berita Sebelumnya

Tak Dihargai, Oezil pun Pergi
Tak Dihargai, Oezil pun Pergi

Berita Berikutnya

Odemwingie Belum Pasti Kembali
Odemwingie Belum Pasti Kembali

Berita Sejenis

Wenger Siap Kerja Lagi

Wenger Siap Kerja Lagi

Arsene Wenger memutuskan untuk kembali ke lapangan tahun depan.


Memphis Memanas, Manu Tak Lagi Jitu

Memphis Memanas, Manu Tak Lagi Jitu

Memphis Depay tak lagi malu-malu beraksi di depan publiknya sendiri saat membela timnas Belanda.


Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Menanti ‘Kelok Sembilan’ dan Gebrakan Egy

Timnas Indonesia U-19 belum meraih kemenangan dalam tiga laga uji coba yang dijalani. Padahal, pentas Piala AFC U-19 hanya tinggal lima hari lagi.


Panggil Lagi Abduh Lestaluhu

Panggil Lagi Abduh Lestaluhu

Bek PS Tira Abduh Lestaluhu dipanggil ke timnas Indonesia untuk uji tanding melawan Hongkong pada 16 Oktober nanti.


Bisa Nomor Satu Lagi

Bisa Nomor Satu Lagi

Sergio Romero berpotensi kembali mengawal gawang Timnas Argentina. Padahal, Romero sudah enam bulan tersisih dari skuad La Albiceleste.


Karius, Baru Dua Bulan Dua Blunder

Karius, Baru Dua Bulan Dua Blunder

Belum genap sepekan Loris Karius mendapat julukan baru dari fans Besiktas. Ya, julukan Spiderman didapatkan Karius.


Selangkah Lagi Garuda Asia

Selangkah Lagi Garuda Asia

Fakhri Husaini pernah mengatakan bahwa timnas Indonesia U-16 hanya butuh 360 menit untuk berlaga di pentas dunia.


Ada Fathier dan Vizcarra di Timnas Senior

Ada Fathier dan Vizcarra di Timnas Senior

Kendati Luis Milla belum resmi diperkenalkan lagi sebagai pelatih timnas Indonesia, PSSI sudah menetapkan dua calon lawan untuk FIFA Matchday.


Rotasi Bukan Lagi Solusi

Rotasi Bukan Lagi Solusi

Julen Lopetegui harus belajar lebih jeli dalam melakukan rotasi. Sebab, Sevilla bukanlah tim yang layak untuk dijadikan bahan eksperimen.


Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Belum Ada yang Sesukses Eriksson

Langkah Freddie Ljungberg sebagai pelatih Arsenal U-23 menghidupkan lagi asa Swedia punya pelatih dengan rekam jejak jempolan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!