Sepakbola
Share this on:

Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

  • Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun
  • Kekuatan Timnas U-23 di AFC Menurun

JAKARTA - Asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Nova Arianto mengakui bahwa performa Timnas U-23 lebih menurun dibandingkan saat berlaga di Piala AFF U-22 2019. Saat itu, Indonesia berhasil meraih gelar juara usai menundukkan Thailand 2-1 di partai final.

"Yang pasti (dalam ajang kualifikasi Piala AFC U-23 2020, kemarin) tim bermain di bawah performa dibandingkan saat berlaga di Piala AFF U-22, lalu," ungkap Nova Arianto saat dikonfirmasi Fajar Indonesia Network di Jakarta, Rabu (27/3) kemarin.

Namun, Nova enggan menjawab penyebab mendasar mengapa Indonesia tampil di bawah performa. Menurutnya, yang bisa menjawab pertanyaan tersebut adalah Indra Sjafri sebagai head coach.

"Yang berhak jawab hal itu (kekurangan mendasar pemain) itu biar Coach Indra. Karena beliau (Indra Sajfri, red) yang berwenang, kalau saya nanti takut salah," tutur Nova.

Namun, mantan pemain timnas Indonesia itu mengaku bakal melakukan evaluasi, baik kepada para pemain. Ini penting dilakukan untuk menghadapi even selanjutnya yang akan diikuti Witan Sulaiman dan kawan-kawan.

Ajang, selanjutnya adalah SEA Games 2019. Di ajang tersebut, Indonesia diharapkan mampu mendulang medali emas. "Yang pasti akan selalu ada (evaluasi) setelah turnamen yang kita ikuti, dan baru akan kita lakukan setelah ini," tegas Nova.

Berbicara mengenai SEA Games 2019 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 30 November hingga 11 Desember 2019 di Manila, Filipina itu, Nova mengaku skuad Garuda Muda akan dipersiapkan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Dia mengaku, tim pelatih sudah merencanakan training camp (TC) untuk skuad Garuda Muda pada 20 April mendatang. "Persiapan akan dilakukan dan program rencana akan ada, seperti mengikuti turnamen di luar atau-pun membuat turnamen di dalam (negeri), sehingga pemain bisa lebih siap lagi," terang Nova.

"Rencancanya awal 20 April kita akan melakukan TC kembali, tapi akan masih dilaporkan lagi kepada PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia)," sambung Nova.

Seperti yang dikatakan Indra Sjafri sebelumnya, setelah ajang Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 berakhir, para pemain Garuda Muda dikembalikan kepada klubnya masing-masing. Bahkan, Indra berharap di klub, para pemain bisa bermain reguler di kompetisi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nova. Menurutnya, kesempatan bermain di klub akan memberikan dampak baik bagi pemain agar bisa mengembangkan kemampuan. Tidak hanya TC yang dapat mengembangkan permainan, namun pengalaman bertanding di klub juga bisa meningkatkan performa, katanya.

"Ya, tentunya pemain juga harus mendapatkan jam terbang saat berada di klubnya masing-masing," tegas Nova.

Tim pelatih juga akan tetap memberlakukan sistem promosi dan degradasi untuk para pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia U-23 di ajang selanjutnya.

"Pastinya akan ada promosi degradasi, tergantung performa pemain di kompetisi dan hasil evaluasi staff pelatih di dua turnamen yang diikuti kemarin (Piala AFF dan Kualifikasi Piala AFC)," imbuh Nova.

Bahkan ia juga mengaku bahwa pihaknya tidak menuntup kemungkinan akan memanggil nama-nama baru dalam TC yang akan dilaksanakannya tersebut. "Ya akan ada beberapa pemain yang akan dipantau selama kompetisi," tukas Nova.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 gagal merebut tiket putaran final Piala AFC U-23 2020 Thailand. Tentunya itu menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda yang baru saja menjuarai Piala AFF 2019.

Indra Sjafri sendiri mengaku sudah melupakan kegagalan di AFC 2020. Dia ingin fokus ke SEA Games 2019. "Selanjutnya kami akan fokus untuk SEA Games. Tahun ini saya diberikan tugas untuk membimbing tim di Piala AFF, kualifikasi AFC dan SEA Games. Jadi saya akan konsisten dengan tugas tersebut," tegas Indra beberapa waktu lalu. (gie/fin/wsa)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dani Alves Terciduk Liburan di Bali

Dani Alves Terciduk Liburan di Bali

Usai membawa timnas Brasil juara Copa America 2019, Dani Alves memanfaatkan masa liburannya di Bali.


Peter Crouch Gantung Sepatu

Peter Crouch Gantung Sepatu

Mantan bomber Timnas Inggris Peter Crouch akhirnya memutuskan pensiun di usia 38 tahun, Jumat (12/7) kemarin.


Everton Soares Siap Merumput di AC Milan

Everton Soares Siap Merumput di AC Milan

Bermain impresif bersama timnas Brasil, Everton Soares diincar sejumlah klub besar Eropa. Salah satunya adalah raksasa Italia AC Milan.


Messi Terancam Sanksi 2 Tahun

Messi Terancam Sanksi 2 Tahun

Federasi sepak bola Amerika Latin (CONMEBOL) mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi terhadap bintang sekaligus kapten timnas Argentina Lionel Messi.


AS Juara Dunia Sepak Bola Wanita

AS Juara Dunia Sepak Bola Wanita

Timnas wanita Amerika Serikat menjadi juara dunia setelah di final Piala Dunia Wanita 2019 menghajar Belanda dengan skor 2-0.


Latihan Timnas U-16 Dipantau Tim Pencari Bakat Klub Liga Inggris

Latihan Timnas U-16 Dipantau Tim Pencari Bakat Klub Liga Inggris

TC Timnas U-16 di Stadion Wibawa Mukti Cikarang mendapat kunjungan tamu yang cukup spesial.


Cile vs Peru, Adu Gengsi Dua Kekuatan Baru

Cile vs Peru, Adu Gengsi Dua Kekuatan Baru

Cile akan mempertaruhkan gengsi sebagai juara bertahan Copa America melawan Peru di babak semifinal.


Moncer bersama Cile, United Tetap Jual Sanchez

Moncer bersama Cile, United Tetap Jual Sanchez

Alexis Sanchez kembali menemukan permainan terbaiknya bersama timnas Cile di Copa America 2019.


Kerjasama Tim Garuda U-16 Belum Sempurna

Kerjasama Tim Garuda U-16 Belum Sempurna

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-16 telah mengakhiri TC tahap keduanya, Jumat (28/6) kemarin.


Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Lebih Dijagokan, Argentina Tetap Waspadai Kekuatan Venezuela

Penampilan Argentina di Copa America 2019 sejauh ini masih jauh dari kata memuaskan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!